Lahan sempit Pengin Berkebun Tirulah Gaya Nanang

- Editorial Team

Kamis, 26 Maret 2015 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

wpid-img_20150326_164253.jpg

Kabargresik _ Ingin berkebun tapi tak punya lahan, tidak ada salahnya mencoba teknik tanaman hidroponik, seperti  yang sudah di lakukan oleh Nanang pemuda asal desa Bulurejo Kecamatan Benjeng.

Hidroponik ialah budidaya tanaman atau bercocok tanam tanpa mengunakan tanah, meski media tanamnya tanpa menggunakan tanah, namun membutuhkan nutrisi khusus hidroponik, cara bercocok tanam seperti ini dapat di jadikan hobi yang menyenangkan, selain mudah melakukannya, metode ini hemat pupuk dan bisa di lakukan di rumah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nanang mengatakan dirinya sudah setahun mencoba metode ini dengan berbagai jenis sayuran seperti cabai dan sawi, dia mengaku belajar hidroponik dari temannya salah satu pelaku hidroponik pendiri kebun sayur surabaya “hampir satu tahun belajar, dan baru beberapa bulan lalu saya menemukan formulasi yang pas” ujarnya, kamis (26/03).

Baca Juga :  2017 Pekerja Dapat Sertifikasi Kerja

Untuk perawatannya Nanang menjelaskan dalam sehari melakukan 3 kali cek PH dan EC air, nutrisi harus stabil, pompa harus 24 jam nonstop, Suhu air di usahakan di 29 derajat ke bawah karena kadar oksigen sangat tinggi dalam air dingin, untuk mencegah hama memakai bestacid dia residu pestisidanya hilang dalam wktu 4 jam.

Baca Juga :  Irfan Manager Baru KKB

“Ini merupakan ilmu rekayasa pertanian jadi semuanya bisa di manipulasi maupun di hitung, mulai rekayasa bagaimana sayur bisa manis, tahan lama atau krispy, terus percepatan panen, sehingga 2 bulan bisa 2 kali panen dengan sistem 3 rotasi jadi permeter perseginya bisa 2 kali lipat dari konvensional, perbandingannya 1 kilogram konvensional 5 kilogram hidroponik” jelas Nanang.

Hasil dari tanaman hidroponik banyak di minati oleh konsumen selain kualitas hasil hidroponik juga sangat hieginis jadi baik untuk kesehatan.. (Ghofar)

Editor: Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?
Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim
KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional
3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa
200 Anak Yatim Belanja Lebaran Bersama Wartawan
Menu MBG Bungah Disorot, Wali Murid Pertanyakan Harga Satuan
Lukisan Gua Tertua Dunia di Bulu Sipong Dijaga SIG
SIG Percepat Pemulihan Pasca Banjir Sumbar dengan Bata Interlock
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 20:10 WIB

Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?

Sabtu, 4 April 2026 - 08:08 WIB

Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:00 WIB

KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional

Senin, 16 Maret 2026 - 00:54 WIB

3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:54 WIB

200 Anak Yatim Belanja Lebaran Bersama Wartawan

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

WFW – Work from Warung

Jumat, 10 Apr 2026 - 07:03 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kayla Shafa Pimpin IKA Alumni SD Almadany 2025-2030

Kamis, 9 Apr 2026 - 13:02 WIB