KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional

- Editorial Team

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik mencatatkan capaian mencolok dengan menyerap investasi Rp106,3 triliun hingga 2025 atau sekitar 30 persen dari total investasi seluruh KEK di Indonesia. Angka ini menegaskan peran strategis KEK Gresik sebagai motor penggerak industri nasional, khususnya dalam hilirisasi dan penguatan rantai pasok dalam negeri.

External Relation and Special Economic Zone Director KEK Gresik, Roro Ayu Yayuk Dwi Hastuti, menjelaskan realisasi tersebut berasal dari periode 2021 hingga 2025. Bahkan sebelum berstatus KEK, kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) telah mencatat investasi Rp5,2 triliun. “Secara akumulatif, total investasi sebelum dan sesudah penetapan KEK mencapai Rp111,5 triliun,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dampak ekonomi juga terasa di tingkat daerah. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Gresik meningkat dari 77,30 pada 2021 menjadi 79,69 pada 2025. Sementara itu, tingkat pengangguran menurun dari 8,00 persen menjadi 5,47 persen dalam lima tahun terakhir, seiring bertambahnya lapangan kerja dari industri di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Mainkan Limbah Sarung Jadi Uang

Selain investasi, KEK Gresik juga menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, lingkungan, hingga infrastruktur sosial. “Program CSR kami dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar kawasan industri,” kata Roro.

Dengan kontribusi hampir sepertiga dari total investasi nasional KEK, kawasan ini dinilai semakin memperkuat perannya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Di sisi lain, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso, menyebut kondisi ekonomi makro Indonesia masih solid. Inflasi terkendali dan Purchasing Managers’ Index (PMI) berada di atas level 53. Ia menambahkan, indeks keyakinan konsumen, sektor ritel, serta daya beli masyarakat juga menunjukkan tren positif.
Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, mengungkapkan sepanjang 2025, realisasi investasi di 25 KEK mencapai Rp82,6 triliun atau 98 persen dari target. Dari sisi ketenagakerjaan, kawasan KEK menyerap 88.541 tenaga kerja, melampaui target yang ditetapkan. “Ini menunjukkan KEK semakin efektif mendorong investasi dan penciptaan lapangan kerja,” jelasnya.

Baca Juga :  BRI Perkuat Komitmen dalam Mendukung UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Kajian Prospera bersama LPEM Universitas Indonesia menunjukkan wilayah dengan KEK mampu menarik investasi hingga 77 persen lebih tinggi dibandingkan non-KEK, serta penyerapan tenaga kerja 52 persen lebih besar. Bahkan, untuk KEK industri, investasi asing langsung (FDI) bisa mencapai 179 persen lebih tinggi.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS), Moh. Edy Mahmud, menegaskan KEK berkontribusi signifikan terhadap perekonomian melalui peningkatan investasi, ekspor, dan penciptaan lapangan kerja. Pemerintah pun menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen pada 2029 dengan KEK sebagai salah satu penggerak utama.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan media, Dewan Nasional KEK berharap pemahaman publik terhadap peran strategis KEK semakin meningkat, terutama dalam mendorong investasi, ekspor, penciptaan lapangan kerja, serta transformasi ekonomi nasional.



sumber berita ini dari bisnisgresik.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan
Panggung Dalang Cilik Petrokimia Gresik: Merawat Warisan, Menumbuhkan Masa Depan
PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar
SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Panggung Dalang Cilik Petrokimia Gresik: Merawat Warisan, Menumbuhkan Masa Depan

Senin, 13 Juli 2026 - 21:42 WIB

PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:02 WIB

SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:18 WIB

Muhammadiyah Gresik

KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti

Senin, 31 Agu 2026 - 11:15 WIB

Berita Desa

Karnaval Kemerdekaan Tebuwung Angkat Budaya Nusantara dan Legenda

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:57 WIB