Lazismu Bantu 1.000 Guru Honorer di Daerah Terpencil

- Editorial Team

Rabu, 23 Oktober 2024 - 06:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNGMU.COM, Jakarta — Lazismu kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan para guru, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal. Melalui program Peduli Guru, sebanyak 1.000 guru honorer menerima bantuan finansial senilai Rp 500 juta. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Ketua Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta.

“Guru adalah pilar pembentuk generasi masa depan. Dukungan ini diharapkan membantu mereka dalam tugas mulia tersebut,” ujar Mujadid Rais. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada UPZ Bank Permata Syariah atas kerjasamanya.

Kolaborasi ini, menurut Rinaldi Agustian Aziz dari UPZ Bank Permata Syariah merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas manfaat keuangan syariah di bidang pendidikan. “Kami berharap program ini terus berkembang dan memberikan dampak lebih luas,” tambahnya.

Selain itu, Lazismu juga menggandeng USAID Catalyze dalam membantu para guru honorer yang mengalami kesulitan membayar iuran BPJS Kesehatan. Program ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian terhadap para pendidik di pelosok negeri.

Ketua Majelis Pendidikan PP Aisyiyah Fitni Wilis menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas guru di daerah terpencil. “Kami berharap para guru dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi demi kualitas pendidikan yang lebih baik,” katanya.

Baca Juga :  Sambil Main Game, Spemutu Ubah Ujian Jadi Petualangan Digital

Sejumlah guru, termasuk Miftahurrohman dari MI Muhammadiyah Cisarua dan Nurhidah dari TK ABA Depok, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan ini. “Ini memotivasi kami untuk terus berjuang,” ujar mereka.

Izzul Muslimin, Sekretaris PP Muhammadiyah, menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam meningkatkan pendidikan di daerah terpencil melalui program-program seperti Infak Pendidikan yang digagas oleh Lazismu. “Semangat guru di daerah terpencil menjadi pilar penting dalam mengatasi kesenjangan pendidikan,” tutupnya.***



sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Kambing dan Pelajaran Keikhlasan, Berlian Primary School Hidupkan Semangat Idul Adha Lewat Simulasi Nyata
Guru MTs Muhammadiyah 1 Dukun Raih Juara 3 Ajang Cerita Praktik Pembelajaran Mendalam Tingkat Kabupaten Gresik
Inovatif! Siswa MATSAMULUH Sulap Limbah Kulit Nanas Jadi Body Scrub Ramah Lingkungan
Final Project Kelas IX DTCP SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik: Dari Nol Menjadi Pahlawan Digital
Kolaborasi dengan Petrokimia Gresik, SMK Muhammadiyah 5 Resmikan Greenhouse Lewat Penanaman Perdana
SPMB dan Parenting MI Muhammadiyah 4 Wotan Disambut Antusias, 90% Wali Murid Langsung Mendaftar
Kajian “Cinta dan Pacaran” di Spemdalas Boarding School, Bekali Santri Jaga Hati Sesuai Syariat
IGABA Gresik Ambil Langkah Nyata, Wujudkan Pembelajaran Digital Interaktif di Satuan PAUD Aisyiyah
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:22 WIB

Tiga Kambing dan Pelajaran Keikhlasan, Berlian Primary School Hidupkan Semangat Idul Adha Lewat Simulasi Nyata

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:21 WIB

Guru MTs Muhammadiyah 1 Dukun Raih Juara 3 Ajang Cerita Praktik Pembelajaran Mendalam Tingkat Kabupaten Gresik

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:19 WIB

Inovatif! Siswa MATSAMULUH Sulap Limbah Kulit Nanas Jadi Body Scrub Ramah Lingkungan

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:17 WIB

Final Project Kelas IX DTCP SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik: Dari Nol Menjadi Pahlawan Digital

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:16 WIB

SPMB dan Parenting MI Muhammadiyah 4 Wotan Disambut Antusias, 90% Wali Murid Langsung Mendaftar

Berita Terbaru