Masa Tenang Hanya untuk yang Merasakan

- Editorial Team

Jumat, 16 Februari 2024 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Abdul Jalil*

KOLOM KALEM | NUGres – Masa tenang pada momen Pemilu 5 tahunan, mungkin justru menambah gejolak pada hati dan pikiran sebagian orang, di antaranya: peserta atau calon, tim pemenangan, tim sukses, penyelenggara tingkat pusat hingga TPS, dan orang-orang yang secara sengaja menaruh harapan pada calon tertentu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memang ketenangan tidak bisa ditentukan dengan jadwal. Hati yang tenang itu bukan kesengajaan beralih dari hal yang menyusahkan. Akan tetapi, hati yang tenang adalah dampak atau efek ketika seseorang bisa perlahan menerima apapun yang dikenakan pada dirinya.

Sebagai manusia kita tidak bisa memilih kapan harus merasakan senang atau tenang, kapan harus menghadapi sedih atau susah. Jenis perasaan yang responsif itu seringkali muncul secara otomatis saat sesuatu datang kepada kita.

Pada momen pemilu, tentu tidak semua dari kita merasa terbebani. Tidak semuanya ikut merasa bergejolak dengan info-info kampanye atau calon-calon yang terus “awe-awe”.

Baca Juga :  Jadwal Salat dan Imsakiyah 8 Ramadan 1445 H untuk Wilayah Kabupaten Gresik

Di sisi lain, masih banyak orang di sekitar kita yang bersikap “bodo amat” dengan pemilu. Tapi bukan untuk tujuan golput, atau mangkir hadir ke TPS menunaikan haknya. Mereka akan tetap datang ke TPS untuk menghargai para penyelenggara tingkat desa yang susah payah membantu menyukseskan momen yang disebut “Pesta Demokrasi”.

Sudah bagus ada kata “Bebas” dan “Rahasia” yang termaktub dalam 6 asas pemilu. Kebebasan berpendapat, berkehendak, berkeinginan, dan menentukan pilihan tidak akan menjadi masalah jika berada dalam bingkai “Rahasia”.

Setiap orang yang bukan dimandati sebagai tim pemenangan akan relatif lebih tenang dan tidak terganggu ketika bisa menerapkan kebebasan yang rahasia. Obrolan di tongkrongan relatif terjaga kondusif, hubungan pertemanan relatif aman, dan grup WA juga berjalan sebagaimana tujuan utama, yaitu mempererat silaturahmi.

Namun, tidak menutup kemungkinan bagi para petugas kampanye atau peserta Pemilu untuk bisa meraih tenang. Mereka juga pasti memahami dirinya masing-masing dan memiliki kemampuan untuk menata diri.

Baca Juga :  Festival Pencak Macan Cegah Hilangnya Tradisi

Kiranya masa tenang ini bisa menjadi waktu untuk meredam keinginan yang menggebu-gebu. Usaha yang nampak dalam perilaku boleh terlihat sungguh-sungguh. Tapi keinginan yang berada pada angan, pikiran, dan hati selayaknya bisa diredam. Tidak lain, untuk manajemen risiko ketika yang diinginkan tidak keturutan.

Cocok dengan salah satu bait lagu Iwan Fals, “keinginan adalah sumber penderitaan..” dalam lagu berjudul “Seperti Matahari”. Semakin kita memupuk keinginan kita, semakin kuat kesedihan yang dirasakan ketika tidak kesampaian.

Dan ketika keinginan itu intensitas dan kekuatannya meningkat pada diri seseorang, maka akan sulit menemukan rasa tenang. Karena rentan diserang was-was dan kekhawatiran. Banyak orang yang siap menang, hingga lupa menyiapkan manajemen risiko ketika ternyata harus menghadapi ‘kekalahan’.

*Abdul Jalil, Guru BK SMK Islamic Qon Gresik

Advertisment

Advertisment

sumber berita ini dari nugres.or.id

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN
Ini Alasan Ponpes Zainal Abidin Bungah Upacara Hari Santri Malam Hari
Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Manasik Haji 2027: KBIHU Annahdlah Siapkan 7 Sesi Bimbingan
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:04 WIB

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Ini Alasan Ponpes Zainal Abidin Bungah Upacara Hari Santri Malam Hari

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital

Berita Terbaru

komunitas

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

Senin, 2 Nov 2026 - 01:04 WIB

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB