Mengenang KH Moh Nadib, Penggagas Kemandirian Ekonomi Wakil Cabang NU Dukun Gresik

- Editorial Team

Rabu, 28 Februari 2024 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUKUN | NUGres – Talun temalun bacaan Surah Yasin dari jemaah yang hadir di halaman kediaman tokoh NU di Dukun Gresik. Selasa (27/2/2024) malam, menjadi hari ke seribu almarhum KH Moh Nadib berpulang ke Rahmatullah.

Sosok Kiai Nadib sendiri ialah tokoh penggerak kemandirian ekonomi di Wakil Cabang NU Dukun. Prasasti kemandirian ekonomi yang digagas olehnya diantaranya yakni KSPPS NU Dukun dan NUmani Bakery.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengenang 1000 hari wafatnya Kiai Nadib, Ketua MWCNU Dukun KH Moh Sholeh M.Ag memimpin pembacaan Yasin. Selanjutnya, Pengasuh Pondok Pesantren Al Karimi KH Abdul Muhshi memimpin Tahlil.

Kemudian secara berurutan dan tertib, doa tahlil dipimpin oleh KH Zayyadi (Bangeran), KH Azis (Lowayu) dan Pengasuh Ponpes Darussalam Tebuwung, KH Nur Sholeh Hasyim.

Mewakili keluarga almarhum Kiai Nadib, ucapan terima kasih atas kehadiran jamaah disampaikan oleh KH Muchtar Wahid.

“Alhamdulillah malam ini kito saget ndereakan hadir untuk berdoa dan pembacaan tahlil peringatan 1000 hari wafatnya almarhum kanti sehat,” tuturnya.

Jenengan hadir di majelis ini tentu mulai awal berangkat dari rumah ngantos ten mriki tempat tentu sudah niat untuk mendoakan almarhum KH Moh Nadib, mudah-mudahan semua doa-doa kita diijabah oleh Allah Swt,” sambungnya.

Kiai Muchtar juga mengajak untuk meneladani jasa almarhum KH Moh Nadib. Sosok yang menurutnya bersemangat dalam fastabiqul khoirot yakni berlomba dalam hal kebaikan, khususnya dalam pengembangan ekonomi jamiyyah.

Baca Juga :  Inilah Juara Olimpiade MITOS XIV Tahun 2024 LP Ma'arif NU Gresik Jenjang MI/SD

Di penghujung sambutannya, sekaligus mewakili keluarga Hj Djalilah, Kiai Muchtar memohon maaf bila ada sesuatu yang kurang, baik tempat maupun yang lainnya dalam acara peringatan malam ini.

“Semoga segala kebaikan dari almarhum bisa dilanjutkan dan dijadikan inspirator untuk masyarakat,” tutup kiai Muchtar Wahid yang juga pengurus MWCNU dan KSPPS NU Dukun.

Kiai Nadib di Mata Para Penerus Perkhidmatan

Suasana peringatan 1000 hari wafatnya KH Moh Nadib. Tokoh Wakil Cabang NU Dukun, Gresik pada Selasa (27/2/2024). Foto: Syafik Hoo/NUGres
Suasana peringatan 1000 hari wafatnya KH Moh Nadib salah seorang tokoh penggagas dan penggerak kemandirian ekonomi Wakil Cabang NU Dukun, Gresik pada Selasa (27/2/2024). Foto: Syafik Hoo/NUGres

Sementara itu, menurut Ketua KSPPS (Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah) NU Dukun, H. Muannan, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa sosok KH Moh Nadib merupakan sosok teladan istimewa.

“Kiai Nadib merupakan salah seorang pendiri KSPPS tahun 2016. Waktu itu namanya masih KJKS. Yakni koperasi jasa keuangan syari’ah. Saat itu beliau ialah pengawas manajemennya,” kata H. Muanan mengawali kisahnya.

Diceritakannya, almarhum Kiai Nadib menaruh perhatian yang tinggi terhadap ilmu pengetahuan. Hal itu, kata Muanan, ditunjukkan melalui kegemarannya membaca buku dan kitab.

“Saya kerap melihat beliau menenteng buku juga kitab. Beliau selalu membawa buku itu kemana-mana. Saya menjadikan beliau salah satu rujukan untuk berkonsultasi memecahkan masalah, baik itu urusan perekonomian maupun urusan agama,” ungkapnya.

Baca Juga :  Info Beasiswa: Mulai Tahun ini, Mahasiswa Transmigrasi Dapat Beasiswa Sampai Lulus di STAI Ihyaul Ulum Gresik

Kiai Nadib sendiri Wakil Ketua MWC waktu itu juga seorang birokrat, terakhir sebelum pensiun, beliau menjabat Camat Ujungpangkah, Gresik.

“Beliau dikenal sebagai sosok yang kalem, sopan. Bahkan hampir tidak pernah saya melihat beliau marah dalam kondisi apapun. Beliau itu selalu adem menyejukkan,” sambungnya.

Terkait organisasi, lanjut Muanan, Kiai Nadib kerap membagikan teori manajemen dalam mengelola sebuah organisasi.

“Yang saya ingat dari beliau, yakni selalu membuat parameter manajemen bisa bagus harus memenuhi unsur POAC yang baik. Jadi semua harus direncanakan, diorganisir, dilaksanakan sesuai SOP dan harus selalu ada kontrol, agar hasilnya dapat maksimal,” tambahnya.

Hal lainnya lagi, kata Muanan bila Kiai Adib selalu menganalisa masalah menggunakan rumus SWOT. Sedangkan untuk menggali ide baru, Kiai Nadib selalu menekankan agar sekiranya konsep dapat tersusun secara lengkap menggunakan unsur 5W+1H.

“Luar biasa beliau keilmuannya, saya termasuk salah satu orang yg kehilangan sosok kiai, guru, terutama di bidang perekonomian,” tukasnya.

Tak berhenti, H. Muanan yang kini diberikan kepercayaan sebagai ketua Lazisnu PCNU Gresik ini menyampaikan, tidak dapat melupakan momen istimewa bersama Kiai Nadib kala mengikuti kompetisi PWNU Jatim Award pada tahun 2019.

“Waktu kami KSPPS NU DUKUN sebagai Juara I kategori koperasi syariah se-Jawa Timur,” pungkas mantan Kepala Satuan Koordinasi Cabang Barisan Ansor Serbaguna (Kasatkorcab Banser) Kabupaten Gresik, tersebut.

Penulis: Syafik Hoo
Editor: Chidir Amirullah

sumber berita ini dari nugres.or.id

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fatayat NU Gresik Gandeng RS Fathma Medika untuk Program Shine
Aula KH Hasyim Asy’ari MWCNU Dukun Mulai Diminati
Santri Alkarimi Gresik Raih Juara 2 Qosidah Nasional
KSPPS NU Dukun Bidik Aset Rp 40 M, Fokus Transformasi Syariah
Pengobatan Gratis Mambaus Sholihin Sasar 700 Warga
600 Kader Fatayat NU Dukun Semarakkan Hari Santri
Maulid Nabi IGTK RA Panceng Ajak Istiqamah dan Berkhidmah
Pelantikan 33 Pimpinan Ranting Fatayat NU Dukun
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:54 WIB

Fatayat NU Gresik Gandeng RS Fathma Medika untuk Program Shine

Senin, 15 Desember 2025 - 10:09 WIB

Aula KH Hasyim Asy’ari MWCNU Dukun Mulai Diminati

Senin, 15 Desember 2025 - 09:57 WIB

Santri Alkarimi Gresik Raih Juara 2 Qosidah Nasional

Minggu, 30 November 2025 - 13:30 WIB

KSPPS NU Dukun Bidik Aset Rp 40 M, Fokus Transformasi Syariah

Kamis, 23 Oktober 2025 - 00:39 WIB

Pengobatan Gratis Mambaus Sholihin Sasar 700 Warga

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Berbagi Kebahagiaan, Nasyiah Aisyiyah Dukun Berbagi Takjil

Kamis, 5 Mar 2026 - 05:24 WIB