Panen Semangka Tapi Petani Menangis, Ini Ceritanya

- Editorial Team

Jumat, 29 September 2017 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


​Kabargresik.com – Dalam musim panen, seharusnya petani meraup untung besar. Namun hal tersebut tidak terjadi pada petani semangka yang berada di desa Dalegan Panceng, mereka justru merugi. 

Dalam musim tanam kali ini, rata-rata semangka yang dihasilkan kecil. Hal tersebut disebabkan hama yang menyerang tanaman sejak setahun terakhir. 

Salah satu petani semangka Asal desa Dalegan Panceng, Rabola (60) mengaku, tahun ini semangka yang dihasilkan tidak sesuai yang diharapkan. 

Ia menyatakan semangka yang dihasilkan menjadi lebih kecil sehingga harga jual menjadi murah. 

“Semangka yang dihasilkan kecil-kecil sehingga tidak laku dipasaran. Harga rata-rata 1500 sampai 3000 per kilogram,” katanya kepada Kabargresik.com, Kamis (28/09/2017) 

Diakuinya, penyebab semangka yang dihasilkan menjadi lebih kecil tersebut dikarenakan adanya hama yang menyebar mulai dari daun hingga buah, sehingga semangka yang dihasilkan tidak bisa besar seperti biasanya. 

Baca Juga :  Mesir Teken Perjanjian Pembiayaan 1,5 Miliar Dolar AS dengan ITFC

“Memakai pupuk apapun sudah. Tapi hama tersebut masih ada, itu yang menyebabkan semangka tidak bisa besar,” ujar Rabola yang juga berharap ada tindakan nyata dari dinas terkait dalam menyikapi hama tanaman semangka. (Akmal/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB