Pemda Gresik Telisik Rumah Kumuh Untuk Dipugar

- Editorial Team

Kamis, 2 November 2017 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kabargresik.com Keseriusan Bupati untuk mendata rumah kumuh di Gresik patut diacungi jempol. Kepada Kepala Bagian Humas dan protokol Pemkab Gresik, Suyono Kamis (2/11). Bupati meminta agar masyarakat tidak percaya bahwa pendataan dan penerima bantuan pemugaran rumah gakin atas jasa seseorang.

“Jadi jangan percaya kalau anda menerima dana pemugaran rumah gakin ini atas jasa kades atau orang yang mengaku mengusulkan lalu di suruh memilih kades tertentu atau partai tertentu. Semua pendataan rumah gakin ini murni kerja tim yang dibentuk Pemkab Gresik.” ujar Suyono.

Kabag Humas juga meralat kabar yang beredar tentang data rumah gakin di Gresik yang mencapai 360.525 rumah, itu tidak benar.

“Angka 360.525 ini adalah total jumlah rumah atau Kepala Keluarga yang ada di Gresik. Sesuai konfirmasi dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Gresik. Jumlah rumah gakin yang terdata hanya sekitar 2.500 rumah” katanya saat menanggapi data yang beredar di media massa.

Kemarin Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto saat menyerahkan bantuan pemugaran rumah gakin kepada 236 penerima. Beliau menyatakan bahwa sampai akhir tahun 2017 ini sudah 760 rumah gakin yang direhab. Jumlah ini sudah sekitar 30% rumah gakin yang berhasil dipugar.

Baca Juga :  Harga Gerbang Kota, Kalahkah Biaya Berobat Si Miskin

Agar program yang diharapkan Bupati Sambari bisa lebih optimal. Dia meminta kepada tim agar lebih menelisik lagi rumah-rumah yang layak dibantu mendapat dana pemugaran. “Intinya semua rumah gakin yang tidak layak huni bisa diberi bantuan dana pemugaran” tegasnya.

Beliau bertekad sampai usai masa baktinya nanti yaitu pada tahun 2021. Bupati Sambari akan menghilangkan rumah kumuh di Gresik. “Saya berharap, rumah yang kumuh dan tidak layak huni semuanya sudah diperbaiki sesuai standar kesehatan” ungkap Suyono menirukan yang disampaikan Bupati. (Tik).

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025
Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang
Ketua CFD Gresik Dinonaktifkan karena Dugaan Pungli
DPRD Gresik Desak Usut Pungli UMKM di CFD
UMKM Keluhkan Dugaan Suap Pengelola CFD Gresik
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 15:33 WIB

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:26 WIB

APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:03 WIB

Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:20 WIB

DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025

Minggu, 30 November 2025 - 19:16 WIB

Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Perkuat Karakter Islami, SD Al Islam Resmi Luncurkan Madin

Rabu, 14 Jan 2026 - 15:05 WIB

Muhammadiyah Gresik

Hadirkan Camat Gresik, Spemdalas Jalankan Program Orang Tua Mengajar 

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:03 WIB