Perahu Bocor, Nelayan Asal Panceng Meninggal Dunia Usai Tenggelam

- Editorial Team

Jumat, 7 November 2025 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik – Seorang nelayan bernama Ainur Rofiq ,57, warga Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Gresik ditemukan meninggal dunia usai kapal yang ditumpanginya mengalami kebocoran dan tenggelam di perairan laut wilayah Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

Kapolsek Ujungpangkah Iptu Suwito Saputro mengatakan peristiwa ini bermula pada Rabu (5/11) sekira Pukul 15.30 Wib, korban Ainur Rofiq ,57, warga Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Gresik bersama saksi Saksi Afdlokul Faruq ,45, warga Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Gresik pergi melaut menggunakan perahu milik saksi menuju perairan Ujungpangkah, sekira Pukul 17.30 Wib perahu yang ditumpanginya tersebut mengalami bocor sehingga air laut masuk kedalam perahu.

Baca Juga :  Menjadi Pejabat Eselon II & III Gresik Dites Dulu

Mengetahui kapalnya bocor korban bersama saksi berupaya menguras air yang masuk kedalam perahu, namun dikarenakan arus laut yang cukup kuat sehingga mengakibatkan perahu tersebut terbalik dan korban bersama saksi tenggelam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Saat itu saksi bersama nelayan lokal berupaya menarik tubuh korban dan mengevakuasi ke perahu lain, namun korban tidak dapat diselamatkan,’ ujarnya.

Ditambahkan Iptu Suwito menjelaskan tidak berapa lama kemudian jasad korban berhasil dibawa dengan menggunakan perahu nelayan lokal menuju pangkalan nelayan Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

Baca Juga :  Habis SG Muncullah SMP

“Atas kejadian tersebut dilaporkan ke petugas Polsek Ujungpangkah dan anggota kami langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi – saksi,”jelasnya.

Lebih lanjut Iptu Suwito menyampaikan sesuai pemeriksaan dari tenaga medis puskesmas ujungpangkah, bahwa tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan ditubuh korban.

” Diperkirakan korban meninggal diatas 2 jam disebabkan sesak napas (tenggelam). Pihak keluarga membuat surat pernyataan agar tidak dilakukan otopsi terhadap jasad korban,” pungkasnya.

Editor : Rizkie Andrie

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler
GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung
JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik
Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse
Damar Kurung Tak Padam: Anak-anak Benjeng bercerita di Atas Kertas
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:39 WIB

Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler

Senin, 1 Juni 2026 - 18:19 WIB

GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung

Berita Terbaru