PKG Perketat Dustribusi Pupuk Subsidi

- Editorial Team

Senin, 13 Januari 2014 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_ Jajaran Direksi PT. Petrokimia Gresik (PKG) melakukan kegaiatan refleksi tahunan dengan menggelar desimenasi atau dialog bersama dengan pihak media pada Senin siang (13/1/2014),  di Wisma Petrokimia Kebomas.

Dalam acara seminasi tersebut dihadiri oleh puluhan jurnalis Gresik juga dari luar Kabupaten Gresik. Dihadapan awak media, Direktur Utama PKG, Ir. Hidayat Nyakman, MSIE, MA menjelaskan dan menjawab berbagai pertanyaan yang dilontarkan.

Terkait dengan pernah terjadinya keterbatasan pupuk yang pernah terjadi pada 2013 lalu, diterangkan Nyakman bahwa keterbatasan pupuk tersebut dikarenakan bukan pada pola penyediaan pupuk bagi petani saja, namun lebih pada lemahnya  dan pengetahuan petani terkait cara penggunaan pupuk yang efektif dan efisien,

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masyarakat kita dalam menggunakan pupuk kebanyakan masih belum menggunakan komposisi 5-3-2 atau  500 kg pupuk Organik, 300 kg pupuk Urea dan 200 kg pupuk Phonsa untuk 1 hektar lahan pangan” terang Nyakman.

Baca Juga :  Unjuk Jurus : 36 Perguruan Silat Kumpul Di GOR Petro

Padahal, jika mekanisme penggunaan pupuk untuk setiap lahan pangan ini dilakukan dengan cara penggunaan 5-3-2 maka Nyakman menjamin tidak bakal ada keterbatasan pupuk lagi bagi 11 juta hektar lahan pangan Nasional. Nyakman juga berharap ada penyuluhan lebih intens terhadap Kelompok Tani.

Selain itu PKG juga mengkaui terdapat kendala dalam proses pendistribusian pupuk yang belum semua daerah di Indonesia yang mendapatkan SK. Bupati/Gubernur, “Dari 470 Kabupaten dan Kota di Indonesia, memang hanya 15 Bupati yang telah mengelurakan SK terkait dengan pendistribusian pupuk,” imbuhnya.

Pada tahun ini, PKG akan menerapkan sistem pendistribusian pupuk dengan istilah Rencana Definitif Kerja Kelompok (RRDK), sistem ini akan diandalkan pada tahun 2014,

Baca Juga :  Home Stay Lestari Digrebek Bupati

“Kita tidak bisa menyalurkan atau melayani permintaan pupuk tanpa RDKK, dan kita akan meminta kerjasama dengan kementrian pertanian, juga dinas pertanian di daerah agar para petani memahami apa RRDK itu” pungkasnya.

Petunjuk pelaksanaan penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) Pupuk Bersubsidi ini disusun sebagai acuan bagi Kelompok Tani, Petugas Teknis/Aparat Pertanian dan stakeholder di daerah untuk menentukan rencana kebutuhan atau pengadaan pupuk bersubsidi bagi kelompok tani, pengecer resmi dan distributor dalam pengadaan pupuk bersubsidi.

Dalam hal ini dukungan Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan pengawasan, pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi sangat diharapkan guna menjamin ketepatan penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani. (Chidir).

Editor: sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lukisan Gua Tertua Dunia di Bulu Sipong Dijaga SIG
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
SIG Percepat Pemulihan Pasca Banjir Sumbar dengan Bata Interlock
Berkah Ramadan: Petrokimia Gresik Bantu 146 Tempat Ibadah
Pertamina Lubricants Resmikan Bengkel Sampah di SMK Manbaul Ulum
Zulkifli Hasan Ungkap Strategi Swasembada Pangan di UMG
Gressmall Ubah Atrium Jadi Arena Badminton, Dorong Gaya Hidup Aktif
Kucing Terjebur Sumur Sedalam 25 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar Gresik
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:53 WIB

Lukisan Gua Tertua Dunia di Bulu Sipong Dijaga SIG

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih

Senin, 23 Februari 2026 - 18:21 WIB

SIG Percepat Pemulihan Pasca Banjir Sumbar dengan Bata Interlock

Senin, 23 Februari 2026 - 18:08 WIB

Berkah Ramadan: Petrokimia Gresik Bantu 146 Tempat Ibadah

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:16 WIB

Pertamina Lubricants Resmikan Bengkel Sampah di SMK Manbaul Ulum

Berita Terbaru

BISNIS

Lukisan Gua Tertua Dunia di Bulu Sipong Dijaga SIG

Kamis, 5 Mar 2026 - 07:53 WIB

Muhammadiyah Gresik

Berbagi Kebahagiaan, Nasyiah Aisyiyah Dukun Berbagi Takjil

Kamis, 5 Mar 2026 - 05:24 WIB