Plt Bupati Gresik Jawab Pandangan Fraksi DPRD Terkait Ranperda RPJMD dan Pajak Daerah

- Editorial Team

Senin, 2 Juni 2025 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik menyampaikan jawaban resmi atas pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Gresik terhadap tiga rancangan peraturan daerah (Ranperda), termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029, perubahan Perda Nomor 8 tahun 2023 tentang pajak dan retribusi daerah, serta pembentukan Perseroda Bank Gresik.

Plt Bupati Gresik Asluchul Alif menjelaskan bahwa pemerintah menyambut baik masukan, saran, dan pendapat konstruktif dari semua fraksi, khususnya dari Fraksi PDI Perjuangan yang menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), peningkatan pelayanan pajak, dan kemudahan investasi.

“Kami tengah menyusun proyeksi fiskal dan kajian teknokratis agar penyerapan tarif dan basis pemungutan pajak tetap realistis dan tidak membebani masyarakat,” ujar Alif saat rapat paripurna di Kantor DPRD Gresik, Senin (2/6).

Ia juga menyampaikan bahwa kebijakan opsen PKB dan BBNKB akan tetap memperhatikan beban masyarakat. Sejumlah operasi gabungan telah dilaksanakan bersama UPT Bapenda Provinsi, Polres, dan Jasa Raharja sebagai langkah sosialisasi.

Pemerintah daerah, menurut Alif, telah menyiapkan strategi kompensasi atas penghapusan retribusi tertentu melalui optimalisasi aset daerah, penyesuaian tarif jasa usaha, dan kerja sama berbasis cost recovery.

Menanggapi masukan Fraksi Amanat Pembangunan tentang peningkatan PAD dalam RPJMD 2025-2029, Pemkab Gresik telah menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk digitalisasi sistem pembayaran, integrasi data wajib pajak, serta penguatan sektor UMKM dan BUMD.

Baca Juga :  Rawan Konflik Sosial Tokoh Masyarakat Dikumpulkan

“Kami juga akan membangun jalan alternatif untuk mengurai kemacetan di kawasan industri dan pelabuhan, serta menerapkan sistem lalu lintas pintar atau smart traffic system,” jelasnya.

Selain pembangunan infrastruktur, Pemkab Gresik akan memanfaatkan bonus demografi melalui pendidikan vokasi dan perluasan lapangan kerja. Di sisi sosial, program pembinaan generasi muda, pelatihan kewirausahaan, pemberdayaan desa, hingga edukasi kesehatan ibu dan anak juga akan menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas SDM.

“Semua langkah ini merupakan upaya komprehensif untuk memastikan pembangunan daerah berjalan adil, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” pungkas Alif.

Penulis : Daniel Andayawan

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025
Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang
Ketua CFD Gresik Dinonaktifkan karena Dugaan Pungli
DPRD Gresik Desak Usut Pungli UMKM di CFD
UMKM Keluhkan Dugaan Suap Pengelola CFD Gresik
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 15:33 WIB

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:26 WIB

APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:03 WIB

Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:20 WIB

DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025

Minggu, 30 November 2025 - 19:16 WIB

Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas

Senin, 12 Jan 2026 - 18:00 WIB