Rusdi Korban Tenggelam di Pulau Sempu Telah Dimakamkan

- Editorial Team

Jumat, 13 Januari 2017 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik.com – Duka mendalam dirasakan keluarga mewarnai kedatangan jenazah Muhammad Rusdi (20), mahasiswa Sastra Arab Universitas Islam Sunan Ampel Surabaya (UINSA) di rumah duka Desa Mriyunan Sidayu.

Rusdi, panggilan akrap pemuda periang ini  merupakan  korban meninggal dunia atas kecelakaan laut di Segoro, pulau Sempu Kabupaten Malang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya bersama ke empat temannya, korban berniat wisata ke Segoro pulau Sempu yang berada di perairan Malang Selatan. Kamis Kemarin (12/1/2017)

 

Menurut informasi yang berhasil di himpun Kabargresik.com, korban beserta temannya memasuki wisata Pulau Sempu dan belum memiliki izin dari BKSA Malang.

 

Dengan menyewa perahu, korban bersama empat rekannya juga meminta didampingi Bambang, guide yang juga warga setempat. Setelah sampai di tepi Pulau Sempu, rombongan korban meminta dipandu hingga menuju Segoro Anakan Pulau Sempu, Perjalanan kemudian ditempuh selama dua jam dengan berjalan kaki.

Baca Juga :  Biaya Sekolah Mahal Wali Siswa Maskumambang Demo

 

Sebelumnya korban berserta temannya sudah di ingatkan guide setempat untuk tidak berenang, Korban meninggal di duga tenggelam serta menghembuskan nafas terakhirnya ketika dalam perjalanan ke RS. dr. Syaiful Anwar kota Malang.

 

Keluarga korban mengaku mendapat informasi terkait korban meninggal dunia karena tenggelam di perairan pulau Sempu Malang dari media massa.

“Pertama kali saya mengetahui dari media massa, tapi sempat tak percaya bahwa anak pertama saya telah tiada. sehingga saya langsung ke malang untuk memastikan berita tersebut” ujar Ali Imron (43), ayah korban. Jumat (13/1/2017)

Baca Juga :  Korban Penculikan Perlu Penanganan Psikolog

 

Tak hanya itu, keluarga korban sempat shok mendengar kejadian tersebut pasalnya korban tidak pamit kepada orang tuanya saat pergi berwisata di malang.

 

Di mata keluarga Putra pertama dari  pasangan Ali Imron (43) dan Marfifah (43) merupakan sosok religius dan selalu patuh kepada orang tua. “Almarhum sosok yang patuh dan religius”  kata Marfifah sambil meneteskan air mata.

 

Menurut Nikmah (20) teman korban mengungkapkan, mahasiswa semester 5 Sastra Arab Uinsa ini di kenal care dan gampang begaul. “Dia sangat care dan banyak temannya, dia juga gampang bergaul” katanya. (Akmal/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Sekolah di Dukun Ikuti Lokakarya Kesehatan
Workshop KBC dan PM Kamad MI Dukun Digelar
Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat Gresik
UMG Teken MoU Internasional dengan FPT University Vietnam
Sekolah Rakyat Gresik Dimulai, Cetak Generasi Tangguh
UMG Gandeng Google Dukung Pendidikan Digital PTM
UPT ABK Gresik Minta Sekolah Hentikan Diskriminasi
12 Siswa SDN 192 Gresik Disengat Tawon
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Agustus 2025 - 00:48 WIB

Kepala Sekolah di Dukun Ikuti Lokakarya Kesehatan

Selasa, 5 Agustus 2025 - 22:45 WIB

Workshop KBC dan PM Kamad MI Dukun Digelar

Selasa, 5 Agustus 2025 - 22:13 WIB

Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat Gresik

Selasa, 5 Agustus 2025 - 11:16 WIB

UMG Teken MoU Internasional dengan FPT University Vietnam

Senin, 4 Agustus 2025 - 15:21 WIB

Sekolah Rakyat Gresik Dimulai, Cetak Generasi Tangguh

Berita Terbaru

NU Gresik

Haul KH Sabiq Abdullah di Ponpes Alkarimi berlangsung Hikmat

Senin, 1 Sep 2025 - 00:05 WIB

Muhammadiyah Gresik

Siswa Spemutu Belajar P3K dengan Hasduk HW

Minggu, 31 Agu 2025 - 14:35 WIB

Muhammadiyah Gresik

150 Pesilat Tapak Suci Gresik Ikuti UKT Pimda 25

Minggu, 31 Agu 2025 - 05:34 WIB

Muhammadiyah Gresik

SMK Muhammadiyah 5 Gresik Perkuat Sinergi Agribisnis

Sabtu, 30 Agu 2025 - 20:32 WIB