Sambari Bikin Perjanjian Terkait Kinerja OPD

- Editorial Team

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik.com – Di Jawa Timur, Hanya Kabupaten Gresik satu-satunya yang telah melaksanakan Penandatanganan perjanjian kinerja tahun 2018 antara Bupati dengan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Biro Organisasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Budy Supriyanto saat memberikan materi pada kegiatan tersebut yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja, Selasa (23/1/2018).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sebuah konsekwensi yang luar biasa dalam pertanggungjawaban antara pemberi amanat yaitu Bupati Gresik dan penerima amanat yaitu para Kepala OPD di jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik” tandasnya memuji upaya Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto yang telah serius dalam rangka peningkatan akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah Kabupaten Gresik.

Dihadapan seluruh Pejabat di Jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik. Saat itu, mereka sebanyak 315 orang pejabat eselon II, III dan IV turut menjadi saksi penandatanganan antara naskah Perjanjian kinerja antara Bupati sebagai pihak pertama dan Kepala OPD sebagai pihak ke dua.

Mula-mula, Bupati dan Sekda Gresik Djoko Sulistiohadi melakukan penandatanganan naskah Perjanjian kinerja. Selanjutnya diikuti oleh Perwakilan Kepala Dinas, Kepala Badan serta Camat. Satu persatu perwakilan OPD tersebut melakukan penandatanganan serupa yang juga disaksikan oleh Kepala Biro Organisasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga :  Gresik Boyong 5 Piala Adiwiyata

Usai penandatanganan, Bupati menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim anggaran sudah sangat hati-hati dalam melaksanakan dan menjalankan pemerintahan ini sesuai peraturan perundangan. “Kami berharap penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) diukur dari tingkat kesejahteraan masyarakat” tandasnya.

Sambari mengaku baha beberapa hari sebelum pelaksanaan penandatanganan ini, pihaknya memimpin langsung Rapat Pimpinan Khusus bersama tim anggaran dan Kepala OPD untuk memberikan evaluasi setiap program yang diajukan oleh OPD. Disana Bupati mengaku menguji dan mengevaluasi semua program yang diajukan OPD dengan pemaparan dari para Kepala OPD masing-masing.

“Saya telah banyak melakukan rasionalisasi untuk efisiensi pada setiap program dan anggaran yang diajukan oleh OPD. Saya jamin pelaksanaan semua program ini tidak akan devisit, kecuali ada force majeure “ tegas Bupati.

Pada kesempatan itu, Sekda Gresik dalam keterangannya mengatakan bahwa yang dilakukan Bupati Gresik ini telah berhasil meningkatkan akuntabilitas yaitu diantaranya penyempurnaan dokumen perencanaan, pengurangan 31% kegiatan yang tak punya kontribusi terhadap program prioritas, perjanjian kinerja disertai aksi pencapaian kinerja, penganggaran berbasis kinerja, pengukuran capaian kinerja, evaluasi kinerja dan peningkatan kualitas Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan.

Baca Juga :  Kenapa DKP Tutup Mata Terkait Pungli Bantuan Nelayan Ini Penjelasan

Masih menurut Sekda, bahwa capaian penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) saat ini cukup bagus. “Tahun 2015 kita hanya mendapat nilai C, selanjutnya pada tahun 2016 kita naik dua melompati CC ke tingkat B. Kami berharap penuilaian tahun 2017 ini bisa lebih baik lagi” harap Sekda.

Sementara Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik, Suyono mengatakan mengatakan pada penyusunan program tahun 2018 ini Bupati mengawal langsung sejak mulai perencanaan dan penganggaran.

“Pada kegiatan Rapat Pimpinan Khusus selama 13 hari. Bupati menghadirkan seluruh kepala OPD beserta pembantunya. Disana mereka disuruh memaparkan program yang telah disampaikan. Bupati banyak mengevaluasi dan merevisi anggaran bahkan menambah program yang dianggap perlu untuk dapat menciptakan kesejahteraan masyarakat” tambah Suyono. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025
Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang
Ketua CFD Gresik Dinonaktifkan karena Dugaan Pungli
DPRD Gresik Desak Usut Pungli UMKM di CFD
UMKM Keluhkan Dugaan Suap Pengelola CFD Gresik
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 15:33 WIB

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:26 WIB

APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:03 WIB

Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:20 WIB

DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025

Minggu, 30 November 2025 - 19:16 WIB

Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Piwulange Guruku Sekolah Dhasar – Girimu

Senin, 23 Feb 2026 - 01:56 WIB

Muhammadiyah Gresik

Duet Iffah Nihayati dan Rahmi Yuliastutie Pimpin IGABA Manyar 

Minggu, 22 Feb 2026 - 07:54 WIB

Muhammadiyah Gresik

Belajar dari Tukik Penyu: Ramadhan dan Imprinting Spiritual

Sabtu, 21 Feb 2026 - 22:54 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kades Sumberwaru Sambut Hangat Baksos PCA Wringinanom

Sabtu, 21 Feb 2026 - 13:52 WIB