Surabaya Jajaki Kerjasama Atasi Banjir

- Editorial Team

Rabu, 28 Januari 2015 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik_ Untuk menjajagi kerjasama dalam menyelesaikan masalah banjir utamanya banjir di Surabaya, anggota DPRD Surabaya menemui Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto. Rombongan sebanyak 12 (duabelas) orang yang tergabung dalam anggota Komisi C DPRD Surabaya diterima Bupati di Ruang Graita Eka Praja, Rabu (28/1/2015).
 
Dalam beraudiensi dengan Bupati, para anggota Legislatif kota Surabaya dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Surabaya Masduki Toha. Beberapa hal yang terkait masalah banjir ditanyakan mulai dari anggaran dalam pembangunan tanggul sejauh 13,5 km. Sampai pada kendala yang terkait pembebesan tanah dalam proses pembangunan tanggul tersebut.
 
Seperti yang disampaikan ketua rombongan, Masduki Toha menanyakan anggaran untuk membangun tanggul dan cara membebaskan tanah. Bahkan politisi dari FKB tersebut memuji upaya Bupati Gresik dalam mengatasi banjir di Gresik. Menurut Masduki Toha, untuk mengatasi banjir 2 daerah yang saling bersinggungan ini, dia mengusulkan agar Pemkab Gresik dan Pemkot Surabaya bisa duduk bersama.
 
Menjawab pertanyaan Masduki Toha beserta beberapa anggota Dewan yang lain, Bupati menjelaskan, beberapa yang telah dibangun yaitu pembangunan Bendung Gerak Sembayat untuk mengatasi banjir di Gresik Utara yang diakibatkan meluapnya Sungai Bengawan Solo. Untuk daerah perkotaan, Pemerintah sudah berhasil membangun gorong-gorong (drainase) dan 3 unit pompa.
 
Sedangkan untuk banjir di wilayah selatan yang diakibatkan oleh meluapnya Sungai Lamong, Pemkab Gresik sudah membangun tanggul mulai dari Morowudi – Cermekidul – Cermelor – Tambakberas – Jono. Diakui oleh Bupati banyaknya kendala dalam pembangunan tanggul, diantaranya pembebasan lahan. “Kebanyakan lahan yang akan dibebaskan sudah dikuasai spekulan, sehingga harganya sangat tinggi” ujar Sambari.
 
Terkait keinginan para anggota legislative kodya Surabaya agar Pemkab Gresik dan Pemkot Surabaya untuk duduk bersama, Bupati sangat mendukung. Salah satu hal yang diinginkan Bupati Sambati yaitu mengatasi sedimentasi di Teluk Lamong. (sdm)      

Baca Juga :  Gresik Siaga Darurat Bencana

Editor: sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lupa Matikan Kompor, Bengkel Tambal Ban di Gresik Terbakar
Warung Kontainer Driyorejo Gresik Terbakar
Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik
Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Panceng Gresik 
Angin Puting Beliung Porak-porandakan 2 Rumah di Gresik
Pemotor Meninggal usai Tabrak Truk di Driyorejo Gresik
160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
100 Siswa MI Dalegan Lomba Cari Kerang di Musim Baratan
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:08 WIB

Lupa Matikan Kompor, Bengkel Tambal Ban di Gresik Terbakar

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:40 WIB

Warung Kontainer Driyorejo Gresik Terbakar

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:04 WIB

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik

Kamis, 25 Desember 2025 - 17:24 WIB

Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Panceng Gresik 

Selasa, 23 Desember 2025 - 11:57 WIB

Angin Puting Beliung Porak-porandakan 2 Rumah di Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas

Senin, 12 Jan 2026 - 18:00 WIB