Ternyata Gresik Dinyatakan Kota Ramah Anak. Ini Penjelasannya

- Editorial Team

Selasa, 25 Juli 2017 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kabargresik.com – Anugerah penghargaan KLA kategori Pratama tersebut diberikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise kepada Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim saat acara penyerahan Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak 2017 di Kota Pekanbaru, Sabtu malam pekan lalu. 
Wabup Qosim menyampaikan terima kasih atas diterimanya penghargaan KLA ini. “Kami mewakili Pemerintah menyampaikan terima kasih kepada semua masyarakat Gresik atas dukungannya sehingga Pemkab Gresik meraih  penghargaan ini. Kami berharap penghargaan ini bisa semakin memberi semangat kepada kami untuk terus membangun memperbaiki kesejahteraan masyarakat” katanya Selasa (25/7).

 

Kepada Panitia penyelenggara Kota Layak Anak, Wabup Qosim mengaku sangat terbantu, karena selama ini banyak memberikan masukan sehingga kebijakan yang mendukung kota layak anak bisa selalu dilaksanakan dan diperbarui.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 “Atas semua masukan, Kami banyak melakukan perbaikan. Bagi kami, juara itu buka tujuan namun yang penting bagi kami dapat memperbaiki segala sesuatu yang kurang. Perbaikan menuju Gresik sebagai Kabupaten layak anak ini penting karena menyangkut kebutuhan langsung masyarakat dan lingkungan.” tegasnya melalui Kabag Humas dan Protokol Suyono.

Baca Juga :  MUI Jatim Minta Pemda dan Aparat Tegas Cegah Maksiat Selama Ramadan

 

Beberapa hal keunggulan kami yaitu, bahwa di Gresik tidak ada desa yang tidak punya bidan. Bahkan beberapa desa ada bidan yang lebih dari satu. Di Gresik ada 1471 Posyandu, 241 Ponkesdes, 20 Puskesmas Rawat Inap, 12 Puskesmas Rawat Jalan, 74 Puskesmas pembantu. Dana Kesehatan yang awal masa tahun 2010 hanya Rp. 5 M, tahun 2018 nanti sudah menjadi Rp. 135 M.

 

Qosim juga merinci beberapa hal terkait dukungan Pemerintah terhadap kebijakan Kota Layak Anak. “Kami mengupayakan enam bis mini gratis untuk angkutan anak-anak. Program Pemberian makanan tambahan anak sekolah. Kami mewajibkan pada sekolah yang ada di jalan raya untuk melaksanakan pemagaran sekolah. Menyediakan pintu lain untuk anak-anak agar lebih aman dari lalu lintas jalan raya. Serta ada dukungan dari Dinas Perhubungan dan Polres Gresik untuk membantu penyeberangan anak” tambahnya.

Baca Juga :  SMANU1 Beraroma Juang

 

Beberapa mendukung peraihan penghargaan KLA ini yaitu, Gresik sangat bagus dalam layanan Akte Kelahiran, layanan Kesehatan serta layanan informasi anak.

 

Qosim berjanji kedepan pihaknya akan berupaya untuk memperbaiki prestasi ini yaitu dengan meningkatkan penghargaan KLA Pratama menjadi penghargaan KLA dengan kategori yang lebih tinggi. “Semoga ditahun tahun yang akan datang bisa masuk kategori diatas pratama yaitu Madya, Nindya, Utama dan kategori kota layak anak” harapnya.  

 

Beberapa hal yang perlu diperbaiki menurut Mohammad Qosim yaitu, memperbaiki kuantitas dan kualitas cakupan ASI eksklusif dan inisiasi menyusui sejak dini. “Ini tugas kita Bersama untuk mensosialisasikan pada semua kalangan. Terutama kepada ibu-ibu yang bekerja, baik di kantor Pemerintah maupun pada perusahaan swasta. (sdm)      

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Emas SEA Games dari Gresik: Alma & Robby Pulang Bawa Keajaiban
KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri
100 Siswa MI Dalegan Lomba Cari Kerang di Musim Baratan
Assessment Semester Ganjil Sekolah Rakyat Gresik Dimulai
197 Titik Revitalisasi Sekolah Masuk Usulan 2026
Surat Terbuka Pengawas MA Gresik: Madrasah Menuntut Keadilan Bantuan Negara
Guru Saat ini Pekerja Pendidikan Apa Pendidik
PKKM MI Dukun di Malang, Bangun Semangat dan Kebersamaan
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 22 Desember 2025 - 22:40 WIB

Dua Emas SEA Games dari Gresik: Alma & Robby Pulang Bawa Keajaiban

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:14 WIB

KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri

Senin, 15 Desember 2025 - 13:37 WIB

100 Siswa MI Dalegan Lomba Cari Kerang di Musim Baratan

Rabu, 3 Desember 2025 - 11:44 WIB

Assessment Semester Ganjil Sekolah Rakyat Gresik Dimulai

Rabu, 3 Desember 2025 - 11:34 WIB

197 Titik Revitalisasi Sekolah Masuk Usulan 2026

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas

Senin, 12 Jan 2026 - 18:00 WIB