Walau Terkena Banjir Tetap Bisa Panen Raya

- Editorial Team

Selasa, 8 Maret 2016 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik_ Beberapa lahan sawah di Balongpanggang memang terkena banjir, namun masih ada areal sawah yang terselamatkan, dan kini petani bersama Bupati melakukan panen raya.

Disela acara Sambungrasa yang berlangsung di Desa Wonorejo Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik, Bupati Gresik pada Selasa (8/3/2016). Sambari Halim Radianto memulai panen raya padi.  Panen yang dilakukan Sambari ini sebagai awal dimulainya panen raya pada areal padi seluas 72 hektar untuk seluruh Wilayah Desa Wonorejo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, Bupati merasa bangga di era industrialisasi yang mana Gresik sudah di plot sebagai daerah industry, ternyata areal padi masih tetap tinggi dan bahkan meningkat. “Luas areal padi yang pada tahun 2015 mencapai 67.197 hektar. Pada tahun 2016 ini sudah diproyeksikan areal padi mencapai 67.900 hektar” katanya.

Baca Juga :  Hadiri Groundbreaking Smelter Freeport Di JIIPE Jokowi Membayangkan Ada 600 Ribu Truk Berjajar Angkut Konsentrat Tembaga

Bupati berpesan kepada Labat Wibowo kepala Bapeluh Gresik, agar terus mencari lahan lahan tidur, atau lahan kering untuk diolah dan ditanami. “Setidaknya lahan itu bisa ditanami polowijo dan ketela pohon” katanya. “Utamanya lahan yang punya ketebalan kesuburan sampai 40 cm, tentu lahan itu bisa diolah” ujarnya menstimulasi para Penyuluh Pertanian yang tergabung dalam Bapeluh Gresik.

Meski banyak pabrik-pabrik, ternyata produksi padi di Gresik masih tetap tinggi. “Produksi padi di Gresik mencapai 402 ribu ton gabah kering giling. Ini merupakan bukti bahwa Gresik masih tetap surplus” kata Sambari bangga. Sambari berharap kepada Kapala Sub divre Dolog Surabaya Utara, Suharto Jabbar yang hadir pada acara tersebut untuk mendirikan gudang di tiap kecamatan agar hasil padi petani bisa terbeli.

Baca Juga :  Persempit Gerak Orang Asing Gresik Perkuat Timpora

Sementara Kepala Bapeluh Gresik Labat Wibowo melalui kabag Humas Suyono mengatakan, “Sesuai perhitungan, petani desa Wonorejo ini akan untung sekitar 10 juta rupiah setiap hektar. Hal ini kami asumsikan setiap hektar menghasilkan gabah kering panen sebesar 8 ton. Harga gabah kering panen mancapai 3500 rupiah per kilogram” ujar Labat. (Tik/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T
Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak
Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah
Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar
Berita ini 29 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:59 WIB

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:12 WIB

Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:50 WIB

Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak

Berita Terbaru

komunitas

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

Senin, 2 Nov 2026 - 01:04 WIB

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB