Kapolres Klarifikasi Terkait Pendataan Ulama

- Editorial Team

Selasa, 7 Februari 2017 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik.com – Wacana terkait adanya pendataan ulama’ dan sertifikasi khatib shalat jumat yang di gulirkan pemerintah pusat menjadi pembahasan serius dalam pertemuan Majelis Ulama Indonesia Gresik (MUI) dengan Polres Gresik.

Tak hanya menghadirkan semua tokoh MUI Gresik, Kapolres Gresik AKBP Boro Windo Danandito bersama Kasat intel dan Kasat Binmas serta Letkol Kav Widodo Dandim Gresik 0817 turut menghadiri acara yang di selenggarakan di ruang rapat MUI, Kompleks Masjid Agung Gresik. Selasa Siang (7/2/2017)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua MUI Gresik, KH Mansyur Shodiq dalam paparanya mengatakan pendataan para kiai dan sertifikasi khotib jumat yang di lakukan polisi menimbulkan kegelisahan luar biasa bagi ulama’. “Banyak pengaduan dari masyarakat maupun ulama’ terkait adanya pendataan kiai dan sertifikasi khatib Sholat jum’at” ungkap nya. (7/2)

Baca Juga :  Jamsostek Lakukan MC Untuk Buruh

Dalam pendataan ulama’ KH. Mansyur Shodiq menambahkan perlu adanya komunikasi yang baik antar institusi. “agar tidak menimbulkan kegelisahan di masyarakat, pendataan itu bisa dilakukan dengan cara komunikasi terlebih dahulu” lanjutnya.

Baca Juga: MUI Gresik Banyak Terima Aduan Terkait Pendataan Ulama | kabargresik.com

Selain membahas terkait adanya pendataan ulama’ serta sertifikasi khatib sholat jum’at, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik menghimbau agar kepolisian Resort Gresik tetap menjaga stabilitas keamanan yang ada di kota santri ini.

Baca Juga :  Alumni MTs Alkarimi Angkatan 1989 Gelar Reuni ke-6 di Tuban, Merajut Kebersamaan dan Silaturahmi

Sementara itu Kapolres Gresik, AKBP Boro Windu Danandito menjelaskan serta mengklarifikasi adanya pendataan bagi ulama’.’’sebenarnya pendataan itu adalah sebuah bentuk silaturahim yang akan terjadi antara pihak kepolisian dan ulama dan itu hal biasa’’ imbuhnya

Boro Windu menambahkan akan memperbaiki mekanisme pendataan. “Kami hanya menjalankan tugas, akan kami perbaiki mekanismenya” tutup mantan kapolres Mojokerto itu. (Akmal/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Gresik Jadi Petugas Haji 2026 Dan Bayar Sendiri
200 Anak Yatim Belanja Lebaran Bersama Wartawan
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Sinergi KWGe dan Forkopimda Gresik Rayakan HPN 2026
Wartawan Gresik Ziarah Makam Pendiri KWG di HPN 2026
KWG Gresik Peringati HPN 2026: Berikan Santunan Yatim
MUI Wringinanom 2025-2030 Dikukuhkan, Pikul Mandat Ganda
Libur Nataru, Makam Wali Kutub Gresik Dipadati Ribuan Peziarah
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:23 WIB

Ketua DPRD Gresik Jadi Petugas Haji 2026 Dan Bayar Sendiri

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:54 WIB

200 Anak Yatim Belanja Lebaran Bersama Wartawan

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan

Senin, 9 Februari 2026 - 20:08 WIB

Sinergi KWGe dan Forkopimda Gresik Rayakan HPN 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 18:51 WIB

Wartawan Gresik Ziarah Makam Pendiri KWG di HPN 2026

Berita Terbaru