14 Tahun Berkarya, Gresik Movie Gelar Pameran Layar Berkembang Sebulan Penuh

- Editorial Team

Selasa, 15 Juli 2025 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar Gresik – Menuju tahun ke-14 berkarya, Gresik Movie, Komunitas Film Kabupaten Gresik yang berdiri sejak 28 Oktober 2011, menggelar pameran Layar Berkembang, mulai 14 Juli hingga 14 Agustus 2025 di Loteng Galeri, Sualoka.Hub, Kampung Kemasan.

Selama satu bulan penuh, pengunjung pameran Layar Berkembang tidak hanya diajak melihat, tapi juga terlibat. Akan ada beragam program yang membuka kemungkinan temu dan pertukaran gagasan, di antaranya adalah Workshop kuratorial, Pemutaran film di rooftop Sualoka, Lokakarya Memasak Ide Cerita, Tur dan talkshow bersama kurator, Pertunjukan monolog, Diskusi buku dan Layar tancap bersama warga Kampung Kemasan.

Semua program dirancang untuk mengajak publik, terutama warga Gresik, terlibat aktif dalam mengimajinasikan masa depan sebuah kota sebagai ruang tumbuh melalui arsip, film, dan komunitas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kurator Pameran Layar Berkembang, Raja Iqbal Islamy, menjelaskan bahwa pameran ini juga menunjukkan bahwa kerja komunitas tak pernah selesai. Komunitas terus berlangsung, berpindah bentuk, dan menyesuaikan diri dengan ruang yang tersedia.

Baca Juga :  18 Ribu Takjil Dorong Kemenangan Gus Ipul Puti

“Dari satu layar ke layar yang lain, dari satu pemutaran ke diskusi warga, Gresik Movie telah menyadari bahwa komunitas lebih dari sekadar pembuat film, Komunitas adalah pengarsip hidup dari kota yang terus tumbuh,” ungkapnya.

Sementara itu, Salah satu Founder Gresik Movie, Ananda Shandy, mengatakan bahwa pameran ini merupakan sebuah upaya untuk menelusuri kembali perjalanan kolektif Gresik Movie dari perkampungan, alat terbatas, dan layar seadanya. pameran ini menjadi bagian dari refleksi yang tak henti-henti.

“Layar Berkembang bukan sekadar menghadirkan dokumentasi masa lalu. Pameran ini menawarkan pengalaman membaca arsip sebagai sesuatu yang aktif, dalam menghidupkan ingatan, membuka ruang tafsir, dan menumbuhkan rasa memiliki,” ujarnya.

Baca Juga :  Film Gresik Tembus Festival Internasional di Australia

Shandy juga mengatakan dalam hal ini tak hanya terbatas pada kebendaan, namun juga peristiwa, keterhubungan, proses berkarya, membangun jejaring dan membentuk ekosistem kultural.

“Di dalamnya terdapat poster film, foto-foto produksi, kumpulan skenario, kaos komunitas, catatan rapat, serta atribut-atribut lain yang pernah mengisi ruang kolektif. Semuanya merekam semangat yang sama, yakni bagaimana film dipilih sebagai cara untuk mencintai kota ini,” jelasnya.

Dalam perjalanan Gresik Movie sejak dibentuk hingga sekarang, sudah banyak karya yang dihasilkan. Mulai dari Film, Video Dokumentasi, Iklan Layanan Masyarakat, dan Pameran dengan berbagai kolaborator didalamnya.

“Dalam arsip Gresik Movie sejak dibentuk hingga sekarang, ditemukan setidaknya 150 kolaborator, 120 kegiatan terselenggara, 117 liputan media cetak maupun daring, jurnal, 48 Film yang diproduksi, didukung, maupun berkolaborasi, kemudian 135 video dokumentasi, 80 iklan layanan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Daniel Andayawan

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Haul Masyayikh Ponpes Zainal Abidin Bungah Jadi Momentum Teladani Ulama
Dispendukcapil Gresik Akan Buka 7 Layanan Adminduk di Festival Nasi Krawu
Berita ini 53 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:07 WIB

Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:39 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:09 WIB

Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal

Berita Terbaru

artikel

Ketika ceramah Ustadz kalah lawan scroll Sosmed

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:24 WIB