6.000 Jamaah Padati Salat Id di Lapangan Dukun

- Editorial Team

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Girimu.com – Sebanyak 6.000 jamaah menghadiri Salat Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Dukun di Lapangan Sepak Bola Dukun, Jumat (20/3/2026). Ribuan jamaah yang datang sejak pagi mengikuti ibadah dengan tertib berkat pengaturan saf dan arus kedatangan yang terkoordinasi oleh panitia.
Jamaah berasal dari berbagai wilayah di Kecamatan Dukun dan sekitarnya. Meski jumlah peserta besar, pelaksanaan salat berlangsung lancar. Panitia menyiapkan sistem penataan yang memastikan kenyamanan dan kekhusyukan ibadah.

Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Ustadz Dr. Hasan Basri, M.Pd.I, Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik, menyampaikan khutbah yang menekankan pentingnya keseimbangan antara dimensi spiritual dan tanggung jawab sosial setelah Ramadan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengingatkan bahwa Idulfitri tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga ajang meningkatkan kepedulian terhadap sesama, termasuk umat Islam di wilayah konflik.

Baca Juga :  Webinar Diksuspala Region Sumatera 2: Semangat Membara di Tengah Panasnya Kota Aekkanopan

“Idulfitri tidak boleh berhenti pada euforia. Ada realitas umat yang membutuhkan perhatian kita. Kepedulian itu bagian dari iman,” ujarnya.
Dalam khutbahnya, Hasan Basri menjelaskan bahwa fitrah merupakan potensi dasar manusia menuju kebaikan yang harus dijaga. Ia menekankan peran lingkungan, keluarga, dan media sosial dalam membentuk karakter seseorang.

“Fitrah tidak serta-merta bertahan. Ia harus dirawat. Lingkungan, orang tua, dan media sosial menjadi faktor yang menentukan arah perkembangan seseorang,” katanya.

Ia juga mengulas konsep tazkiyatun nafs sebagai tujuan utama Ramadan. Mengutip pemikiran Ibnu Qayyim, ia menegaskan bahwa keberhasilan ibadah tidak hanya terlihat selama Ramadan, tetapi juga dari perubahan perilaku setelahnya.

“Tazkiyatun nafs adalah proses pembenahan batin. Dampaknya harus terlihat dalam sikap sehari-hari, bukan berhenti pada ritual,” tegasnya.

Baca Juga :  Imunisasi HPV di Spemutu Gresik: Upaya Lindungi Siswi dari Ancaman Kanker Serviks

Selain itu, khatib menyoroti pentingnya sikap saling memaafkan sebagaimana terkandung dalam Surat An-Nur ayat 22, serta mendorong jamaah untuk menjadikan sedekah sebagai kebiasaan yang berkelanjutan.

Pelaksanaan salat berlangsung hingga selesai dalam suasana tertib dan kondusif. Koordinasi panitia mendapat apresiasi dari jamaah. Salah satu peserta, Abdul Mudlil, menilai kegiatan berjalan baik meski diikuti ribuan orang.
“Dengan jumlah jamaah sebesar ini, pelaksanaannya tetap rapi dan kondusif. Panitia terlihat siap dan terorganisir,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian ibadah Ramadan sekaligus momentum memperkuat nilai spiritual dan sosial bagi warga Muhammadiyah di Kecamatan Dukun.


Post Views: 0

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HW Smamio Juarai ‘Joko Tingkir Literacy Camp Competition’ di UMLA
Jejak Pelajar Spemdalas di Jakarta: Meramu Inspirasi dari Drone hingga Ikrar Kolaborasi
Dari Udara Sejuk Batu, Ikhtiar Guru SD Muhammadiyah Kebomas Meracik Sekolah Unggul
Milih Sekolahan vs Milih Gorengan
Bekali Lulusan, Spemupat Gelar Praktik Rawat Jenazah
Dari Tiga Kambing ke Sepiring Kebersamaan, Simulasi Idul Adha Berlian Primary School Penuh Cerita dan Makna
Tiga Kambing dan Pelajaran Keikhlasan, Berlian Primary School Hidupkan Semangat Idul Adha Lewat Simulasi Nyata
Guru MTs Muhammadiyah 1 Dukun Raih Juara 3 Ajang Cerita Praktik Pembelajaran Mendalam Tingkat Kabupaten Gresik
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:28 WIB

HW Smamio Juarai ‘Joko Tingkir Literacy Camp Competition’ di UMLA

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:27 WIB

Jejak Pelajar Spemdalas di Jakarta: Meramu Inspirasi dari Drone hingga Ikrar Kolaborasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:27 WIB

Dari Udara Sejuk Batu, Ikhtiar Guru SD Muhammadiyah Kebomas Meracik Sekolah Unggul

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:25 WIB

Milih Sekolahan vs Milih Gorengan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:24 WIB

Bekali Lulusan, Spemupat Gelar Praktik Rawat Jenazah

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

HW Smamio Juarai ‘Joko Tingkir Literacy Camp Competition’ di UMLA

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:28 WIB

Muhammadiyah Gresik

Milih Sekolahan vs Milih Gorengan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:25 WIB

Muhammadiyah Gresik

Bekali Lulusan, Spemupat Gelar Praktik Rawat Jenazah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:24 WIB