Persempit Gerak Orang Asing Gresik Perkuat Timpora

- Editorial Team

Kamis, 23 Mei 2013 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar Gresik_ Dampak terdamparnya 66 imigran gelap asal Timur Tengah di Pulau Raas Sumenep, Madura yang berhasil melarikan diri dari penampungan yang ada dalam pengawasan Petugas Imigrasi dan Polres Tanjung Perak. Pemkab Gresik bekerjasama dengan Kantor Imigrasi Klas I Tanjung Perak melakukan rapat Tim Koordinasi Pengawasan orang asing (Timpora) Kabupaten Gresik di Hotel Saptanawa, Kamis (23/5).

Menurut Sinyalir Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Klas I Tanjung Perak, Dwi Widodo, sangat dimungkinkan para Imigran gelap yang bertujuan mencari suaka ke Australia ini membaur dengan masyarakat, khususnya masyarakat Gresik. Untuk mencegah masuknya orang asing tanpa izin, Dwi Widodo juga memberikan penjelasan kepada Timpora tentang beberapa permalahan kejahatan yang dilakukan orang asing.

Beberapa permasalahan orang asing yang diinventarisir pihak Kantor Wilayah Imigrasi Klas I Tanjung Perak yaitu Perkawinan campuran, Imigran gelap, Pendaftaran orang asing, pemalsuan dokumen, penyalahgunaan perizinan keimigrasian berkaitan tentang pendidikan keagamaan, lembaga keuangan, penyalahgunaan izin tinggal, bisnis, social budaya dan wisata dan pekerjaan, Narkoba, terorisme, separatism, pemalsuan uang dan pemalsuan paspor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rakor Timpora diikuti oleh anggota Tim yaitu Bupati, Kepala Divisi Imigrasi Kemenkum Ham Jawa Timur, Kepala Kantor Imigrasi Klas I Tanjung Perak, Asisten I, Kepala Kesbangpol Linmas, Kasat Intelkam Polres Gresik, Pasi Intel Kodim 0817, Kasi Intel Kejaksaan, Kantor Kementerian Agama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Baca Juga :  3600 Siswa Panceng Ikuti Gebyar Muharram

Bupati menyampaikan, dalam 2 tahun terakhir, jumlah orang asing di Gresik meningkat drastis. Kenyataan ini setelah Bupati menyampaikan data orang asing di Gresik pada tahun 2012 yang hanya 276 orang. “Saya yakin jumlah saat ini akan lebih besar. Bahkan secara riil jumlah orang asing yang ada lebih besar dari data yang ada di Kantor Imigrasian Klas I Tanjung Perak Surabaya” kata Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto saat membuka rapat Tim Koordinasi Pengawasan orang asing (Timpora)

Sinyalir Bupati atas banyaknya orang asing di Gresik karena banyak faktor. Faktor-faktor itu antara lain banyaknya perusahaan besar yang ada di Gresik. Adanya pelabuhan khusus yang dimiliki beberapa perusahaan. Pelabuhan khusus tersebut yaitu milik PT Hess Indonesia, PT. Maspion, Perusahaan mi instant, PT. Smelting, PT Petrokimia, Jasa Tama, Pelindo, PJB, PT Semen Gresik, PT Wilmar, dan PT Sumber Mas.

Baca Juga :  Istri Kapolri Besok Kunjungi SLB Bhayangkari

Kedepan mengajak Timpora Gresik agar lebih intensif untuk mendata orang asing di Gresik.” Kami akan mendata aktifitas orang asing di Gresik terutama pada siang hari dibeberapa perusahaan. Tentu jumlahnya akan lebih valid, hal ini karena adanya peningkatan jumlah investasi yang masuk Gresik. Kami yakin jumlah orang asing lebih banyak dari data yang ada”ujarnya lagi.

Diakui oleh Bupati, selama ini Keberadaan orang asing di Gresik belum pernah menimbulkan masalah. Bahkan berdampak baik pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Namun yang tak kalah pentingnya pendataan orang asing ini untuk antisipasi dalam pengaruh negative orang asing.

Sesuai data dari Kantor Wilayah Imigrasi Klas I Tanjung Perak. Sampai bulan April 2013 terdaftar sebanyak 1451 warga Negara asing pemegang ijin keimigrasian yang tersebar diseluruh wilayah kerja kantor Imigrasi Tanjung Perak. Dari jumlah itu 382 warga asing diantaranya masuk ke Kabupaten Gresik. Mereka yang di Gresik direkomendasi oleh 83 sponsor diantaranya dari 9 pesantren, 1 NGO USA, 13 perseorangan dan 60 perusahaan. (Tik) editor sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara
Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP
Kompak Berbusana Hitam, SDN 94 Gresik Gelar Halalbihalal
BIP Janji Serap 60% Tenaga Kerja Lokal Bungah
Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS

Senin, 6 April 2026 - 14:15 WIB

Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:47 WIB

Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:13 WIB

Kompak Berbusana Hitam, SDN 94 Gresik Gelar Halalbihalal

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:40 WIB

BIP Janji Serap 60% Tenaga Kerja Lokal Bungah

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Kajian Ahad Pagi PCM Kebomas Bahas Kematian dari Medis & Syariat

Senin, 20 Apr 2026 - 01:32 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kepala SDM 1 Menganti Sampaikan Pidato Perdana

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:30 WIB