Diduga Tidak Tegas KPU Dan Panwaslu Kab. Gresik Didemo

- Editorial Team

Rabu, 28 Agustus 2013 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_ Aktivis PMII cabang gresik (28/8) meminta penyelengara pemilu baik Komisi Pemilihan Umum dan Panitia Pengawas Pemilu kabupaten Gresik untuk menindak secara tegas pelanggaran demi tercapainya pemilu yang jujur adil dan bermartabat.

PMII Gresik menyesalkan kinerja KPU dan Panwaslu Kabupaten Gresik yang tidak tegas dalam proses berjalannya pemilu gubernur 2013,

“Kami melihat berbagai macam pelanggaran pemilu diantaranya adalah masih banyaknya atribut dan alat peraga pemilu yang terlihat di jalan-jalan”. Teriak salah satu orator

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Ketua Umum PC. PMII Gresik M. Asyroul Faizin dalam orasinya menyatakan Panwaslu dan KPU masih kurang profesional “Kami menyerukan pemilu di gelar dengan seadil-adilnya sehingga bisa menciptakan pemimpin yang paling baik”

Baca Juga :  Banjir di Gresik Selatan Semakin Meluas, 17 Desa di Empat Kecamatan Terendam

Menanggapi minimnya sosialisasi sebagaimana yang dituduhkan, Wahyani Ahmad Bagian Sosialisasi KPU Gresik menyatakan bahwa sosilisasi dari KPU sudah ditempuh di berbagai media,

“Sebetulnya sosialisasi di media elektronik dan cetak sudah banyak, melalui spanduk, baliho itu kan sudah ada, kalau sosialisasi ke masyarakat yang diminta, memang terbentur anggarannya” terangnya.

Setelah puas berorasi di Kantor KPU, mereka pun melanjutkan di Kantor Panwaslu yang berjarak beberapa kilometer. Ternyata, aksi demonstrasi PMII Gresik inipun telah menskors Bimtek yang telah dilaksanakan oleh Panwaslu Kabupaten Gresik di gedung pramuka.

Baca Juga :  20 Besar KPU Didominasi Panwas

Dalam spanduk yang mereka bentangkan terdapat tuntutan antara lain : Calon gubernur yang curang jangan dipilih, Sosialiasi KPU tidak maksimal, rakyat bodoh dalam memilih calon gubernur Jatim, Tindak Tegas pelaku money politik, dan Tegakkan UU. No. 15 th. 2011.

Ketua Panwaslu, Hariyanto pun menerima dan mengajak duduk demonstran PMII. Hariyanto mengklarifikasi bahwa terdapat regulasi yang berbeda-beda soal pemasangan atribut dan alat sosialisasi calon “Saya Berjanji menindak tegas segala pelanggaran proses Pemilukada Gubernur 2013”. (Chidir)

Editor: zumrotus S

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Berita ini 15 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:12 WIB

Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Berita Terbaru

artikel

Ketika ceramah Ustadz kalah lawan scroll Sosmed

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:24 WIB