PT Semen Indonesia Rebut Pasar Kalsel

- Editorial Team

Selasa, 17 September 2013 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_ PT Semen Indonesia (Persero) Tbk terus berupaya memperluas jangkauan pasar. Kelompok usaha semen terbesar di Indonesia ini siap mengoperasikan pabrik pengemasan atau packing plant di Banjarmasin pada kuartal IV 2013, hingga Agustus 2013 pembangunan sudah mencapai 90 persen.

Packing Plant terletak di Jalan PM Noor, Pasir Mas, Banjarmasin. Packing Plant memiliki 1 buah silo dengan kapasitas 600 ribu ton semen pertahun, dilengkapi 2 line semen bag dengan rotary packer berkapasitas 2200 bag/jam dan 1 line curah dengan kapasitas 120 ton/jam serta dilengkapi dermaga yang bisa disandari kapal dengan kapasitas sebesar 5.000 DWT. Silo tersebut berfungsi untuk menampung semen sebelum masuk ke unit pengemasan. Investasi yang dikucurkan perseroan untuk proyek ini mencapai Rp 120 miliar.

Direktur Utama Semen Indonesia, Dwi Soetjipto mengatakan,  Packing Plant Banjarmasin ini akna melayani daerah pemasaran Kalimantan Selatan dan sekitarnya, dengan adanya unit Packing plant di Banjarmasin ini semakin memperkuat eksistensi dan ekspansi bisnis perseroan di Kalimantan. Ini adalah bagian dari strategi perseroan agar bisa semakin dekat dengan konsumen, moving closer to the customer.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perseroan sedang dan akan terus memperbanyak pabrik pengemasan (packing plant) dalam rangka menekan biaya logistik agar harga semen perusahaan semakin terjangkau. Ini tak lain adalah upaya untuk mengokohkan posisi pasar di industri semen nasional yang semakin kompetitif, tuturnya.

Baca Juga :  Pabrik Asam Sulfat Smelter Freeport Di Gresik Terbakar

Berdasarkan data ASI, pasar semen di Kalimantan berkembang menggembirakan. Januari  Agustus 2013, penjualan semen di Kalimantan mencapai 2,76 juta ton, meningkat sebesar 6,9 persen dibanding periode yang sama tahun 2012 sebesar 2,58 juta ton. Pertumbuhan penjualan semen di Kalimantan Januari  Agustus 2013 tercatat lebih tinggi di banding pertumbuhan semen di beberapa daerah, Sumatera tercatat tumbuh 1,8 persen, Sulawesi 4,7 persen, Maluku & Irian Jaya tumbuh 0,1 persen.

Sedangkan Semen Indonesia sampai saat ini masih memimpin pasar semen dalam negeri. Hingga Agustus 2013, penjualan domestik naik 15,0 persen menjadi 15,90 juta ton, mengungguli pertumbuhan penjualan pasar domestik sebesar 5,7 persen. Pangsa pasar mencapai 43,7 persen. Total penjualan naik 16,0 persen menjadi 16,09 juta ton.

“Kami juga berharap kehadiran packing plant ini mempunyai multiplier effect yang cukup besar bagi perekonomian daerah, antara lain, dengan pajak daerah dan retribusi yang kami bayar, penyerapan tenaga kerja, dan dampak lainnya seperti kenaikan permintaan sejumlah barang dan jasa, mulai dari kuliner, properti, industri kreatif, perhotelan, dan industri penunjang lainnya. Itu semua bisa meningkatkan kualitas perekonomian dan daya beli masyarakat, “tuturnya.

Baca Juga :  Jalan Poros Desa Karangan Putus Kapolres Gresik Salurkan Bantuan

Hingga saat ini Semen Indonesia telah memiliki 3 lokasi pabrik di Indonesia yang letaknya secara geografis sangat strategis yaitu Semen Padang di Sumatera, Semen Gresik di Jawa serta Semen Tonasa di Sulawesi dan memiliki 1 lokasi pabrik di luar negeri yaitu Thang Long Cement di Vietnam, Perseroan memiliki Cement Mill sebanyak 22 unit, packing plant 21 unit serta sarana perluasan jangkauan pasar yang ditunjang dengan keberadaan pelabuhan khusus (special sea port) semen yang dimiliki perseroan. Pelabuhan itu untuk menjamin kecepatan waktu bongkar muat semen. Saat ini, ada 11 pelabuhan khusus yang dimiliki perseroan, yaitu di Padang, Tuban, Gresik, Biringkasi, Dumai, Ciwandan, Banyuwangi, Sorong dan dua pelabuhan di Vietnam.

Semen Indonrsia juga terus menambah distribution channel dengan jaringan gudang yang ada di seluruh Indonesia. “Kami mempunyai 361 distributor, tentu saja itu akan terus bertambah seiring semakin luasnya pasar yang kami bidik, “kata Dwi. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar
SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Senin, 13 Juli 2026 - 21:42 WIB

PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:02 WIB

SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik

Berita Terbaru

artikel

Ketika ceramah Ustadz kalah lawan scroll Sosmed

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:24 WIB