Pembongkaran Lapak Jalan Raya Manyar Tampa Perlawanan

- Editorial Team

Jumat, 28 Oktober 2022 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bedak-bedak sepanjang jalan Kecamatan Manyar Gresik,bertahap mulai dibongkar tanpa ada perlawanan. pembongkaran dilakukan karena ada proyek strategis nasional (PSN) pelebaran jalan.

Saat pembongkaran, pedagang hanya bisa pasrah. Mereka diberikan dua pilihan, antara pindah (Relokasi) yang disediakan pemerintah. Atau, mencari tempat berjualan sendiri.

Camat Manyar Zainul Arifin mengatakan setelah menempuh jalur komunikasi bersama tiga pilar, warga yang terdampak bersedia dibongkar bangunannya. Pembongkaran ini demi kepentingan bersama untuk pelebaran jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami juga dibantu oleh pihak desa beserta tokoh masyarakat sehingga pembongkaran bangunan dan warung bisa berjalan lancar,” ujar Camat, Jumat (28/10/2022).

Baca Juga :  Pemilik Limbah B3 Di Curigai Dari Cerme

Imbas kegiatan pembongkaran warung itu, tambah Camat berdampak pada kemacetan arus lalulintas. Pantauan di lapangan, Kemacetan lalulintas mencapai 2 kilometer.

Untuk diketahui, jalan raya Manyar yang semula dua lajur, nantinya akan diperlebar menjadi empat lajur sepanjang 3,7 Kilometer. Seluruh pembiayaannya berasal dari APBN.

“Pedagang Rp 7 Juta yang nanti cari tempat sendiri dan, Rp 2,5 Juta untuk yang mau relokasi ke tempat yang disediakan pemerintah daerah,” ujar Camat.

Ada 199 kios mulai pintu tol Manyar hingga ke Jembatan Manyar. Namun di tahap awal pembongkaran ini, hanya 22 lapak pedagang yang dibongkar. Sisanya dilanjutkan tahap berikutnya.

Baca Juga :  Kemarau Masih Panjang Droping Air Masih Berlanjut

“Tahap satu (yang dibongkar) jumlahnya 22 warung atau bangunan,” tambah Kepala Satpol PP Kabupaten Gresik, Suprapto.

Untuk pengamanan selama pembongkaran, Satpol PP akan dibantu oleh jajaran Kepolisian dan TNI serta Satpol PP Jawa Timur.

“Kami ikut mengamankan bersama TNI Polri, saya mengingatkan kepada bapak-bapak semua dalam pengamanan hari ini hati-hati dan utamakan faktor keamanan dan selamat bertugas,” ujar Suprapto.

Tidak ada penolakan dari warga pemilik bangunan lapak, karena mereka telah mendapat ganti rugi.(tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun
Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional
Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi
Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja
Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?
Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim
KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:16 WIB

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WIB

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS

Selasa, 14 April 2026 - 08:13 WIB

PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi

Sabtu, 11 April 2026 - 20:12 WIB

Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Perkuat Konten Kelas DTCP, Spemdalas Jalin Komunikasi dengan ITS

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:46 WIB