Tak Paham Perintah, Pisang Lomba Dimakan Sendiri

- Editorial Team

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 03:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa TK Aisyiyah Bustanul Athfal 49 Griya Kencana (TK ABA 49 Griya Kencana) mengikuti lomba tujuh belasan dalam rangka memeriahkan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79.

Kali pertama menggelar lomba tujuh belasan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 49 Griya Kencana (TK ABA 49 Griya Kencana) Driyorejo berlangsung meriah. Tidak hanya diikuti siswa mulai jenjang KB (Kelompok Bermain) hingga TK kelompok A dan B, semua walimurid antusias mengikuti lomba. Lomba berlangsung selama satu minggu dari tanggal 5 hingga 9 Agustus 2024.
Ada 9 lomba yang diadakan mulai dari lomba makan kerupuk, serok bola, kempit balon, memindahkan bendera, sendok air, jalan ulat, makan pisang bersama bunda, estafet karet, dan ditutup dengan lomba mewarnai.

Mulai pukul 07.00 WIB, siswa sudah hadir ke sekolah lengkap dengan tas dan mengenakan seragam sekolah. Rangkaian kegiatan pagi mulai senam bersama, menyapa teman, berdoa, lalu dilanjutkan dengan persiapan lomba. Tim guru sudah menyiapkan satu tandan pisang jenis chavendish untuk dipakai dalam lomba makan pisang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khusus hari Jumat (09/08/2024), walimurid diperbolehkan untuk menunggu dan mengikuti kegiatan di sekolah hingga akhir. “Lomba makan pisang bersama bunda ini bertujuan untuk menjalin kekompakan antara anak dan orang tua. Anak akan belajar mengenali suara bunda ketika menyuapi pisang ke bundanya dengan mata tertutup,” kata Yeri Gunarti, ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah Griya Kencana. Semua pisang yang digunakan untuk lomba disediakan langsung oleh PRA.

Baca Juga :  Tumpeng Tempoe Doeloe Warnai Gebyar Merdeka Hari Kedua

Ada tiga kursi yang disediakan sebagai tempat duduk walimurid, yang hari ini dihadiri oleh para bunda. Masing-masing bunda duduk sesuai dengan urutan dan tepat berada di depan siswa. Berjarak kurang lebih 5 meter dari posisi duduk bunda, masing-masing siswa telah siap dengan membawa satu buah pisang. Menggunakan penutup mata dari kain yang dipasangkan oleh guru dan memastikan siswa tidak bisa mengintip, lomba pun dimulai dalam hitungan ke tiga.

Terletak di Perum Griya Kencana blok 1P/19 Mojosarirejo, halaman TK ABA 49 Griya Kencana terdengar riuh dengan suara bunda yang saling mengarahkan anaknya untuk menuju ke tempat duduk masing-masing. Azqiara Putri Fendra dari kelas B melaju dengan langkah pasti menuju tujuan dengan fokus pada sumber suara dari ibundanya. Alhasil Qia panggilan akrabnya menjadi pemenang dalam lomba makan pisang bersama bunda dengan catatan waktu tercepat 31 detik.

Baca Juga :  UMJ Menjadi Tuan Rumah Konferensi Penyiaran Indonesia 2024

Berbeda dengan dua siswa dari Kelompok Bermain (KB) yang memilih untuk makan pisang yang dibawa sebelum sampai diberikan ke bunda. Maryam Atikah Zahira dan Aisyah Putri Almaira yang sudah siap melangkah dengan mata tertutup terlihat bersemangat ketika berada digaris start. Sampai didepan ibunda, Maryam dan Aisyah memilih untuk ikut makan pisang bersama dan membuka penutup mata. Dengan manja, Aisyah duduk dipangkuan bunda sambil makan pisang.

Fahmi Masruroh, ibu dari Aisyah tertawa melihat polah lucu Aisyah ketika menyadari sang putri belum paham maksud acara pagi ini. “Senang melihat lomba pagi ini meskipun Asiyah belum paham, paling tidak sudah bisa menstimulus motorik dan kinestetiknya,” ucapnya.

“Gagal lomba makan pisang untuk kelas Kelompok Bermain tidak membuat kami berkecil hati yang penting anak-anak tetap ceria dan senang,” tutur Fitriatur Rohmah sambil tertawa. Fitriatur Rohmah tetap duduk digaris finnish sembari menemani Maryam menghabiskan pisang yang dipegang ditangan kanannya.

sumber berita dari girimu.com 

[jeg_weather location=”gresik” auto_location=”true” count=”4″ item=”show”]

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Karakter Islami, SD Al Islam Resmi Luncurkan Madin
Dari Pelajar Biasa Jadi Pemimpin Masa Depan, Jaabir Danadyaksa Kobarkan Api Kepemimpinan di ‘Future Leader Camp’ IPM Smamio
Hadirkan Camat Gresik, Spemdalas Jalankan Program Orang Tua Mengajar 
Istiqmah Beribadah Selama Liburan, 16 Siswa SD Muhammadiyah 1 Driyorejo Gresik Dapat Apresiasi Sekolah
Pupuk dan Perkuat Karakter Cinta Alam, MIISMO Ajarkan Peduli Lingkungan sejak Usia Dini
Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas
Perkuat Sinergi Program, MIISMO Gelar Parenting bagi Guru, Siswa, dan Wali Murid
Semangat Pantang Surut, Ratusan Siswa Terjang Banjir Demi Kompetisi Matematika Nalaria Realistik di SD Al Islam Cerme
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:05 WIB

Perkuat Karakter Islami, SD Al Islam Resmi Luncurkan Madin

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:04 WIB

Dari Pelajar Biasa Jadi Pemimpin Masa Depan, Jaabir Danadyaksa Kobarkan Api Kepemimpinan di ‘Future Leader Camp’ IPM Smamio

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:03 WIB

Hadirkan Camat Gresik, Spemdalas Jalankan Program Orang Tua Mengajar 

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:02 WIB

Istiqmah Beribadah Selama Liburan, 16 Siswa SD Muhammadiyah 1 Driyorejo Gresik Dapat Apresiasi Sekolah

Selasa, 13 Januari 2026 - 03:01 WIB

Pupuk dan Perkuat Karakter Cinta Alam, MIISMO Ajarkan Peduli Lingkungan sejak Usia Dini

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Perkuat Karakter Islami, SD Al Islam Resmi Luncurkan Madin

Rabu, 14 Jan 2026 - 15:05 WIB

Muhammadiyah Gresik

Hadirkan Camat Gresik, Spemdalas Jalankan Program Orang Tua Mengajar 

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:03 WIB