Khutbah Jumat 1 Syawal 1447 H di Masjid At-Taqwa Giri: Lindungi Generasi Emas dari Jeratan Gadget dan Aplikasi Sosmed

- Editorial Team

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Ustadz Abdul Rojak, SPd, MPdI menjadi khotib salat Jumat pertama bulan Syawal 1447 H di Masjid At-Taqwa Giri Komplek Perguruan Muhammadiyah Kebomas, Jumat (20/3/2026). Ia menyampaikan tema “Melindungi Generasi Emas dari Jeratan Gadget dan Aplikasi Sosmed” pada khutbahnya.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Gresik ini mengungkapkan data dari sebuah penelitian seputar mengatasi anak kecanduan gadget menjadi tantangan serius bagi banyak keluarga. Faktanya, kata Rojak, penggunaan perangkat digital secara berlebihan oleh anak-anak kini mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, memengaruhi perkembangan mereka secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Artikel ini menyajikan panduan komprehensif serta langkah-langkah konkret yang dapat orang tua terapkan untuk membantu anak lepas dari jeratan layar. Lebih dari itu, menurutnya, kecanduan gadget bukan sekadar masalah perilaku, melainkan juga isu kesehatan mental dan fisik yang memerlukan perhatian serius.

“Jadi, memahami akar masalah dan menemukan solusi yang tepat menjadi sangat penting,” katanya.

Ustadz Rojak mengungkapkan, kecanduan gadget pada anak-anak menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Data terbaru 2026 menunjukkan, bahwa rata-rata anak usia 6-12 tahun menghabiskan lebih dari 4 jam sehari di depan layar gadget, jauh melampaui rekomendasi ahli kesehatan anak. Akibatnya, banyak dampak negatif yang muncul, mulai dari masalah kesehatan fisik hingga gangguan perkembangan sosial dan emosional.

Baca Juga :  Ahmad Muzani: Muhammadiyah Garda Terdepan Penanggulangan Bencana

Selain itu, katanya, pemerintah Indonesia, melalui berbagai kementerian, mendorong program edukasi literasi digital sejak dini. Meskipun demikian, pengawasan orang tua tetap menjadi kunci utama.

Dijelaskan, dampak negatif akibat penggunaan gadget dan aplikasi sosial media di antaranya:
– Kesehatan Fisik: Meningkatkan risiko obesitas, gangguan penglihatan (computer vision syndrome), nyeri leher dan punggung, serta masalah tidur.
– Kesehatan Mental & Emosional: Meningkatkan kecemasan, depresi, iritabilitas, kesulitan mengelola emosi, dan penurunan rasa empati.
– Perkembangan Sosial : Menurunkan kemampuan interaksi sosial secara langsung, isolasi diri, dan kesulitan membangun hubungan pertemanan.
– Akademik & Kognitif : Penurunan konsentrasi, kesulitan belajar, performa akademik yang menurun, serta gangguan pada perkembangan bahasa dan motorik halus.

Baca Juga :  Siswa Spemdalas Azza Alzena Ukir Prestasi Nasional, Karya 'Desir Pesisir Bandar Grisse' Antarkan Jadi Juara

“Dan yang harus kita perhatian serius, dampak ini dapat bersifat jangka panjang jika tidak segera orang tua atasi,” tandasnya.

Ustadz Rojak kemudian mengutip Al-Quran Surat At-Tahrim ayat 6:
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”

Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada Allah, Ustadz Rojak pun memberikan yang mesti dilakukan orang tua kepada putra-putri mereka.

“Yang pertama, penguatan akidah, lalu berikan keteladanan, berikan pendidikan literasi digital dan yang paling penting adalah doa orang tua untuk anak. Alasan utama kita melakukan semua ini, karena mereka adalah generasi emas yang akan melantunkan doa-doa untuk orang tua dan menuntun langkah kita ke surga-Nya,” pungkasnya. (*)


Post Views: 4

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prodi PGSD FKIP UMG Raih Predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, Pacu Semangat Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Matamuda MI Islamiyah Mojopetung Hadirkan Madrasah Ramah, Murid Bahagia lewat Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan
Tiga Keberkahan Warnai Pengajian Bulanan Muhammadiyah-Aisyiyah Ranting Srembi Kebomas
MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa
Meriah dan Penuh Semangat, SD Al Islam Cerme Gelar Demo Ekstrakurikuler di Bawah Terik Matahari
MPLS KB dan TK Aisyiyah Wringinanom Ditutup dengan Keceriaan Fun Game Bersama Orang Tua
Puncak MPLS Ramah, KB Aisyiyah 24 dan TK Aisyiyah 08 Melirang Gaungkan Peduli Lingkungan lewat Pawai Kostum Daur Ulang
Smamsatu Gresik Gelar Kuliah Tamu Prodistik ITS, Dorong Siswa Siapkan Karya dan Karier
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:56 WIB

Prodi PGSD FKIP UMG Raih Predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, Pacu Semangat Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:55 WIB

Matamuda MI Islamiyah Mojopetung Hadirkan Madrasah Ramah, Murid Bahagia lewat Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan

Senin, 20 Juli 2026 - 08:54 WIB

Tiga Keberkahan Warnai Pengajian Bulanan Muhammadiyah-Aisyiyah Ranting Srembi Kebomas

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:53 WIB

MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:51 WIB

Meriah dan Penuh Semangat, SD Al Islam Cerme Gelar Demo Ekstrakurikuler di Bawah Terik Matahari

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

MI Alkarimi: Maulid Nabi Ajak Murid Teladani Akhlak

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:50 WIB

Suara Dewan

Rp13,9 Miliar Digelontorkan, DPRD Gresik Awasi Jalan Bungah

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:37 WIB