GIRIMU.COM — Suasana kelas 3 MI Islamiyah Mojopetung (MIISMO) Dukun, Gresik nampak berbeda, Senin (13/4/2026). Murid-murid MIISMO terlihat antusias mengikuti kegiatan pembelajaran SBDP bertema “Mengubah Bentuk Geometri Menjadi Bangunan”.
Dengan berbekal kertas warna yang sudah bergambar berbagai macam bangun, kardus bekas, dan lem, para siswa diajak guru untuk menyusun bentuk-bentuk geometri (bangun datar) seperti persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran, trapesium, juga jajargenjang, menjadi miniatur bangunan. Ada yang membuat masjid, rumah, menara, hingga sekolah impian mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Guru SBDP kelas 3, Nur Aini, SPd, menyampaikan, kegiatan ini merupakan implementasi pembelajaran SBDP dan matematika yang menyenangkan serta bermakna.
“Tujuan kami agar anak-anak mengenal dan paham tentang pola dasar sebuah bangunan. Juga tidak hanya hafal nama bangun ruang, tapi juga paham ciri-cirinya dan bisa mengaplikasikan dalam bentuk nyata. Ini melatih logika, kreativitas, dan motorik halus anak,” jelasnya.
Pada proses pembelajaran, anak-anak sangat antusias dan bangga sekali dengan metode ini. Siswa bebas berkreasi mengubah berbagai macam bangun datar menjadi berbagai macam bangunan.
Siswa bekerja kelompok, saling membantu dan berbagi ide.
Salah satu siswa, Haidar, mengaku senang. “Aku bikin rumah impian, mobil, hotel, rumah sakit. Pokoknya seru, ternyata membuat bangunan itu berawal dari mode dan bentuk-bentuk seperti ini. Matematika bisa buat mainan. Besok aku mau ngajak kakak bikin juga di rumah,” ujarnya sambil menunjukkan karyanya.
Kepala MI Islamiyah Mojopetung, Alfah, SPd, berharap kegiatan ini jadi pemantik semangat belajar. “Kami ingin mencetak generasi Qurani yang juga inovatif dan kreatif. Matematika bukan untuk ditakuti, tapi jadi sahabat untuk berkarya,” katanya.
Di akhir kegiatan, guru dan siswa kelas 3 kompak mengajak teman-teman lain. “Yuk, belajar geometri nggak harus di buku terus. Kita bisa berkarya dari bentuk-bentuk di sekitar kita. Matematika itu asyik kalau dipraktikkan,” seru mereka.
Kegiatan ditutup dengan pameran mini hasil karya siswa di depan kelas. Para siswa pun pulang dengan membawa bangunan hasil kreasinya dan pengalaman belajar yang tak terlupakan. (*)
Post Views: 227












