BRI Perkuat Komitmen Ekonomi Hijau, Penyaluran Kredit Berkelanjutan Capai Rp764,8 Triliun

- Editorial Team

Kamis, 14 November 2024 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Hingga akhir Triwulan III 2024, BRI berhasil mencatatkan portofolio pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp764,8 triliun, atau sekitar 61,9% dari total kredit yang disalurkan dan portofolio investasi obligasi BRI.

Direktur Kepatuhan BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan peran BRI sebagai lembaga keuangan yang berkontribusi terhadap transisi menuju ekonomi hijau dan inklusif. “Kami percaya bahwa pertumbuhan ekonomi berkelanjutan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik. Melalui penyaluran pembiayaan ini, BRI berkomitmen untuk mendorong transformasi hijau dan mendukung program yang berorientasi pada pencapaian target pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagian besar dari pembiayaan berkelanjutan ini diarahkan pada Kredit KKUB (Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan) yang mencakup kredit ke sektor sosial sebesar Rp677,1 triliun, disusul kredit KUBL (Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan) sebesar Rp83,3 triliun, serta pembiayaan sustainability bond sebesar Rp4,39 triliun.

Baca Juga :  Penipuan Undian BRI : Ini Cara Mendeteksi dan Menghindari Risiko

Untuk Kredit KUBL, penyaluran BRI banyak terfokus pada sektor pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan berwawasan lingkungan senilai Rp55,58 triliun, transportasi hijau sebesar Rp10,97 triliun, produk ramah lingkungan Rp7,97 triliun, dan energi terbarukan sebesar Rp6,18 triliun. “Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen terhadap keberlanjutan, BRI telah mengambil berbagai langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh portofolio investasi dan pinjaman yang disalurkan selaras dengan standar ESG,” tambahnya.

Kebijakan BRI dalam mendukung pembiayaan hijau ini juga mengacu pada beberapa regulasi, antara lain POJK No.51 tahun 2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan dan POJK No.60 tahun 2017 terkait Green Bond. BRI menerapkan Loan Portfolio Guidelines (LPG) yang menyertakan daftar periksa terkait aspek ESG sebagai salah satu bagian dari proses Know Your Customer (KYC).

Baca Juga :  Gresik Ramah Investasi Untuk Malaysia

Dengan pendekatan ini, BRI dapat mengidentifikasi sektor-sektor berisiko tinggi yang membutuhkan pengawasan lebih ketat agar dampak negatif terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan dapat diminimalkan. “BRI mengadopsi pendekatan komprehensif dalam menilai risiko ESG, mulai dari identifikasi hingga penerapan standar regulator untuk memitigasi dampak negatif,” jelas Solichin.

Upaya berkelanjutan BRI ini diharapkan mampu berkontribusi dalam mendukung transformasi hijau di Indonesia, selaras dengan target pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang dicanangkan pemerintah.

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
Berita ini 52 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB