Jebakan Tikus Beraliran Listrik di Gresik: Dua Petani Jadi Korban

- Editorial Team

Minggu, 5 Januari 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insiden Tragis di Kecamatan Benjeng

Jebakan tikus beraliran listrik kembali memakan korban jiwa di Kabupaten Gresik. Kali ini, seorang petani bernama Pandri (69), warga Dusun Trate, Desa Punduttrate Benjeng Gresik, meregang nyawa setelah tersengat jebakan listrik yang dipasangnya sendiri di area persawahan.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (4/1) sekitar pukul 15.15 WIB. Saat itu, korban sedang beraktivitas di sawahnya yang menjadi sumber penghidupan keluarga.

Saksi Melihat Korban Terlentang di Pematang Sawah

Seorang saksi mata, Nurhadi, mengungkapkan bahwa ia melihat korban dalam kondisi terlentang di pematang sawah dari jarak 15 meter. Nurhadi segera memanggil warga setempat untuk mengevakuasi korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga yang menolong langsung membawa korban yang masih dalam kondisi lemah ke Mantri Kesehatan setempat. Namun, karena kondisinya semakin kritis, korban kemudian dibawa ke Klinik Ar-Rohmah, Desa Jatirembe, Kecamatan Benjeng. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia sekitar 10 menit setelah tiba di klinik.

Baca Juga :  Rusak Rumah Mertua Dituntut 8 Bulan Penjara

Kapolsek Benjeng: Kejadian Murni Musibah

Menurut Kapolsek Benjeng, AKP Alimin Tunggal,  bahwa korban diduga tersengat jebakan listrik yang dipasangnya sendiri. “Korban ditemukan dalam keadaan terlentang dan lemas. Kami menduga ia tersengat aliran listrik dari jebakan tikus di sawahnya,” ungkapnya pada Minggu (5/1).

Sementara itu keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi. Pemeriksaan luar telah dilakukan oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebab kematian.

Kasus Serupa Terjadi Sebelumnya

Kejadian ini menambah daftar panjang kasus jebakan listrik berbahaya di wilayah Gresik. Pada Selasa (31/12/2024), Kemin (78), seorang petani di Desa Kedungsekar, Kecamatan Benjeng, juga tewas akibat tersengat jebakan tikus yang dipasangnya.

Baca Juga :  Lupa Matikan Bediangan Tiga Rumah Di Delikkulon Ludes

Korban ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB dengan tangan terlilit kawat listrik di area persawahannya. Insiden tersebut menjadi pengingat akan bahaya penggunaan metode ini dalam pengendalian hama.

Imbauan untuk Petani Gresik

Penggunaan jebakan tikus beraliran listrik memang efektif untuk membasmi hama, tetapi risikonya sangat besar. Selain mengancam keselamatan jiwa, metode ini juga berpotensi melanggar aturan keselamatan.

Pihak kepolisian mengimbau para petani untuk beralih ke metode yang lebih aman. Langkah ini penting untuk mencegah tragedi serupa di masa depan.

Penulis : Daniel Andayawan

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Kali Lamong Rendam 12 Desa Gresik Selatan
Banjir Luapan Kali Lamong Kembali Rendam Gresik
Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik
100 Siswa MI Dalegan Lomba Cari Kerang di Musim Baratan
Dua Petani Balongpanggang Tersambar Petir, Satu Meninggal
Pencuri Pakaian Dalam Ditangkap Resmob Gresik
Banjir Menganti Meluas, Ratusan Rumah Terendam
Banjir Menganti Genangi 99 Rumah Usai Hujan Deras
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Desember 2025 - 13:13 WIB

Banjir Kali Lamong Rendam 12 Desa Gresik Selatan

Senin, 22 Desember 2025 - 01:16 WIB

Banjir Luapan Kali Lamong Kembali Rendam Gresik

Senin, 15 Desember 2025 - 16:23 WIB

Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik

Senin, 15 Desember 2025 - 13:37 WIB

100 Siswa MI Dalegan Lomba Cari Kerang di Musim Baratan

Selasa, 9 Desember 2025 - 21:26 WIB

Dua Petani Balongpanggang Tersambar Petir, Satu Meninggal

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas

Senin, 12 Jan 2026 - 18:00 WIB