Pemda Mengangkat 150 Tenaga Perawat

- Editorial Team

Jumat, 2 April 2010 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik adalah yang pertama dalam mengangkat tenaga perawat Poskesdes, karena di Kabupaten dan kota lain belum ada dengan alasan tidak ada payung hukumnya, demikian ungkapan awal yang disampaikan oleh dr. Herlina Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur saat memberikan pembinaan pada 150 Tenaga Perawat Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes), di Ruang Mandala Bhakti Praja Kamis (1/4).

“Pentingnya kebijakan kesehatan Pemerintah, karena orang sehat bisa lebih banyak berbuat dari pada orang yang sakit” ungkapnya. Dr. Herlin demikian dia biasa disapa menambahkan sekitar 2.540 kematian dari 635.000 bayi yang lahir di Jawa Timur, serta ada 42 balita meninggal per 1000 balita yang ada di Jawa Timur.

Baca Juga :  Pengerjaan Lelet CV Putra Mandiri Diputus Kontrak PU

Tingginya angka kematian bukan hanya dari penyakit menular, misalnya diare dan lain sebagainya yang tentunya di Eropa dan Amerika sudah tidak ada. Penyakit tidak menular seperti kolesterol Jantung yang dulunya didominasi oleh orang kelas atas ini juga ikut menyumbang tingginya angka kematian di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dihadapan 150 Tenaga Poskesdes dr Herlina menekankan, tugas anda bukan mengobati, tapi menjaga masyarakat untuk tetap sehat dengan upaya Preventif dan promotif. Anda sebagai ujung tombak dalam menjaga lingkungan anda tetap sehat. “optimalkan pelayanan kesehatan di tingkat Primer, kalaupun tidak bisa ditangani ditingkat primer anda harus merujuk ke pelayanan tingkat sekunder dan seterusnya sampai ke tingkat tertier.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Tinjau Pasar Pangan Murah Ramadhan, Harga Lebih Terjangkau

Dalam pembekalan tersebut Bupati Gresik, Dr. KH. Robbach Ma’sum, Drs, MM mengingatkan akan peran serta dan tugas perawat Poskesdes untuk tetap berada di tengah-tengah masyarakat. Anda harus selalu siap setiap saat “jangan sampai saat dibutuhkan masyarakat anda tidak berada ditempat” pinta Bupati serius. (sdm)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik
KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri
Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik
160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025
DLH Gresik Tanggapi Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:52 WIB

Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:04 WIB

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:14 WIB

KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri

Senin, 15 Desember 2025 - 16:23 WIB

Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

UMG Digandrungi Mahasiswa Asing, Masyarakatnya Ramah dan Menyenangkan

Selasa, 10 Mar 2026 - 02:37 WIB

Muhammadiyah Gresik

Puasa Ala Rojali dan Rohana

Senin, 9 Mar 2026 - 17:37 WIB

Kriminal

Jelang Mudik Lebaran, Polres Gresik Sidak Senpi Anggota

Senin, 9 Mar 2026 - 13:39 WIB

Muhammadiyah Gresik

Ramadan Camp Gresik Bahas Gentle Parenting Tanpa Burnout

Senin, 9 Mar 2026 - 08:34 WIB

Muhammadiyah Gresik

Dongeng Paijo Warnai Ramadan Camp PDPM Gresik

Minggu, 8 Mar 2026 - 23:33 WIB