DLH Gresik Temukan Indikasi Pencemaran Lingkungan di Gudang Solar Manyar

- Editorial Team

Rabu, 21 Mei 2025 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar Gresik – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik menemukan indikasi kuat adanya pencemaran lingkungan di gudang milik PT. Lancar Berkah Berlimpah yang berlokasi di Desa Pongangan, Kecamatan Manyar.

Temuan itu diperoleh setelah tim DLH melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi aktivitas pengolahan solar. Dalam hasil analisis awal, DLH menyimpulkan bahwa bau busuk yang menyebar ke permukiman warga berasal dari proses pemindahan solar antar tangki di dalam area gudang.

Proses Pemindahan Solar Jadi Sumber Bau

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Gresik, Zauji, menjelaskan bahwa bau menyengat terdeteksi saat solar dipindahkan dari truk tangki ke tandon menggunakan selang. Aktivitas itu tidak dilengkapi sistem pengendalian bau yang memadai.

Baca Juga :  Dispertan Gresik Pantau Ketat Hewan Kurban dari Luar Daerah, 30 Ekor dari Madura Sudah Terdaftar

“Bau busuk berasal dari proses transfer solar antar tangki. Hal ini menjadi sumber utama gangguan bau yang dirasakan warga,” ungkap Zauji.

DLH pun langsung memerintahkan pihak perusahaan untuk segera mengelola dampak bau yang ditimbulkan. Langkah ini penting agar gangguan serupa tidak terjadi kembali di kemudian hari.

DLH Terbitkan Surat Peringatan

Sebagai tindak lanjut dari temuan tersebut, DLH Gresik telah mengirimkan surat peringatan (SP) kepada PT. Lancar Berkah Berlimpah. Perusahaan ini tercatat memiliki 10 unit truk tangki dan 4 tandon refinery solar yang digunakan dalam aktivitas pengolahan.

“Kami sudah layangkan surat peringatan. Jika perusahaan tetap tidak mengindahkan dan bau masih mengganggu permukiman, maka sanksi administratif akan diberikan,” tegas Zauji.

Warga Dua Desa Geram, Minta Aktivitas Dihentikan

Baca Juga :  Politeknik Madyathika Purbalingga Sudah Bisa Menerima Mahasiswa Baru

Sebelumnya, puluhan warga dari Desa Pongangan dan Desa Suci mendatangi lokasi gudang sebagai bentuk protes atas bau busuk yang mencemari udara permukiman. Mereka menuntut agar seluruh aktivitas pengolahan dihentikan.

Warga menyebut bau yang ditimbulkan sangat menyengat, bahkan anak-anak mengalami gangguan tidur dan mual.

“Kami tidak tahan. Bau menyengatnya sangat mengganggu, terutama malam hari. Anak-anak jadi susah tidur,” ujar seorang warga.

DLH Tegaskan Komitmen Pengawasan

DLH Gresik menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas usaha yang berpotensi mencemari lingkungan. Mereka berkomitmen melindungi kualitas lingkungan hidup serta hak masyarakat atas udara yang bersih.

“Kami akan pantau terus. Bila ditemukan pelanggaran lanjutan, sanksi tegas akan dijatuhkan,” tutup Zauji.

Penulis : Daniel Andayawan

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB

BISNIS

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:01 WIB