Dispertan Gresik Pantau Ketat Hewan Kurban dari Luar Daerah, 30 Ekor dari Madura Sudah Terdaftar

- Editorial Team

Senin, 26 Mei 2025 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Gresik meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas hewan kurban, terutama yang berasal dari luar daerah. Hingga Sabtu (24/5/2025), tercatat sebanyak 30 ekor hewan kurban dari Madura telah terdaftar secara online untuk dijual di Gresik.

“Sudah ada 30 ekor hewan kurban dari Madura yang terdaftar secara online. Hewan-hewan ini akan dipasarkan di Gresik,” ujar Kepala Bidang Peternakan Dispertan Gresik, Viki Mustofa, saat dikonfirmasi.

Menurut Viki, seluruh hewan kurban yang akan masuk ke wilayah Gresik wajib sudah divaksin dan dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang dikeluarkan oleh dokter hewan. Tujuannya adalah memastikan hewan yang dijual sehat dan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Kami mengimbau kepada para pedagang dari luar Gresik agar memastikan hewan kurban mereka sudah divaksin dan memiliki SKKH. Ini penting demi keamanan dan kenyamanan konsumen,” jelasnya.

Meski begitu, Viki menegaskan bahwa jika di lapangan ditemukan hewan yang belum divaksin, pihaknya akan langsung memberikan vaksin secara gratis. Namun, hingga saat ini belum ada sanksi khusus bagi pedagang yang membawa hewan tanpa SKKH.

Baca Juga :  Prediksi 14.552 Hewan Kurban Dipotong di Gresik 2025

“Tidak ada sanksi, tapi hewan yang belum divaksin akan langsung kami vaksin secara gratis. Ini untuk melindungi hewan dari PMK serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” pungkasnya.

Selain pengawasan administratif, Dispertan Gresik juga akan melakukan inspeksi lapangan ke sejumlah titik penjualan hewan kurban untuk memastikan standar kesehatan hewan tetap terjaga menjelang Idul Adha.

Penulis : Daniel Andayawan

Editor : Tiko

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:57 WIB

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Berita Terbaru

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB

BISNIS

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:01 WIB