TPS Jaksa Agung Gresik Ditutup Mulai 15 Oktober

- Editorial Team

Senin, 6 Oktober 2025 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Gresik akan menutup Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Jaksa Agung Suprapto mulai 15 Oktober 2025. Penutupan ini merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat yang mengeluhkan bau tak sedap dan kondisi kumuh di sekitar lokasi, terutama saat kegiatan Car Free Day.

Beberapa warga dan pedagang di sekitar Jalan Pahlawan mengaku terganggu dengan bau dari TPS tersebut. Erico, warga Dahanrejo, mengatakan bau yang muncul cukup mengganggu kenyamanan pengunjung.
“Baunya menyengat dan membuat tidak nyaman ketika lewat di depan TPS Jaksa Agung. Semoga segera ditangani oleh pihak yang bersangkutan,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Taufiq, salah satu pedagang di area Car Free Day. Ia mengaku dagangannya sepi pengunjung karena berada dekat TPS.
“Hanya bisa pasrah kalau dapat tempat jualan di dekat TPS Jaksa Agung. Karena dekat tempat bau, banyak pengunjung yang enggan datang ke dagangan saya. Semoga bisa direlokasi jauh dari permukiman,” jelasnya.

Menindaklanjuti keluhan itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Bidang Aset BPPKAD, Kelurahan Sukorame, Kelurahan Sidokumpul, serta Desa Gapurosukolilo menggelar rapat pada 25 September lalu. Dalam rapat disepakati bahwa pengangkut sampah atau penggeledek nantinya akan langsung membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik.

Baca Juga :  Hati - hati Banyak Lubang Di Area Banjir Di Bungah

Kepala UPT TPA DLH Gresik, Purwaningtyas Noor Mariansyah, membenarkan rencana penutupan TPS tersebut.
“TPS Jaksa Agung mulai tanggal 15 Oktober 2025 akan ditutup karena banyak aduan masyarakat terkait estetika. Warga menginginkan TPS ini ditiadakan. Nantinya penggeledek sampah diharapkan langsung menuju TPA Ngipik,” jelasnya.

Purwaningtyas menambahkan, sebelumnya pihak DLH telah melakukan pembersihan menggunakan cairan penyemprot khusus. Namun, keputusan penutupan tetap diambil setelah mempertimbangkan aspirasi warga dan hasil rapat lintas instansi.
“Terkait kebersihan sebenarnya sudah kami bersihkan. Tapi karena banyaknya aduan masyarakat, akhirnya disepakati bersama bahwa TPS Jaksa Agung akan ditutup,” pungkasnya.

Editor : Nobel Danial Muhammad

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik
Banjir Kali Lamong Rendam 12 Desa Gresik Selatan
Banjir Luapan Kali Lamong Kembali Rendam Gresik
KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri
Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik
18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025
100 Siswa MI Dalegan Lomba Cari Kerang di Musim Baratan
Dua Petani Balongpanggang Tersambar Petir, Satu Meninggal
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:04 WIB

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik

Senin, 22 Desember 2025 - 13:13 WIB

Banjir Kali Lamong Rendam 12 Desa Gresik Selatan

Senin, 22 Desember 2025 - 01:16 WIB

Banjir Luapan Kali Lamong Kembali Rendam Gresik

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:14 WIB

KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri

Senin, 15 Desember 2025 - 16:23 WIB

Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

TPA Baitul Hidayah Sekarputih Balongpanggang Gelar Wisata Bersama

Minggu, 18 Jan 2026 - 18:18 WIB

komunitas

MUI Wringinanom 2025-2030 Dikukuhkan, Pikul Mandat Ganda

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:59 WIB