Di Balik Berita Viral; Antara Algoritma, Emosi, dan Keberuntungan

- Editorial Team

Jumat, 14 November 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Girimu.com — Di Balik Berita Viral; Antara Algoritma, Emosi, dan Keberuntungan — Pernahkah Anda melihat satu berita mendadak muncul di mana-mana? Dari beranda media sosial, grup WhatsApp keluarga, hingga obrolan santai di kafe. Seolah seluruh dunia kompak membicarakannya.

Pertanyaannya: kenapa bisa secepat itu menyebar? Jawabannya, tentu saja, lebih rumit dari sekadar “karena banyak yang membagikan.” Dunia digital punya sistemnya sendiri, dan tak jarang, logikanya tak sepenuhnya logis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di balik berita yang viral, ada tiga kekuatan yang bekerja diam-diam: algoritma, emosi, dan momentum.

Pertama, algoritma. Ia ibarat jantung dari media sosial. Prinsipnya sederhana: tampilkan apa yang membuat orang berhenti menggulir. Begitu sebuah konten berhasil memancing perhatian — lewat judul yang tajam, foto yang kontras, atau potongan video yang “mengganggu pola” — mesin langsung bereaksi. Engagement naik: like, komentar, share.

Dan, ketika interaksi meningkat, algoritma menandai konten itu sebagai “relevan”, lalu mendorongnya lebih jauh ke layar orang lain. Sebuah siklus yang bisa berlipat ganda hanya dalam hitungan menit.

Baca Juga :  IPM Smala Dukun Sukses Mengisi LDKS SMP Ma’arif 1 Karangbinangun Lamongan

Kedua, emosi. Tak ada konten yang benar-benar viral tanpa sentuhan rasa. Orang tidak membagikan berita karena tahu, tapi karena tergerak. Entah karena terharu, marah, tertawa, atau merasa terwakili. Cerita yang menyentuh sisi manusia — yang membuat pembaca berkata, “ini gue banget” — akan lebih mudah menembus kebisingan digital. Itulah mengapa berita sederhana kadang lebih viral daripada laporan investigatif: karena ia bicara dengan hati, bukan hanya dengan data.

Ketiga, momentum. Ini soal waktu dan konteks. Berita yang kemarin terasa biasa bisa meledak besok, hanya karena suasana publik sedang pas. Redaksi yang peka tahu kapan harus “menembak” isu, biasanya saat publik haus akan topik serupa. Di titik inilah, intuisi jurnalis diuji. Menulis naskah memang penting, tapi membaca suhu sosial jauh lebih menentukan.

Baca Juga :  Sambut Ramadan, Wali Murid SD Al Islam Cerme Perdalam Fiqh Puasa

Namun, di atas semua rumus itu, ada satu faktor yang tak bisa direkayasa: keberuntungan. Kadang semesta digital memilih tanpa alasan. Video pendek dari pinggir jalan bisa menyalip liputan mendalam yang dikerjakan berbulan-bulan. Dunia maya punya gravitasi sendiri — kadang absurd, kadang ajaib — dan tak selalu berpihak pada yang paling serius.

Pada akhirnya, membuat berita viral bukan soal mengakali sistem, tapi memahami manusia. Tentang bagaimana sebuah cerita bisa mengetuk ruang emosi terdalam pembacanya. Di tengah derasnya arus informasi setiap detik, yang bertahan bukanlah yang paling cepat, tapi yang paling terasa.

Dan di situlah, sebenarnya, seni bercerita digital menemukan maknanya, di persimpangan antara logika mesin dan kehangatan manusia.

*) Abdul Rokhim Ashari, guru SD Muhammadiyah 1 Kebomas, Gresik.


Post Views: 1

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisarise: Gusti Allah – Girimu
Perkuat Iman dan Kemandirian, Murid SD Mudri Bermalam di Pondok Pesantren Al Fattah
Becak Rodhane Telu – Girimu
Teladani Jejak Rasul, Kelas IX Spemdalas Dalami Sirah Nabawi
Kajian Jelang Berbuka di Masjid At-Taqwa Giri, Tekankan Istiqamah di Jalan yang Benar
Melek Teknologi Modern, SMK Muhammadiyah 5 Gresik Manfaatkan Drone untuk Pemberian Nutrisi Tanaman
Jadi Pemuda Kahfi Modern, Siswa Spemdalas Gali Potensi Diri di ‘Ramadan Staycation’
Surat Terpendek untuk Luka Terlebar: Menggapai Telaga Surga di Balik Sebuah Kehilangan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:12 WIB

Komisarise: Gusti Allah – Girimu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:10 WIB

Perkuat Iman dan Kemandirian, Murid SD Mudri Bermalam di Pondok Pesantren Al Fattah

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:09 WIB

Becak Rodhane Telu – Girimu

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:09 WIB

Teladani Jejak Rasul, Kelas IX Spemdalas Dalami Sirah Nabawi

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:06 WIB

Kajian Jelang Berbuka di Masjid At-Taqwa Giri, Tekankan Istiqamah di Jalan yang Benar

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Komisarise: Gusti Allah – Girimu

Sabtu, 28 Feb 2026 - 17:12 WIB

Muhammadiyah Gresik

Becak Rodhane Telu – Girimu

Jumat, 27 Feb 2026 - 23:09 WIB

Kriminal

Patroli Sahur Berujung Tawuran di Gresik, 2 Pemuda Terluka

Jumat, 27 Feb 2026 - 18:36 WIB