Memulihkan Tawa di Lumpur Langkat

- Editorial Team

Minggu, 21 Desember 2025 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

LANGKAT – Di teras rumah yang masih menyisakan bekas lumpur mengering, tawa anak-anak Kampung Sembilan pecah. Jumat siang itu, 19 Desember 2025, suasana di Stasiun Lama, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mendadak riuh. Kesuraman pascabanjir yang sempat menyelimuti desa perlahan tersapu oleh kehadiran relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jawa Timur.

Ini bukan sekadar kunjungan bantuan logistik biasa. Kedatangan tim dari Jawa Timur ini membawa misi memulihkan “luka dalam” yang tak tampak kasat mata: trauma psikis. Melalui Layanan Dukungan Psikososial (LDP), MDMC Jatim mengajak 27 anak-anak bermain gim, color touch, hingga aktivitas kreatif untuk mengalihkan memori mereka dari gemuruh air bah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Trauma di Balik Sapu dan Lumpur
Selama banjir mengepung, keseharian anak-anak di Kampung Sembilan berubah drastis. Tak ada sekolah, tak ada buku—semuanya hanyut atau basah kuyup. Alih-alih belajar, jemari kecil mereka setiap hari harus berjibaku membantu orang tua mengangkat lumpur dan menyelamatkan perabotan rumah yang tersisa.

Baca Juga :  Paradoks Jurusan SMK Pertanian: Menjaga lilin Pangan Nasional Tanpa Bahan Bakar

“Selama ini mereka cuma bantu orang tua bersih-bersih rumah yang kena banjir, angkat lumpur dan barang-barang, itulah yang membuat mereka makin trauma,” ujar Titin, warga setempat.

Titin bercerita betapa mencekamnya hari-hari tanpa listrik dan jaringan internet. Anak-anak dilingkupi kecemasan setiap kali mendung datang. Kehadiran relawan menjadi oase di tengah keputusasaan warga.
Pendampingan Pertama
Bagi warga Stasiun Lama, ini adalah kali pertama mereka mendapatkan sentuhan layanan psikososial sejak bencana melanda. Selain mendampingi anak-anak, tim MDMC Jatim juga melakukan asesmen mendalam terhadap 29 warga dewasa untuk memetakan kondisi mental komunitas pascabencana.
Bebi, warga lainnya, mengaku sangat lega melihat perubahan raut wajah buah hatinya. “Kami senang kali lah dengan kehadiran relawan ke sini. Anak-anak jadi terhibur, ketawa-ketawa lagi. Rasa takut, sedih, dan cemas itu semoga pelan-pelan mulai hilang. Betul-betul terbantu kami,” ungkapnya penuh haru.

Baca Juga :  TK Aisyiyah 39 Wringinanom Borong Piala di Gresik Marching Parade 2024

Langkah MDMC Jawa Timur di Langkat ini menjadi pengingat bahwa pemulihan pascabencana tak melulu soal membangun kembali dinding yang roboh, tapi juga merajut kembali harapan yang sempat patah di benak para penyintas.


Post Views: 1

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istiqmah Beribadah Selama Liburan, 16 Siswa SD Muhammadiyah 1 Driyorejo Gresik Dapat Apresiasi Sekolah
Pupuk dan Perkuat Karakter Cinta Alam, MIISMO Ajarkan Peduli Lingkungan sejak Usia Dini
Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas
Perkuat Sinergi Program, MIISMO Gelar Parenting bagi Guru, Siswa, dan Wali Murid
Semangat Pantang Surut, Ratusan Siswa Terjang Banjir Demi Kompetisi Matematika Nalaria Realistik di SD Al Islam Cerme
SD Muwri Gresik: Menanam Karakter di Hari Sejuta Pohon
Smala Expo, Gebrakan Baru Alumni untuk Menembus Perguruan Tinggi
Perkuat Branding Sekolah, Guru Smamio Gresik Ikuti Pelatihan Marketing Pendidikan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:02 WIB

Istiqmah Beribadah Selama Liburan, 16 Siswa SD Muhammadiyah 1 Driyorejo Gresik Dapat Apresiasi Sekolah

Selasa, 13 Januari 2026 - 03:01 WIB

Pupuk dan Perkuat Karakter Cinta Alam, MIISMO Ajarkan Peduli Lingkungan sejak Usia Dini

Senin, 12 Januari 2026 - 18:00 WIB

Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas

Senin, 12 Januari 2026 - 08:58 WIB

Perkuat Sinergi Program, MIISMO Gelar Parenting bagi Guru, Siswa, dan Wali Murid

Minggu, 11 Januari 2026 - 14:56 WIB

SD Muwri Gresik: Menanam Karakter di Hari Sejuta Pohon

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas

Senin, 12 Jan 2026 - 18:00 WIB