Melepas Penat di Lereng Lawu, Catatan Perjalanan Keluarga Besar SD Al Islam Cerme ke Solo

- Editorial Team

Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Mentari belum sepenuhnya nampak di ufuk Timur saat jarum jam menunjukkan pukul 05.30 WIB. Di saat sebagian besar warga masih bergelut dalam selimut, keluarga besar SD Al Islam Cerme sudah berkumpul dengan semangat yang meluap. Selasa, 23 Desember 2025, menjadi hari yang dipilih untuk meregangkan otot setelah satu semester penuh bergumul dengan kurikulum dan rutinitas kelas dalam pembelajaran.

Perjalanan menuju Solo, Jawa Tengah bukan tanpa dinamika. Cicik Indrawati, Kepala SD Al Islam, dalam sambutan pemberangkatan mengungkapkan, bahwa tujuan destinasi sempat mengalami perubahan dari Malang kembali ke Solo. Akhirnya, pilihan jatuh pada Kali Pucung, sebuah permata tersembunyi di lereng Gunung Lawu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tujuannya satu: mengistirahatkan sejenak pikiran dan tenaga dewan guru serta karyawan. Hawa dingin pegunungan diharapkan mampu menyegarkan kembali semangat kami sebagai pendidik,” ujar Cicik.

Perjalanan menempuh waktu sekitar lima jam dari Gresik. Azka Rizal, selaku koordinator kegiatan, memastikan rombongan tiba dengan selamat di destinasi yang menawarkan panorama kebun teh dan aliran sungai yang jernih.

“Pemandangannya sangat alami, dingin, dan menyejukkan mata. Sayang sekali kalau tidak dinikmati,” tambah Amanda, guru kelas 1 yang nampak terkesima dengan asrinya alam kawasan Gunung Lawu.

Baca Juga :  Penuh Semangat, Siswa SD Almadany Ikuti Asesmen Praktik Kurikulum Merdeka

Setibanya di Kali Pucung, rombongan disambut hangat oleh pemandu wisata lokal. Keceriaan pecah saat sesi outbound dimulai. Rini, sang pemandu, mengajak para guru melakukan senam otak untuk melatih fokus. Tentu saja, ada konsekuensi bagi mereka yang kurang konsentrasi: coretan bedak cair di wajah. Gelak tawa tak terbendung melihat wajah para guru yang penuh coretan putih, namun semua tetap bahagia. Puncak keseruan terjadi saat mereka menjajal tubing atau arung jeram di sungai kecil yang arusnya cukup deras.

“Medannya cukup menantang dan menguji nyali kami,” ujar Siti Fatimah, guru Ismuba, dengan wajah berseri setelah menaklukkan jeram sungai.

Setelah puas bermain air, rangkaian kegiatan di Kali Pucung ditutup khidmat dengan doa bersama.

Daster Klewer
Tak lengkap rasanya ke Solo tanpa mampir ke Pasar Klewer. Di sini, insting ibu rumah tangga para guru terpancar. Daster menjadi komoditas primadona. Yulirahmawati, guru kelas 5, terlihat memborong daster untuk oleh-oleh keluarga di rumah. Begitu pula Wida Afriyani, yang tak lupa mencarikan baju untuk buah hati dan suami tercinta sebagai pengobat rindu, karena ditinggal bertugas sekaligus rekreasi.

Baca Juga :  LDKS Angkatan 51 Spemupat: Cetak Kader IPM yang Tegas, Sigap, dan Berkarakter Islami

Menjelang malam, rombongan menuju destinasi terakhir: Masjid Raya Sheikh Zayed. Masjid yang arsitekturnya menyerupai Masjidil Haram di Mekkah ini, sukses membuat rombongan takjub.

Masya Allah, indahnya masjid ini benar-benar luar biasa,” puji Ustadz Wafiq saat memandang kemegahan pilar-pilar masjid yang diterangi lampu temaram.

Tepat pukul 21.00 WIB, bus mulai bergerak meninggalkan Solo. Kelelahan setelah seharian beraktivitas membuat sebagian besar rombongan terlelap dalam perjalanan pulang. Pukul 00.30 WIB, rombongan pun tiba kembali di gerbang SD Al Islam Cerme, Gresik dengan selamat. Meski tubuh terasa lelah, ada binar kesegaran di mata setiap peserta. Azka Rizal berharap agenda seperti ini bisa terus berlanjut di masa depan.

“Semoga di lain waktu kita bisa kembali merenggangkan otot dan pikiran dengan tujuan yang lebih menyenangkan lagi, agar tenaga kami kembali penuh untuk mendidik anak bangsa,” tutup Azka. (*)

Kontributor: Mardiyana Zulifah


Post Views: 3

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tangan-tangan Kecil KB dan TK Aisyiyah 23 Mojopetung Gemakan Takbir dan Tebarkan Infak
Penuh Semangat, Siswa SD Almadany Ikuti Asesmen Praktik Kurikulum Merdeka
Ramadan Momentum Pengendalian Diri – Girimu
Tingkatkan Akidah dan Kepercayaan Muhammadiyah, Guru MTs Muhammadiyah 1 Dukun Ikuti Pengajian Ramadan
Siap Jalani Monitoring Setahun, 5 Kepala AUM Driyorejo Terima Buku RTL Baitul Arqom 1447 H
Tutup Darul Arqom dengan Bermalam, Siswa SD Al Islam Perhalus Hati dan Perkuat Empati
Gemilang Ramadan 2026, IPM Smamio Diteguhkan sebagai Agen Perubahan Berkemajuan
Komisarise: Gusti Allah – Girimu
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:18 WIB

Saat Tangan-tangan Kecil KB dan TK Aisyiyah 23 Mojopetung Gemakan Takbir dan Tebarkan Infak

Senin, 2 Maret 2026 - 23:17 WIB

Penuh Semangat, Siswa SD Almadany Ikuti Asesmen Praktik Kurikulum Merdeka

Senin, 2 Maret 2026 - 14:16 WIB

Ramadan Momentum Pengendalian Diri – Girimu

Senin, 2 Maret 2026 - 05:15 WIB

Tingkatkan Akidah dan Kepercayaan Muhammadiyah, Guru MTs Muhammadiyah 1 Dukun Ikuti Pengajian Ramadan

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:14 WIB

Siap Jalani Monitoring Setahun, 5 Kepala AUM Driyorejo Terima Buku RTL Baitul Arqom 1447 H

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Penuh Semangat, Siswa SD Almadany Ikuti Asesmen Praktik Kurikulum Merdeka

Senin, 2 Mar 2026 - 23:17 WIB

Muhammadiyah Gresik

Ramadan Momentum Pengendalian Diri – Girimu

Senin, 2 Mar 2026 - 14:16 WIB