GIRIMU.COM – SD Al Islam Cerme, Gresik mengambil langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan religi bagi para siswanya. Tepat pada Senin (12/1/2026), sekolah ini resmi meluncurkan program Madrasah Diniyah (Madin) Al Islam. Program ini dirancang sebagai wadah bagi siswa untuk memperdalam ilmu agama secara intensif di luar jam pelajaran formal.
Kepala SD Al Islam Cerme, Cicik Indrawati, menegankan, bahwa pembentukan karakter Islami harus berakar pada pemahaman agama yang kuat. Menurutnya, Madin hadir untuk melengkapi wawasan siswa dalam bidang Fiqh, Akidah, Tarikh Islam, hingga ilmu Tajwid.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebaik-baik bekal adalah belajar ilmu agama. Madrasah diniyah merupakan fondasi dalam pembentukan karakter Islami. Dengan tekun belajar, kita tidak hanya menjadi cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan siap menghadapi kehidupan dengan iman yang kuat,” ujar Cicik Indrawati, Selasa (13/1/2026).
Dijelaskan, pengelolaan Madani dipercayakan kepada Ustadz Wafiqul Mizan sebagai Mudir (Kepala) Madin Al Islam. Dengan dukungan penuh dari Wakil Kepala Sekolah, Siti Fatimah, kurikulum dan materi ajar berhasil disusun secara intensif dalam waktu kurang lebih dua minggu. Adapun materi utama yang akan diajarkan meliputi:
* Fiqh (Hukum Islam)
* Akidah (Keyakinan/Tauhid)
* Tarikh Islam/Akhlak (Sejarah dan Etika)
* Hadist
* Tajwid (Tata cara membaca Al Quran).
Peluncuran perdana pada Senin lalu diwarnai dengan semangat luar biasa. Meski cuaca sedang hujan deras, sebanyak 70 siswa pendaftar angkatan pertama tetap hadir dengan antusias. Para siswa dikelompokkan berdasarkan jenjang kelas mereka untuk memastikan materi tersampaikan dengan efektif.
Jenjang Kelas dan Jumlah Siswa
Kelas 2 : 15 Siswa
Kelas 3 : 17 Siswa
Kelas 4 : 15 Siswa
Kelas 5 : 4 Siswa
Kelas 6 : 23 Siswa
Total : 70 Siswa
Mekanisme pembelajaran dimulai dengan sholat Ashar berjamaah, diikuti dengan sesi materi di kelas masing-masing. Memasuki hari kedua, Selasa (13/1), kegiatan terpantau semakin tertib. Kesan positif pun datang dari para siswa. Keyla Assyifatin Qolbi, siswi kelas 6, mengaku sangat menikmati metode pengajaran yang ada.
“Saya senang di SD Al Islam ada Madin, jadi menambah wawasan agama. Penyampaian materinya juga menyenangkan. Waktu terasa singkat, padahal rasanya masih ingin lebih lama lagi,” ungkapnya.
Senada dengan Keyla, Jihan juga mengungkapkan kegembiraannya atas kehadiran program ini sebagai tambahan ilmu bagi mereka.
Mudir Madin Al Islam, Ustadz Wafiqul Mizan, berharap, program ini dapat terus konsisten mencapai target awal.
“Harapannya, output siswa SD Al Islam yang mengikuti program ini akan memiliki wawasan keagamaan yang lebih luas sebagai bekal masa depan mereka di dunia dan akhirat,” pungkasnya. (*)
Penulis: Mardiyana Zulifah
Post Views: 3












