Belajar dari Alam: Ceria Siswa TK Aisyiyah 23 Mojopetung di Sawah Embongan

- Editorial Team

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Sebanyak 17 anak didik TK Aisyiyah 23 Mojopetung, Kecamatan Dukun, Gresik melaksanakan kegiatan outingclass ke area persawahan atau tegalan, Kamis (29/1/2026). Lokasi yang mereka tuju adalah Sawah Embongan. Tujuannya, mengenalkan proses bercocok tanam secara langsung sekaligus memberikan pengalaman belajar nyata bagi anak-anak.

Anak-anak berangkat menuju Sawah Embongan pada pukul 08.00 WIB dengan penuh semangat. Sesampainya di sawah, mereka terlebih dahulu berkumpul bersama bu guru untuk berdoa. Dengan tertib dan penuh khidmat, para bocah itu memanjatkan doa agar kegiatan berjalan lancar, diberi keselamatan, serta bermanfaat. Pembiasaan berdoa ini menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai religius dan sikap syukur kepada anak sejak dini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah berdoa, anak-anak mengenakan caping, perlengkapan khas yang biasa digunakan oleh para petani saat pergi ke sawah. Dengan caping di kepala, para “petani” mungil ini nampak semakin ceria dan antusias. Guru pendamping kemudian memberikan penjelasan singkat tentang kegiatan yang akan dilakukan, serta mengenalkan profesi petani kepada para siswa.

Baca Juga :  Lomba di SPEMUPAT, Kobarkan Semangat dan Kekompakan Tim untuk Juara

Selanjutnya, anak-anak diajak belajar menanam dan menaburkan pupuk secara langsung di sawah. Dengan pendampingan guru, anak-anak dikenalkan cara memegang bibit tanaman, menanamnya ke tanah, serta memahami pentingnya pupuk agar tanaman dapat tumbuh subur. Anak-anak terlihat aktif, berani mencoba, dan menikmati setiap proses pembelajaran yang dilakukan secara langsung di alam terbuka.

Sulaifah, guru kelompok B, mengungkapkan, bahwa kegiatan belajar langsung di sawah ini memiliki tujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang tanaman, tetapi juga belajar mencintai alam, menghargai kerja petani, serta melatih kemandirian dan keberanian anak sejak dini,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan kepedulian anak terhadap lingkungan sekitar. Antusiasme anak-anak terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Rizieq, salah satu anak didik, nampak sangat senang mengikuti kegiatan di sawah. Dengan polos dan penuh kegembiraan, ia pun mengungkapkan keinginan kepada gurunya.

“Bu guru, kapan-kapan kita ke sawah lagi ya,” ujarnya polos.

Baca Juga :  MUI Kunjungi UMAM, Dorong Kerja Sama Pengembangan Pendidikan Islam

Pernyataan tersebut mengundang senyum dan menjadi bukti, bahwa kegiatan ini memberikan kesan mendalam bagi anak-anak.

Salma, siswa TK kelompok B, juga kelihatan sangat menikmati kegiatan ini. Ia mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan penuh semangat, mulai dari menanam hingga menaburkan pupuk. Pengalaman belajar langsung di Sawah Embongan membuat anak-anak lebih mudah memahami pembelajaran dan merasa senang.

Setelah kegiatan menanam selesai, anak-anak diajak makan bersama di area sawah. Makanan telah disiapkan oleh mama-mama wali murid perwakilan dari TK kelompok A dan B. Suasana kebersamaan terasa hangat dan penuh keceriaan.

Para wali murid pun terlihat sangat antusias dan mendukung penuh kegiatan ini. Kegiatan belajar langsung di Sawah Embongan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman belajar yang berkesan, menumbuhkan rasa cinta lingkungan, serta membentuk karakter positif pada anak didik TK Aisyiyah. (*)

Kontributor: Linda Fithrotin


Post Views: 5

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Kuatnya Berliterasi, Siswa SD Almadany Berebut Baca Buku di Mobil Pintar Perpusda
Kunjungi Smamsatu Gresik, Menko Pangan Zulhas: Pantas Saja Jadi SMA Terbaik
Hari Ini, Spemdalas Gresik Mulai Terjamah Program MBG
Bidikan Presisi Sang Pendatang Baru, SD Al Islam Cerme Borong 9 Medali di Smamda Surabaya Cup 2026
‘Word of Mouth’ vs Media Sosial: Mana Pilihan Orang Tua?
Spemutu Gresik Sukses Gelar ‘Try Out’ TKA Hari Pertama
Dihadiri Stafsus Mendikdasmen, Silatnas ke-6 Berikan Penguatan Semangat dan Komitmen Insan Pendidikan 
Eksplorasi ‘Doodle Art Monokrom’, Siswa TK ABA 49 Griya Kencana Unjuk Kreativitas
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:48 WIB

Belajar dari Alam: Ceria Siswa TK Aisyiyah 23 Mojopetung di Sawah Embongan

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:47 WIB

Wujud Kuatnya Berliterasi, Siswa SD Almadany Berebut Baca Buku di Mobil Pintar Perpusda

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:45 WIB

Hari Ini, Spemdalas Gresik Mulai Terjamah Program MBG

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:44 WIB

Bidikan Presisi Sang Pendatang Baru, SD Al Islam Cerme Borong 9 Medali di Smamda Surabaya Cup 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 03:43 WIB

‘Word of Mouth’ vs Media Sosial: Mana Pilihan Orang Tua?

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Belajar dari Alam: Ceria Siswa TK Aisyiyah 23 Mojopetung di Sawah Embongan

Jumat, 30 Jan 2026 - 00:48 WIB

Peristiwa

Zulkifli Hasan Ungkap Strategi Swasembada Pangan di UMG

Kamis, 29 Jan 2026 - 17:55 WIB

NU Gresik

Fatayat NU Gresik Gandeng RS Fathma Medika untuk Program Shine

Kamis, 29 Jan 2026 - 15:54 WIB

Olahraga

Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Incar Sapu Bersih Putaran 1

Kamis, 29 Jan 2026 - 15:47 WIB