GIRIMU.COM — Dua murid SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD Mudri) Gresik menorehkan prestasi dengan meraih juara dalam ajang MBS-Pro Islamic Fest 2026 yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah Boarding School (MBS) Porong pada Sabtu (7/2/2026). Pada puncak acara MBS Pro All Star Show 2026 yang digelar Sabtu (14/2/2026), keduanya hadir untuk menerima penghargaan didampingi kedua orang tua dan guru pendamping dari SD Mudri.
Skye Jeshanum Rusmanugraha, murid kelas 4 Abu Bakar Ash Shiddiq peraih juara 1 lomba Story Telling. Ia terlihat bangga saat namanya dipanggil untuk maju ke panggung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Aku merasa bangga karena ini piala pertamaku,” tuturnya sambil tersenyum.
Ia juga menceritakan pengalamannya, ketika kedua kakinya sempat gemetar saat memasuki ruangan lomba. Meski begitu, hasil tak mengkhianati usahanya selama ini. Di bawah bimbingan Ustadzah Yuniarsih, SPd, ia bersama dua teman lainnya, yakni Annisa Azzahra dan Nadira Angelina At-Tauchid telah berlatih selama hampir 2 minggu untuk mempersiapkan lomba. Ia mendapatkan nilai sempurna dari kedua juri, sehingga membuatnya keluar menjadi pemenang lomba Story Telling jenjang SD.
Skye merupakan anak dari pasangan Eka Wahyu Nawansari dan Ryan Rusmanugraha, juga telah membuat kedua orang tuanya merasa bangga atas prestasi yang telah dicapai. Dalam wawancara, ibundanya menuturkan, bahwa selama di rumah mereka sering menyelipkan percakapan berbahasa Inggris untuk memberikan stimulus agar Skye lebih komunikatif dan percaya diri saat berbicara Bahasa Inggris.
Ibundanya juga menuturkan, bahwa setiap kali ada lomba atau kegiatan apa pun, mereka merasa perlu membuka ruang pendiskusian antara orangtua dan anak.
“Kalau ada lomba dan dia (Skye) mau ikut itu pasti atas keinginan dirinya sendiri. Sedangkan kami selaku orang tua hanya mengarahkan dan pastinya memberikan dukungan penuh selama itu hal yang positif,” ujarnya.
Selain Skye, Syahnaz Mutiara Okta Darmawan murid kelas 1 Ali Bin Abi Thalib juga berhasil meraih posisi Juara 3 dalam lomba Pildacil. Ia merupakan satu-satunya murid kelas 1 yang menjadi perwakilan SD Mudri dalam ajang lomba tersebut. Meski usianya paling muda di antara peserta lainnya, semangatnya terpancar sejak mengikuti latihan pembinaan rutin selama di sekolah bersama guru pembina Ustadz M. Fadli Hermanto, SAg.
Sama halnya Skye, dalam sesi wawancara, Syahnaz juga menuturkan, bahwa ia mengikuti lomba karena kemauan dirinya sendiri. Ia merasa tertarik mengikuti lomba dikarenakan memiliki cita-cita ingin menjadi penyair agama Islam.
“Aku tertarik mengikuti lomba karena waktu drama kolosal melihat Ustadz Fadli menggunakan percakapan bahasa Arab,” ungkapnya.
Syahnaz juga hadir didampingi kedua orang tuanya. Ibundanya telah lama melihat potensi kemampuan literasi yang cukup baik pada diri Syahnaz, sehingga kedua orang tuanya ingin mengembangkan kemampuannya itu dalam bentuk pidato.
“Saya ingin mengajarkan rasa optimisme, berani mencoba sesuatu yang baru dan jangan pernah menyerah. Selalu mengandalkan Allah SWT untuk mempermudah semuanya,” katanya.
Ibunda Syahnaz juga mengatakan, bahwa anaknya tak hanya berlatih selama di sekolah saja, tetapi setiap pulang sekolah setelah muraja’ah Syahnaz ada waktu luang untuknya berlatih menghafalkan pidato yang hendak dibawakan saat lomba.
Keberhasilan Skye dan Syahnaz bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, melainkan juga kebanggaan bersama seluruh keluarga besar SD Mudri. Atas doa restu kedua orang tua, kemauan kuat murid, serta dukungan penuh dari pihak sekolah menghasilkan sinergi positif yang dapat berdampak baik bagi kesuksesan murid. Prestasi yang telah diperoleh Skye dan Syahnaz diharapkan dapat terus menginspirasi murid-murid lainnya untuk terus menggali potensi serta berprestasi demi meraih masa depan yang cemerlang. (*)
Post Views: 3












