Kisah Bilal Getarkan Hati Siswa SD Muhammadiyah Sidayu

- Editorial Team

Senin, 16 Maret 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Suasana penuh semangat dan haru terasa dalam kegiatan Pesantren Kilat Darul Arqam (PKDA) yang digelar SD Muhammadiyah Sidayu, Gresik pada Sabtu (14/3/2026). Sebanyak 92 siswa kelas V dan VI mengikuti kegiatan berkisah bersama Kak Ari dan Paijo yang menghadirkan kisah inspiratif berjudul: Bilal… Suara yang Menggetarkan Langit.

Kegiatan berkisah tersebut dibawakan oleh Kak Ari, guru SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, bersama tokoh boneka Paijo yang membuat suasana cerita menjadi lebih hidup dan menarik bagi para siswa. Melalui gaya bercerita yang interaktif ini, Kak Ari mengajak para siswa mengenal keteladanan Bilal bin Rabah, salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal karena keteguhan imannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kisah tersebut diceritakan, bagaimana Bilal tetap mempertahankan tauhid kepada Allah meskipun mengalami siksaan berat dari kaum Quraisy. Di tengah terik padang pasir, dengan batu besar diletakkan di dadanya, Bilal tetap mengucapkan kalimat yang menggema sepanjang sejarah, “Ahad… Ahad…,” sebagai bentuk keyakinannya, bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan.

Ari juga menceritakan perjalanan Bilal yang kemudian menjadi muadzin Rasulullah SAW di Madinah. Suara adzan Bilal dikenal merdu dan selalu menggetarkan hati kaum muslimin yang mendengarnya.

Baca Juga :  Pengawas Madrasah Lakukan PKG, Profesionalisme Guru Makin Meningkat

Bagian kisah yang paling menyentuh adalah saat Rasulullah SAW wafat pada 12 Rabiul Awal 11 Hijriah. Kehilangan sosok yang sangat dicintainya, membuat Bilal tidak sanggup lagi tinggal di Madinah, hingga akhirnya ia memilih pergi ke Syam. Namun suatu ketika Bilal bermimpi bertemu Rasulullah SAW yang seolah memanggilnya.

“Kerinduan itu membuat Bilal kembali ke Madinah untuk berziarah ke makam Nabi. Saat diminta mengumandangkan adzan di Masjid Nabawi, masyarakat Madinah berbondong-bondong datang memenuhi panggilan tersebut,” kisah Kak Ari.

Kisah semakin mengharukan ketika Bilal sampai pada kalimat “Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah.” Ia tidak mampu melanjutkan adzan, karena teringat betapa besar cintanya kepada Rasulullah SAW. Bilal pun menangis tersedu-sedu hingga suasana menjadi sangat emosional.

Tidak hanya kisah Bilal, Kak Ari juga mengenalkan sosok sahabat Nabi lainnya, yaitu Abdullah bin Mas’ud. Ia dikenal sebagai sahabat Nabi yang bertubuh kecil, namun memiliki kedudukan mulia. Abdullah bin Mas’ud termasuk Assabiqunal Awwalun, yaitu orang-orang yang pertama kali memeluk Islam, serta dikenal sebagai salah satu ahli Al-Quran di kalangan sahabat.

Baca Juga :  Nikmatnya Sensasi dan Kebersamaan Sekolah Muhammadiyah Gresik di Off-Road Merapi Lava Tour

Dijelaskan, bahwa sebelum masuk Islam, Abdullah bin Mas’ud adalah seorang penggembala yang dikenal jujur. Keberaniannya dalam membela kebenaran terlihat ketika ia menjadi orang pertama yang melantunkan Al-Quran secara terang-terangan di depan kaum Quraisy di sekitar Ka’bah dengan membaca Surah Ar-Rahman.

“Kisah Bilal dan Abdullah bin Mas’ud mengajarkan bahwa iman lebih berharga dari apa pun. Keteguhan dalam mempertahankan tauhid, keberanian menyampaikan kebenaran, serta cinta kepada Rasulullah adalah teladan besar bagi kita semua,” ujarnya.

Kegiatan berkisah ini disambut antusias oleh para siswa. Mereka nampak fokus menyimak cerita, bahkan beberapa terlihat larut dalam suasana haru saat bagian akhir kisah disampaikan.

Athira Haura Nabila, siswa kelas V yang mengikuti kegiatan tersebut, mengaku sangat terkesan dengan kisah yang disampaikan.

“Saya jadi tahu bagaimana perjuangan para sahabat Nabi dalam mempertahankan iman. Kisah Bilal membuat saya terharu, apalagi saat beliau tidak kuat melanjutkan adzan karena sangat mencintai Rasulullah,” ungkapnya. (*)

 


Post Views: 2

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelepasan Siswa SD Al Islam: Siapkan Generasi Tangguh Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Mulia
SD Muwri Gresik Gelar Haflah Akhirussanah, 50 Siswa Diwisuda
Orang Tua Siswi Asal Bojonegoro Sebut SMAMIO GKB Layak Jadi Inspirasi Sekolah di Indonesia
SD Almadany Kunjungi Dapur SPPG Prambangan
Kadis Pendidikan Gresik Resmikan Dalaz Magazine
Classmeeting II Smamio: Tiga Hari Penuh Kebersamaan, Tawa, dan Eksplor Talenta
Serunya Game di Tengah Padatnya Agenda Perkemahan SD Almadany
45 Siswa SD Muhammadiyah 1 Menganti Wisuda Tahfidz Juz 30
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:08 WIB

Pelepasan Siswa SD Al Islam: Siapkan Generasi Tangguh Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Mulia

Senin, 15 Juni 2026 - 10:07 WIB

SD Muwri Gresik Gelar Haflah Akhirussanah, 50 Siswa Diwisuda

Senin, 15 Juni 2026 - 01:06 WIB

Orang Tua Siswi Asal Bojonegoro Sebut SMAMIO GKB Layak Jadi Inspirasi Sekolah di Indonesia

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:05 WIB

SD Almadany Kunjungi Dapur SPPG Prambangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:03 WIB

Classmeeting II Smamio: Tiga Hari Penuh Kebersamaan, Tawa, dan Eksplor Talenta

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

SD Muwri Gresik Gelar Haflah Akhirussanah, 50 Siswa Diwisuda

Senin, 15 Jun 2026 - 10:07 WIB

Muhammadiyah Gresik

SD Almadany Kunjungi Dapur SPPG Prambangan

Minggu, 14 Jun 2026 - 16:05 WIB