GIRIMU.COM — Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa dalam Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Ikatam Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (PC IGABA) Dukun, Gresik pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahim pasca-Hari Raya Idulfitri 1447 H, sekaligus sebagai ajang refleksi diri bagi para pendidik.
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting dalam dunia pendidikan di wilayah Kecamatan Dukun. Di antaranya, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Dukun, Pimpinan PAUDASMEN Cabang Dukun, pengawas TK, penilik PAUD, ketua PGRI, serta seluruh kepala TK/KB Aisyiyah beserta guru se-Cabang Dukun. Kehadiran para tokoh pendidikan ini semakin menambah khidmat dan semaraknya kegiatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Ketua IGABA Cabang Dukun, Sulimah, menyampaikan pentingnya menjaga dan mempererat hubungan silaturahim di momen yang penuh berkah ini. Ia mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan serta terus berupaya memperbaiki diri.
“Di momen seperti ini, mari kita mempererat tali silaturahim, saling memaafkan, dan memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya dengan penuh harap.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dhuhroh, Ketua PAUD Aisyiyah Cabang Dukun. Dalam pesannya, ia mengungkapkan harapan agar seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan selama bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT.
“Semoga di bulan Ramadan kemarin, semua amal ibadah kita diterima oleh Allah, sehingga di Hari Raya Idulfitri ini kita kembali terlahir dalam keadaan suci,” ungkapnya.
Acara Halal Bihalal ini juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Drs Nadhif Abu Ali, MSi, mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik. Dalam tausiyah-nya, ia mengingatkan empat kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru, yaitu kompetensi pedagogis, kepribadian, sosial, dan penguasaan materi. Keempat kompetensi tersebut menjadi dasar penting dalam menjalankan tugas sebagai pendidik yang profesional dan berakhlak mulia.
Selain itu, Nadhif juga menyampaikan pesan-pesan hikmah yang menyentuh hati. Di antaranya, Allah lebih mencintai orang yang miskin namun dermawan, orang berilmu yang rendah hati (tawadhu’), serta pemuda yang bertobat. Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para guru untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam aspek keilmuan maupun spiritual.
Kegiatan Halal Bihalal ditutup dengan doa yang berlangsung khusyuk, memohon keberkahan serta ampunan dari Allah SWT. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan ramah tamah yang penuh keakraban antar peserta. Suasana hangat dan kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan eratnya hubungan silaturahmi di antara seluruh undangan.
Usai ramah tamah, para peserta saling bersalam-salaman sebagai wujud saling memaafkan di momen Idulfitri. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama ibu-ibu pengurus Aisyiyah, sebagai kenang-kenangan kebersamaan dalam acara Halal Bihalal PC IGABA Cabang Dukun tahun ini. (*)
Post Views: 1












