Tak Sekadar Menginap, Puluhan siswa SD Muri Diiajak Mengenali Arah dan Jadi Nakhoda Kehidupan Sejak Dini

- Editorial Team

Senin, 20 April 2026 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Suasana di SD Muhammadiyah 1 Giri Kebomas (SD Muri), Gresik, Jawa Timur terasa berbeda, Jumat (17/4/2026) malam. di balik langit yang tenang, puluhan siswa mengikuti Malam Bina Iman dan Takwa (Mabit) dengan penuh antusias. Namun, kegiatan ini bukan sekadar bermalam di sekolah. Ia menjelma menjadi ruang refleksi, pembentukan karakter, sekaligus titik awal menyalakan mimpi mereka untuk meraih masa depan.

Di antara lantunan doa dan tadarus yang mengalun khidmat, terselip satu gagasan kuat yang menjadi benang merah kegiatan: setiap anak adalah kapten bagi masa depannya sendiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesan tersebut disampaikan oleh Mahfudz Efendi, yang hadir sebagai pemateri. Dengan pendekatan sederhana dan komunikatif, ia mengajak siswa membayangkan diri sebagai nakhoda kapal yang tengah mengarungi lautan kehidupan.

“Belajar itu seperti angin yang menggerakkan kapal kita,” ujar Pak Epen, sapaan akrabnya memberikan analogi.

Itu menjadi ilustrasi yang mudah dicerna, namun cukup membekas. Belajar –dalam perspektif ini– bukan lagi beban, melainkan energi penggerak menuju tujuan. Alih-alih hanya mendengar, para siswa diajak aktif membangun imajinasi. Satu per satu mulai menyebutkan cita-cita mereka. Ada yang pengen menjadi dokter, guru, tentara, hingga pengusaha. Malam itu, mimpi tidak terasa jauh; ia hadir, dekat, dan mungkin untuk digapai.

Baca Juga :  Tiga Perilaku yang Tidak Boleh Dilakukan Warga Muhammadiyah, Apa Saja?

Diana Rahmania, siswi kelas 5, mengungkapkan kesan yang menggambarkan perubahan perspektifnya.

“Saya jadi ingin lebih rajin belajar supaya bisa mencapai cita-cita. Ternyata belajar itu bisa menyenangkan,” katanya dengan mata berbinar.

Hal senada disampaikan Hamdan Rafif Abrisam, siswa kelas 6. “Biasanya saya cepat bosan kalau belajar. Tapi tadi dijelaskan bisa sambil bermain, jadi saya ingin coba di rumah,” katanya.

Dampak kegiatan ini juga dirasakan para guru pendamping. Mohammad Hilmi Fahruddin menilai, Mabit bukan hanya memperkuat sisi spiritual, tetapi juga membentuk pola pikir siswa.

“Anak-anak jadi lebih sadar, bahwa belajar itu penting untuk masa depan mereka,” tandasnya.

Guru lainnya menambahkan, bahwa materi yang disampaikan relevan dengan keseharian siswa, mulai dari disiplin, manajemen waktu, hingga penggunaan gadget secara bijak. Pendekatan kontekstual ini membuat pesan lebih mudah diterima dan diterapkan.

Baca Juga :  Tarhip Ramadhan PRM Campurejo Dihiasi Lampion

Sepanjang kegiatan, Kepala SD Muri 2008 – 2012 ini mengenalkan konsep belajar yang lebih fleksibel dan menyenangkan. Kebiasaan sederhana, seperti membaca ulang materi, menulis kembali, berdiskusi, hingga menjaga waktu istirahat ditekankan sebagai fondasi keberhasilan jangka panjang.

Di balik proses tersebut, peran orang tua dan guru tetap menjadi faktor kunci. Mereka adalah penuntun yang menjaga arah, terutama saat anak mulai kehilangan fokus.

Menjelang larut malam, semangat peserta justru semakin terasa. Penutup kegiatan menegaskan kembali pesan inti: apa yang dipelajari hari ini adalah investasi masa depan.

Melalui Mabit, SD Muhammadiyah 1 Giri Kebomas tidak hanya menanamkan nilai iman dan takwa, tetapi juga keberanian untuk bermimpi dan konsistensi untuk mewujudkannya.

Di bawah langit malam yang hening, layar-layar kecil itu mulai terkembang, membawa para kapten muda menuju samudera kehidupan yang luas dan penuh kemungkinan. (*)

 


Post Views: 1,536

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prodi PGSD FKIP UMG Raih Predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, Pacu Semangat Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Matamuda MI Islamiyah Mojopetung Hadirkan Madrasah Ramah, Murid Bahagia lewat Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan
Tiga Keberkahan Warnai Pengajian Bulanan Muhammadiyah-Aisyiyah Ranting Srembi Kebomas
MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa
Meriah dan Penuh Semangat, SD Al Islam Cerme Gelar Demo Ekstrakurikuler di Bawah Terik Matahari
MPLS KB dan TK Aisyiyah Wringinanom Ditutup dengan Keceriaan Fun Game Bersama Orang Tua
Puncak MPLS Ramah, KB Aisyiyah 24 dan TK Aisyiyah 08 Melirang Gaungkan Peduli Lingkungan lewat Pawai Kostum Daur Ulang
Smamsatu Gresik Gelar Kuliah Tamu Prodistik ITS, Dorong Siswa Siapkan Karya dan Karier
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:56 WIB

Prodi PGSD FKIP UMG Raih Predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, Pacu Semangat Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:55 WIB

Matamuda MI Islamiyah Mojopetung Hadirkan Madrasah Ramah, Murid Bahagia lewat Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan

Senin, 20 Juli 2026 - 08:54 WIB

Tiga Keberkahan Warnai Pengajian Bulanan Muhammadiyah-Aisyiyah Ranting Srembi Kebomas

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:53 WIB

MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:49 WIB

MPLS KB dan TK Aisyiyah Wringinanom Ditutup dengan Keceriaan Fun Game Bersama Orang Tua

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa

Minggu, 19 Jul 2026 - 23:53 WIB