Awali Perkhidmatan, PRNU Tebuwung Gresik Menggelar Ziarah Muassis dan Masyayikh NU

- Editorial Team

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK | NUGres – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Tebuwung, Wakil Cabang NU Dukun Gresik beserta ratusan anggotanya menggelar ziarah muassis dan masyayikh NU di Tuban, Jombang, dan Mojokerto, pada Selasa (20/2/2024) kemarin.

Demi beroleh keberkahan, menyambung spirit juga sanad perkhidmatan pada Jamiyyah Nahdlatul Ulama, PRNU Tebuwung periode 2023 – 2028 melaksanakan ziarah di beberapa titik makbarah Muassis dan Masyayikh NU.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rombongan ziarah PRNU Tebuwung mengawali rute di makbarah KH Abdullah Faqih, Tuban. Lantas berlanjut menuju ke makbarah KH Wahab Chasbullah dan KH Bisri Syansuri, Jombang.

Masih di Jombang, perjalanan ziarah berlanjut ke makbarah Masyayikh Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum. Selanjutnya, menuju Ponpes Tebuireng. Rombongan menggelar doa bersama dengan khidmat di makbarah Rais Akbar Nahdlatul Ulama Hadratussyaikh KH. Moh Hasyim Asy’ari.

Rampung memanjatkan rangkaian doa, PRNU Tebuwung bersilaturrahmi dengan dzuriyah Ponpes Tebuireng. Kegiatan silaturrahmi ini berlangsung di aula KH Yusuf Hasyim, lantai III Ponpes Tebuireng.

KH Suudi S.Ag selaku Pengurus Harian Santri dan Ubudiyah Santri Ponpes Tebuireng, nampak menyambut dengan hangat rombongan PRNU Tebuwung. Ia juga menyampaikan—mewakili dzuriyah Tebuireng, memohon maaf lantaran hari ini KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin selaku Pengasuh Ponpes Tebuireng tidak dapat menemui rombongan lantaran tengah memimpin Rapat di PWNU Jatim.

Baca Juga :  Normalisasi Saluran Air Baru Selesai 5 Tahun Lagi

Lebih lanjut, saat berinteraksi dengan rombongan PRNU Tebuwung, Kiai Suudi sedikit mewedar kisah Mbah Hasyim Asy’ari kala mendirikan jamiyyah NU, dan juga pesantren Tebuireng. Kiai Suudi menceritakan bila terdapat salah satu amaliyah yang dilakukan Mbah Hasyim, yakni melakukan tirakat selama kurang lebih 3 tahun.

Begitu pun, lanjut Kiai Suudi, saat Hadratussyaikh KH Moh. Haysim Asy’ari mendirikan organisasi NU. Ia menjalankan shalat istikharah terlebih dahulu kemudian petunjuk itu disampaikan kepada gurunya Syaikhona KH Kholil Bangkalan.

“Kiai dulu ketika ingin hidupnya lancar beliau mengamalkan doa Rasulullah saat hijrah pada sujud terakhir membaca; “Rabbi Adkhilni Mudkhala Shidqin Wa Akhrijni Mukhraja Shidqin Waj’al Limin Ladunka Shultonan Nashirah” dibaca 3 kali,” ungkapnya.

Jajaran Pengurus Ranting NU Tebuwung Dukun Gresik, mengabadikan momen seusai bersilaturahim dengan dzuriyah Ponpes Tebuireng Jombang. Foto: Syafik Hoo/NUGres
Jajaran Pengurus Ranting NU Tebuwung Dukun Gresik, mengabadikan momen seusai bersilaturahim dengan dzuriyah Ponpes Tebuireng Jombang. Foto: Syafik Hoo/NUGres

Pada gilirannya, KH Lukman Hakim BA, selaku Mudir Ponpes Tebuireng bidang Pembinaan menjelaskan kalau keikhlasan para pengurus NU itu jauh lebih ikhlas ketika kepengurusan di tingkat ranting.

Menurutnya, ketika mengadakan hajatan misalnya, pengurus Ranting NU akan berjuang dengan sungguh, bahkan hingga bersedia melakukan urunan semampunya demi terselenggara dan suksesnya kegiatan jamiyyah NU.

“Tapi ketika kepengurusan NU sudah sampai di tingkat atas, belum tentu. Keikhlasan pun (mungkin akan) berbeda,” jelasnya.

Baca Juga :  Semarak Nuzulul Qur'an, IGTK RAM NU Panceng Kukuhkan Komitmen Kebersamaan

Sedangkan akan antusiasme rombongan PRNU Tebuwung mengikuti kegiatan ini, Rais Syuriyah Ranting NU Tebuwung KH Abd Muhshi mengucapkan terima kasih atas harokah yang penuh semangat.

“Jelas kami butuh dukungan dan doa dari panjenengan sedoyo untuk terus semangat dalam perkhidmatan di NU,” katanya.

Kiai Muhsi juga mengajak untuk terus merajut kebersamaan, saling menguatkan kerja sama serta kolaborasi antar anggota juga stakeholder yang lain.

“Ini sangat penting dalam penguatan NU di Tebuwung,” tutup Kiai Muhshi yang juga pengasuh Ponpes Al Karimi, Desa Tebuwung Kecamatan Dukun, Gresik.

Usai silaturahmi dengan dzuriyah Ponpes Tebuireng, rombongan Ranting NU Tebuwung melanjutkan ziarah ke Sayyid Sulaiman Betek Mojoagung. Perjalanan pulang ke Gresikndipungkasi dengan ziarah di makbarah Syekh Jumadil Kubro, Mojokerto.

Sekedar informasi, kepengurusan baru PRNU Tebuwung masa khidmat 2023 – 2028 baru saja dilantik pada 27 Januari 2024. Momentum pelantikan digelar dalam suasana menyambut peringatan Hari Lahir ke-101. Pelantikan dilaksanakan serentak Ranting NU se-Wakil Cabang NU Dukun di Aula KH Hasyim Asy’ari, Gedung MWCNU Dukun.

Turut membersamai kegiatan rangkaian ziarah Muassis dan Masyayikh NU yang diselenggarakan jajaran Pengurus Ranting NU Tebuwung yakni Ketua MWCNU Dukun KH Moh Sholeh M.Ag.

Penulis: Syafik Hoo
Editor: Chidir Amirullah

Advertisment

sumber berita ini dari nugres.or.id

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara
Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP
Kompak Berbusana Hitam, SDN 94 Gresik Gelar Halalbihalal
Ketua DPRD Gresik Jadi Petugas Haji 2026 Dan Bayar Sendiri
BIP Janji Serap 60% Tenaga Kerja Lokal Bungah
200 Anak Yatim Belanja Lebaran Bersama Wartawan
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 14:15 WIB

Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:47 WIB

Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:13 WIB

Kompak Berbusana Hitam, SDN 94 Gresik Gelar Halalbihalal

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:23 WIB

Ketua DPRD Gresik Jadi Petugas Haji 2026 Dan Bayar Sendiri

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:40 WIB

BIP Janji Serap 60% Tenaga Kerja Lokal Bungah

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Perkuat Konten Kelas DTCP, Spemdalas Jalin Komunikasi dengan ITS

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:46 WIB