Awali Semester Genap, SD Almadany Ciptakan 4R di Ruang Kelas

- Editorial Team

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Menyambut semester genap tahun ini Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan, seluruh sekolah jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA/SMK untuk mengawali semester genap dengan senam pagi ceria dan upacara bendera. Dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 2 Tahun 2026 disampaikan, bahwa senam pagi ceria dan upacara bendera dimulai pukul 07.00 wakut setempat dan bertempat di satuan pendidikan masing-masing.

Seperti nampak di SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas, Gresik, Jawa Timur, setelah melakukan kegiatan senam pagi ceria dan upacara bendera di hari pertama semester genap, Selasa (6/1/2025) siswa kelas VI melakukan kegiatn gembira dan menyenangkan lainnya. Kegiatan ini bertajuk Empat R (4R) untuk membangkitkan motivasi belajar.  Program 4R itu berisi: Re-connecting, Refreshing, Resetting, dan Refocusing. Dalam program ini, siswa diajak bergembira dan melakukan aktivitas menyenangkan di dalam kelas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Reconnecting
Siswa diajak menulis singkat pengalaman selama liburan. Hal ini dapat memberikan ruang buat mereka untuk curhat pengalaman liburan dan menyampaikannya ke depan teman-temannya. Hal ini seperti disampaikan Arya Gibran Al Ghifari.

“Saya senang bisa berlibur bersama keluarga, meskipun saya juga merindukan kawan-kawan,” ujarnya.

Cerita singkat itu ia tulis di kertas sticky notes dan ditempelkan di papan tulis bersama teman sekelasnya.

Refreshing
Ini diisi dengan mengubah suasana kelas. Siswa diajak mengubah letak lemari maupun loker pribadi di tempat yang berbeda dengan sebelumnya. Selain itu, juga mengganti denah tempat duduk. Jika sebelumnya dipisahkan antara laki-laki dan perempuan, kini diselang-seling, baris pertama perempuan, baris kedua laki-laki, dan seterusnnya.

Baca Juga :  SD Al Islam Morowudi Ikuti Tadarrus Qubro untuk Peringatan Nuzulul Qur’an

Tidak hanya itu, dekorasi/pajangan pun diperbarui. Tempelan materi maupun tugas pelajaran dan lembar reward – punishment semester ganjil dilepas dan digati yang baru.

“Suasana kelas jadi beda dan tidak bosan,” kat Azzah Rona Al Fairuz.

Resetting
Mengingat dan mengatur ulang. Kesepakatan kelas yang sudah ada ditanyakan kembali ke siswa, apakah tetap atau diubah. Dayana Batrisya Sujatmiko, sang ketua kelas, memimpin rapat ini. Dia menanyakan apakah kesepakatan kelas ini tetap atau ada yang diubah untuk menghadirkan suasana baru.

Farel Khalif Atharizzi mengangkat tangan dan memberikan usulan. ”Saya kira tetap saja, Mbak Ketua,” katanya.
Dayana kemudian menanyakan ke sang pengusul dan menanyakan alasan perlunya perubahan.

Kelif, panggilan akrab Farel Khalif Atharizzi, kemudian memberikan jawaban, bahwa kesepakatan kelas sudah dibuat di awal tahun ajaran dengan baik. Katamya, di semester dua ini bukan isinya yang diubah, tapi komitmen anggota kelasnya yang perlu diubah dan ditingkatkan.

”Apa gunanya diubah jika yang bayar kas malas, malas (melakukan) piket dan selalu buang sampah sembarangan,” ujarnya.
Teman-temannya pun kagum dan sepakat dengan jawaban Kelif.

Baca Juga :  Fun Walk UMG Berhadiah Umroh, Ada Cek Kesehatan Gratis Pula

Refocusing
Memfokuskan tujuan belajar semester ini. Siswa kemudian diajak menulis “Surat untuk Diri Sendiri’. Isinya, target atau tujuan yang ingin dicapai di semester ini dan kebiasaan buruk yang ingin dikurangi. Mereka kemudian menulis surat, menuliskan apa-apa yang tebersit di benak dan pikiran mereka dalam guratan kalimat di atas kertas. Kemudian satu per satu mereka ke depan kelas dan membacakan tulisan mereka.

Abraham Yazdan Zaini bergiliran maju dan membaca suratnya. “Saya ingin bisa lebih mandiri, berani mengambil risiko jika melakukan kesalahan, serta ingin membanggakan Rena dan Rama,” ujarnya mantab.

Sementara hal buruk yang ingin dikurangi di semester dua, Aham menuliskan, bahwa ia ingin lebih sering mandi saat libur, tidak malas gerak dan melakukan aktivitas yang baik.

Tujuan kegiatan 4R ini adalah memberikan pengalaman baru untuk para siswa. Polanya, dengan mengambil hati mereka, baru isi kepalanya bisa terpenuhi. Saat mereka senang, perasaanya tidak dalam tekanan, mereka mampu mengeluarkan ide dan kemampuannya dengan baik. Kalau mereka sudah merasa nyaman dan merasa diterima kembali di kelas, maka materi pelajaran seberat apa pun akan lebih mudah masuk pikiran. (*)

Kontributor: Mahfudz Efendi


Post Views: 2

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

25 Siswa SD Al Islam Cerme Lulus Tasmik Al-Qur’an
Buku ‘Ekonomi Islam’ Karya Wasti Reviandani Dibedah di Prodi Manajemen UMG
Kajian Spesial Milad ke-25 Spemdalas Hadirkan Imam Besar Masjid Nasional Al Akbar Surabaya
Koruptor Buta Terong – Girimu
Neisya Yumna Juara 2 Lomba Bercerita HAN Wringinanom
Di Antara Detik yang Tak Pernah Berhenti
32 Siswa MIISMO Raih Medali IKMC 2026
Idul Adha di Kramat, Alumni MIALIS Kelola Kurban 3 Sapi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:42 WIB

25 Siswa SD Al Islam Cerme Lulus Tasmik Al-Qur’an

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:41 WIB

Buku ‘Ekonomi Islam’ Karya Wasti Reviandani Dibedah di Prodi Manajemen UMG

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:41 WIB

Kajian Spesial Milad ke-25 Spemdalas Hadirkan Imam Besar Masjid Nasional Al Akbar Surabaya

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:39 WIB

Koruptor Buta Terong – Girimu

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:38 WIB

Neisya Yumna Juara 2 Lomba Bercerita HAN Wringinanom

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

25 Siswa SD Al Islam Cerme Lulus Tasmik Al-Qur’an

Sabtu, 6 Jun 2026 - 00:42 WIB

Muhammadiyah Gresik

Koruptor Buta Terong – Girimu

Kamis, 4 Jun 2026 - 21:39 WIB

Muhammadiyah Gresik

Neisya Yumna Juara 2 Lomba Bercerita HAN Wringinanom

Kamis, 4 Jun 2026 - 12:38 WIB