Bayi Mahesa Sakit Diselamatkan Tim Kesehatan Polres Gresik

- Editorial Team

Jumat, 16 Mei 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana haru menyelimuti rumah bayi Mahesa Aprillia Salsabilla yang sederhana di Dusun Gancung, Desa Tumapel, Duduksampeyan, Gresik, Jumat, 16 Mei 2025. Tangis keluarga bukan karena duka, melainkan harapan baru. Tim kesehatan Polres Gresik datang membantu bayi mereka.

Kondisi Mahesa yang Mengkhawatirkan

Bayi Mahesa Aprillia Salsabilla, lahir pada 20 April 2025 dengan berat 2,5 kg, dia mengalami demam tinggi dan diare. Gejala ini mengarah pada dehidrasi. Ayahnya, Muh. Dian Arwinda, hanyalah  penjual tempe penyet. Sang ibu, Ulmi Muslihah, sangat cemas dengan kondisi anak pertamanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahesa  bayi asal  Dusun Gancung, Desa Tumapel, Duduksampeyan, dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik, Jumat, 16 Mei 2025 atas bantuan Polres Gresik.

Baca Juga :  Penurunan Angka Stunting Masih Menjadi Perioritas Pemkab Gresik

Keterbatasan ekonomi membuat mereka bingung mencari bantuan medis. Kabar ini sampai ke Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu.

Polres Gresik Bergerak Cepat

Tanpa pikir panjang, saya langsung menerjunkan tim Sie Dokkes untuk mengecek kondisi Mahesa,” ujar AKBP Rovan. Tim medis langsung datang ke rumah Mahesa dan melakukan pemeriksaan awal. Setelah menilai kondisi bayi memburuk, Mahesa segera dirujuk ke RSUD Ibnu Sina.

Penanganan Intensif di Rumah Sakit

Mahesa mendapatkan perawatan intensif di ruang IGD. Infus segera dipasang, obat diberikan, dan observasi dilakukan ketat. Setelah kondisi stabil, Mahesa dipindahkan ke ruang NICU untuk pemulihan lanjutan.

Baca Juga :  Pencuri Spesialis Rumah Kosong Di Bungah Dibekuk

Dukungan Total dari Kapolres

Kapolres memastikan seluruh biaya ditanggung, termasuk melalui BPJS. “Kami bantu hingga Mahesa sembuh. Ini bagian dari komitmen Polri hadir di tengah masyarakat,” tambahnya. Bantuan ini juga mencakup pendampingan medis langsung oleh Polres.

Kemanusiaan yang Menyentuh Hati

Langkah cepat Polres Gresik menjadi bukti nyata kepedulian. Di tengah keterbatasan, hadirnya institusi negara membawa harapan. “Semoga Mahesa segera pulih dan keluarga diberi kekuatan,” doa tulus AKBP Rovan menutup pernyataannya.

Aksi cepat Polres Gresik menyelamatkan Mahesa menjadi inspirasi. Kepolisian bukan sekadar penjaga keamanan, namun pelindung dan pengayom rakyat. Kehadiran mereka menyelamatkan nyawa dan memberi harapan baru bagi keluarga kecil ini.

Penulis : Daniel Andayawan

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik
KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri
Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik
18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025
DLH Gresik Tanggapi Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
Seluruh Sampel Ibu Hamil di Gresik Terkontaminasi Mikroplastik
Ancaman TBC Gresik: 2.740 Kasus Baru, Mayoritas Usia 30+
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:04 WIB

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:14 WIB

KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri

Senin, 15 Desember 2025 - 16:23 WIB

Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik

Senin, 15 Desember 2025 - 15:17 WIB

18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025

Senin, 8 Desember 2025 - 16:57 WIB

DLH Gresik Tanggapi Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas

Senin, 12 Jan 2026 - 18:00 WIB