Bu Min Carikan Solusi Korban Bank Titil

- Editorial Team

Jumat, 5 Maret 2021 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil bupati Gresik Aminatun Habibah mengunjungi rumah petak di Jl RA Kartini Gang 8 yang di tempati Siti Marfuah.

Siti Marfuah merupakan satu dari 120 nasabah Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekar yang sekarang berhimpun untuk mencari solusi akibat terlilit hutang  bank kredit harian (Bank titil).

Bersama puluhan ibu-ibu,  Wakil Bupati Gresik berdialog dan menerima keluhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya berterima kasih bisa berdialog dengan ibu-ibu, karena saya masih 1 minggu menjabat, jadi akan saya konsultasikan dengan pak bupati dan kepala dinas, biar tidak salah langkah, karena saya juga masih belajar” Ujar Bu Min, panggilan akrap Aminatun Habibah. Jumat (5/3/2021).

Baca Juga :  Polres Gresik Dianugrahi "Sangat Baik" Oleh Menpan RB

Bu Min akan mencari jalan yang cepat dan tepat terkait data yang valid keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Gresik.

“Saya ingin data UMKM itu valid, bisa jadi saya akan menggunakan data yang langsung dihimpun masyarakat, biar tidak ada lagi data UMKM abal-abal yang terima bantuan” Tegas Bu Min.

Pernyataan ini disampaikan setelah menerima data UMKM yang valid namun tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Data diberikan oleh nasabah Mekar yang saat ini anggotanya terlilit banyak hutang akibat usahanya macet dan dikejar-kejar rentenir.

Rina Damayanti pendamping ibu-ibu yang punya masalah dengan rentenir mengatakan bahwa ibu-ibu yang kebanyakan bisnis makanan ini rata-rata punya tunggakan lebih dari satu lembaga keuangan.
“Mereka kebanyakan terlilit hutang lebih dari 2 bank terutama bank dengan angsuran harian” Jelas Rina usai berdialog dengan Bu Min.

Baca Juga :  Tukang Becak di Gresik Meninggal Mendadak, Diduga Akibat Penyakit yang Dideritanya

Rina menyebut kalau ibu-ibu yang didampinginya ada yang tiap hari harus membayar cicilan hingga Rp 300.000 per hari.

“Mereka ini benar-benar tidak berdaya, bahkan karena bunga berbunga ada lho yang cicilan hariannya sampai 300 ribu dan ada yang sampai depresi” Terang Rina yang juga aktif di sosial media. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional
BIP Janji Serap 60% Tenaga Kerja Lokal Bungah
Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa
200 Anak Yatim Belanja Lebaran Bersama Wartawan
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Menu MBG Bungah Disorot, Wali Murid Pertanyakan Harga Satuan
Lukisan Gua Tertua Dunia di Bulu Sipong Dijaga SIG
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:00 WIB

KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:40 WIB

BIP Janji Serap 60% Tenaga Kerja Lokal Bungah

Senin, 16 Maret 2026 - 20:22 WIB

Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik

Senin, 16 Maret 2026 - 00:54 WIB

3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:54 WIB

200 Anak Yatim Belanja Lebaran Bersama Wartawan

Berita Terbaru

BISNIS

KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional

Jumat, 20 Mar 2026 - 08:00 WIB

Muhammadiyah Gresik

Virtual Trip Madinah Buka Peluang Studi Global

Jumat, 20 Mar 2026 - 06:08 WIB

Muhammadiyah Gresik

Siswa Berlian Jelajah Kampus Madinah via Virtual

Kamis, 19 Mar 2026 - 21:06 WIB