Di Hari Santri Suasana Kantor Bupati Gresik Jadi Bak Pesantren

- Editorial Team

Rabu, 22 Oktober 2025 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Kantor Bupati Gresik pada Rabu (22/10/2025) tampak berbeda. Gedung pemerintahan itu mendadak menjelma layaknya pesantren. Sejak pagi, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenakan busana serba putih, sebagian bersarung, berkopyah hitam, dan bergamis panjang sebagai bentuk penghormatan pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025.

Upacara peringatan berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bertindak sebagai pembina upacara dan membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar.

Dalam amanat tersebut, Menteri Agama menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi momentum satu dekade peringatan Hari Santri Nasional sejak ditetapkan pada 2015.
“Sepuluh tahun bukanlah waktu yang singkat. Dalam rentang itu, kita menyaksikan semakin kuatnya peran pesantren dan santri dalam berbagai bidang kehidupan,” ujar Bupati Yani saat membacakan amanat Menag.

Menteri Agama juga mengingatkan bahwa jauh sebelum Indonesia merdeka, pesantren telah menjadi pusat pendidikan Nusantara. Di sana para santri tak hanya menimba ilmu agama, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, dan moral bangsa.
“Dari pesantrenlah lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral,” lanjutnya.

Tahun ini, pemerintah mulai melibatkan pesantren dalam sejumlah program strategis nasional seperti program makan bergizi gratis dan cek kesehatan gratis. Program tersebut disebut sebagai langkah bersejarah bagi dunia pesantren.
“Program cek kesehatan gratis merupakan program yang sangat bersejarah karena untuk pertama kalinya santri mendapatkan layanan kesehatan massal,” tutur Bupati Yani.
“Demikian pula dengan program makan bergizi gratis. Makan bergizi gratis merupakan investasi masa depan bagi Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga :  2500 Wajib Pajak Baru Target Sensus Pajak Di Gresik

Dalam pesannya, Menag juga menekankan pentingnya santri masa kini untuk adaptif terhadap perubahan zaman. Penguasaan kitab kuning, katanya, perlu diimbangi dengan kemampuan mengakses teknologi, sains, dan bahasa global.
“Dunia digital harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri,” tegasnya.

Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Gresik menjadi refleksi bahwa tradisi dan modernitas bisa berjalan beriringan. ASN yang berbusana santri bukan sekadar simbol, tetapi wujud nyata bahwa nilai-nilai pesantren tetap hidup di tengah birokrasi modern.

Pesan penutup dari Menteri Agama menjadi refleksi seluruh peserta upacara.
“Kepada seluruh santri di tanah air, jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman,” pungkasnya.

Editor : Nobel Danial Muhammad

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS

Senin, 16 Maret 2026 - 20:22 WIB

Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:52 WIB

Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Perkuat Konten Kelas DTCP, Spemdalas Jalin Komunikasi dengan ITS

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:46 WIB