Di Sidayu Input Data E-KTP Dirumah Warga

- Editorial Team

Rabu, 21 September 2016 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ektpsidayu
Proses perekaman E-KTP dirumah warga di desa Bunderan Sidayu Gresik

kabargresik.com – Tenggat waktu yang mepet untuk perekaman data E-KTP membuat  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kabupaten Gresik (Disdukcapil) wilayah kerja Sidayu  harus kerja ekstra dengan melakukan jemput bola ke masyarakat yang tidak bisa perekaman E-KTP secara langsung ke kecamatan.

Wilayah kerja Dinas kependudukan dan catatan sipil  Wilker Sidayu ini meliputi kecamatan di wilayah Gresik utara meliputi kecamatan Dukun, Bungah, Sidayu, Ujungpangkah dan Panceng. Kegiatan jemput bola ini adalah strategi pembuatan E-KTP yang langsung terjun ke masyarakat, sehingga warga yang sakit dan yang sedang bersekolah tidak perlu membolos untuk merekam E-KTP.

Sistem jemput bola  ini pun akan di laksanakan di tiap desa, sekolahan dan rumah sakit. Jadi masyarakat yang sakit dan sedang bersekolah  tidak perlu ke kecamatan untuk perekaman. Persyaratnya pembuatannya pun semakin mudah, cukup dengan foto kopi kartu keluarga dan surat keterangan dari desa, pihak wilker Sidayu akan langsung datang ke rumah warga., “kita langsung terjun ke masyarakat untuk memberikan pelayanan perekaman E-KTP, bahkan kegiatan itu di laksanakan sabtu dan minggu” ujar Ahmad Sabiq (32) petugas perekaman E-KTP Wilker  Sidayu.

Demi pelayanan ekstra kepada masyarakat, petugas pun mengorbankan jatah liburnya untuk jemput bola perekaman E-KTP.  dan pelayanan seperti ini memang sudah menjadi bagian dari kewajiban   untuk melayani semua warga. Bahkan dengan waktu 5 sampai 10 menit perekaman pun selesai. Secara umun memang pelayanan wilker Sidayu memang cukup baik. Respon masyarakat pun baik akan pelayanan seperti ini.

Kendala  yang terkadang di hadapi petugas adalah ketika jaringan server ke internet mengalami trobel dan gangguan. Tetapi hal ini bisa di tindak lanjuti petugas secara langsung dengan menyambungkan server alternatif. Kendala lain adalah ketika merekam sidik jari warga yang lanjut usia karena memang sudah tua sidik jari mereka tidak terdeteksi oleh komputer.

Hal ini sangat memudahkan warga, apalagi warga yang sudah sakit-sakitan yang lanjut usia dan tidak memungkinkan lagi ke kecamatan. Seperti yang di lansir kabargresik.com (21/09), perekaman E-KTP kali ini berada di rumah Hj. Siti Anisyah (69) warga Desa Bunderan Sidayu.

Baca Juga :  Sambari Larang OPD Adakan Halal bihalal

Senada dengan pelayanan tersebut, Achmad syafi’i  menambahkan bahwa pelayanan ini sangat baik dan membantu warga apalagi warga yang sudah lanjut usia, “pelayanan wilker Sidayu yang meliputi kecamatan ujungpangkah di nilai sangat baik kwkurangannya pun sangat bisa di atasi secara langsung” ujar bapak yang juga menjadi kepala urusan pemerintahan kecamatan Ujungpangkah itu.

Pelayanan ekstra demi berjalannya program elektronik kartu tanda penduduk ini semoga di dukung secara baik oleh pihak pihak yang bersangkutan seperti pemerintah desa dan warga masyarakat.

Warga pun sangat terbantu dengan adanya perekaman  langsung ke masyarakat menurut Hanafi (38), “Saya merasa bangga dan terbantu dengan adanya petugas dari kecamatan yang keliling untuk merekam warga yang tidak bisa ke kecamatan untuk merekam E-KTP”. ujar perangkat desa Bunderan Sidayu yang ikut mengawal perugas merekam warga.

Saat ini beberapa desa yang sudah didatangi oleh petugas E-KTP di Kec Sidayu diantaranya Desa Lasem 80 orang yang direkam datanya, Sukorejo 104 orang, Gedangan 181 orang. (Akmal/mg1/tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak
Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah
Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar
APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam
Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional
Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
Berita ini 54 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:50 WIB

Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:53 WIB

Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:04 WIB

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah

Senin, 1 Juni 2026 - 12:03 WIB

Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:19 WIB

APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa

Minggu, 19 Jul 2026 - 23:53 WIB