Gus Yani Minta Setiap OPD Bisa Menerjemahkan Nawakarsa Dalam Programnya

- Editorial Team

Kamis, 19 Mei 2022 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka acara sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan Workshop Implementasi Nawakarsa dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gresik tahun 2023, hari Kamis (19/05).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bappeda Kabupaten Gresik ini dihadiri oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah Kabupaten Gresik, Kasubbag program dan pelaporan atau pejabat yang membidangi, serta tim penyusun RKPD tahun 2023.

Untuk diketahui, workshop ini merupakan salah satu rangkaian dalam rancangan akhir RKPD dalam rangka mengimplementasikan program Nawakarsa, dan kemudian akan dilanjutkan dengan desk rancangan kerja perangkat daerah terhadap penyempurnaan RKPD tahun 2023 pada 23-25 Mei 2022.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang hadir didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini tentunya menjadi suatu starter untuk mengingatkan kembali apa yang menjadi tujuan Nawakarsa benar-benar harus tercapai.

Baca Juga :  Aduan Warga Ditanggapi, Wabup Gresik Pastikan Perbaikan Jalan Rusak di Kapten Darmo Sugondo Malam Ini

“Kita telah mengalami turbulensi kondisi yang cukup berat akibat pandemi Covid-19. Tetapi dengan energi positif seperti saat ini, mudah-mudahan Nawakarsa bisa benar-benar tercapai. Mari kita bekerja bersama, bekerja lebih keras. Waktu yang paling tepat adalah sekarang. Sudah tidak boleh ada lagi lipsing-lipsing saja, rohnya Nawakarsa, termasuk didalamnya juga Nawakarsa,” tegas Bupati Yani.

Dijelaskan bahwa didalam Nawakarsa memiliki tujuan masing-masing, maka setiap perangkat daerah harus benar-benar bisa menerjemahkan apa itu Nawakarsa.

“Program Nawakarsa ini jika kita peras sampai ke intisari hanya terdiri dari 9 (program pokok). Yang Pertama adalah soal penanganan banjir kali Lamong. Kedua adalah masalah terkait data kemiskinan, dimana ini berdampak pada efektifitas program pengentasan kemiskinan. Ketiga PKH Inklusif, dimana kita focus pada masyarakat yang sudah masuk desil I dan II dalam DTKS namun belum tersentuh program bantuan sosial manapun maupun warga yang dirasa miskin ber-KTP Gresik tapi belum masuk DTKS, seperti lansia yang tidak memiliki KTP, para Disabilitas, para kepala rumah tangga perempuan dan kelompok marginal lain,” jelas Bupati Yani

Baca Juga :  BPBD OPD Terbaik 2017

“Keempat, terkait dengan pembangunan infrastruktur di tingkat dusun yang menghubungkan antar desa melalui program gerbang dusun. Kelima, meningkatkan gairah sektor pariwisata dan ekraf di Kabupaten Gresik melalui Gresik Kota Bandar. Keenam, meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan melalui program Go-Tani. Ketujuh, transformasi digitalisasi Kabupaten Gresik melalui Gresikpedia. Kedelapan, perluasan kesempatan kerja baik yang bersifat pelatihan seperti santri 4.0 dan revitalisasi BLK, maupun yang bersifat kewirausahaan seperti Gresik Jagoan, Gresik Komik dan One pesantren one product (OPOP). Kesembilan, masalah lingkungan yakni terselesaikannya TPA dan sistem pengelolaan sampah terpadu ditingkat kecamatan serta taman kota yang ramah anak dan difabel,” lanjutnya. (Har)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak
Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah
Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar
APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:12 WIB

Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:50 WIB

Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:53 WIB

Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik

Berita Terbaru

artikel

Ketika ceramah Ustadz kalah lawan scroll Sosmed

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:24 WIB