Hibah 2013 Jadi Sorotan Pudak

- Editorial Team

Selasa, 23 Desember 2014 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_  Aktifis Pusat Demokrasi dan Kemanusiaan (Pudak) yang melakukan aksi tutup mulut di Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Selasa pagi (24/12) mendesak Kajari memprises dugaan korupsi dana hibah APBD 2013 sebesar Rp114 miliar.

Aksi diam dengan tutup mulut itu hanya berlangsung sekitar 10 menit. Setelah itu Kasi Intel Kejari Gresik Sigit Santoso mendatangi pendemo fan menerima sebendel berkas dugaan korupsi dana hibah Rp114 miliar.

Ihya Ulumuddin , atau Yayak panggilan akrab aktivis Pudak itu menjelaskan, bila ada tiga tuntutan yang disuarakannya. Pertama, minta mengusut tuntas dana hibah sebesar Rp114 miliar, kedua menyelidiki penyelewengan APBD dari tahun 2013-2014 .

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satu yang kami tengarahi menyalahi ketentuan adalah pengadaan mobdin kepada sejumlah ormas Islam di Gresik. Karena pengajuannya 2014, namun diminta pemberian tanggal pengajuan 2013. Tujuannya supaya anggaran hibah 2013 terserap,” beber dia.

Baca Juga :  Digital Health Applications and Their Evolving Role in Wellness Innovation

Alamsyah, anggota LSM Pudak lainnya menambahkan, angaran hibah 2013 yang mencapai Rp114 miliar pada 2014 semakin naik menjadi Rp120 miliar. Diabanding bantuan sosial yang semakin berkurang. Padahal, tidak ada porsi yang sangat jelas alokasinya.

“Yang berbahaya, dana hibah menjadi alat kampanye Bupati Sambari Halim Radianto menuju Pilkada 2015. Diantaranya bagi-bagi mobil dinas dan motor kepada ormas Islam. Inilah yang kami katakan penyelewengan atau KKN,” tegas dia.

Selain itu,  tehnis pengajuan dana hibah dan dana sosial yang tahapannya menyalahi aturan. Sebab, memanipulasi pengeluaran dana hibah maupun sosial dengan cara merubah penanggalan pengajuan proposal.

Baca Juga :  Museum Kanjeng Sepuh Diresmikan Sebagai Identitas Sejarah

“Jadi pengajuan 2014 tapi diminta diberi tanggal 2013 dengan tujuan mengeluarkan dana tersebut. Padahal, pengajuan dana hibah tersebut harusnya diajukan sebelum dibahas APBD maupun PABPD. Inilah yang banyak dilakukan oleh Pemkab,” beber dia dengan berapi-api.

Menyikapi hal itu, Kasi Intel Kejari Gresik Sigit Santoso menyatakan, pihaknya menerima data yang diberikan LSM Pudak yang didalamnya disebut ada dugaan penyelewengan dana hibah. Namun, pihaknya akan menyampaikan ke pimpinan terkait hal itu.

“Kami akan mempelajarinya. Jadi sekarang kami belum bisa menyikapinya, karen perlu kami buka dan pelajarinya,” tukasnya.(tik)

Editor: sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Sabtu, 5 September 2026 - 18:59 WIB

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB