Kajati Jatim Serahkan Bantuan dan Tinjau Huntara Korban Gempa Bawean

- Editorial Team

Rabu, 29 Mei 2024 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Mia Amiati, memberikan bantuan sosial dan meninjau kondisi rumah yang hancur serta hunian sementara (Huntara) korban gempa bumi di Bawean, didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Selasa (28/5/2024).

Kajati Jatim bersama rombongan mengunjungi Huntara, simulasi sekolah tahan gempa, trauma healing oleh Dinas Sosial, dan pelayanan kesehatan gratis untuk lansia dan ibu hamil dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Kajati Jatim Mia Amiati menyampaikan bahwa Kejaksaan Tinggi Jawa Timur ikut merasakan keprihatinan yang mendalam atas bencana gempa bumi yang menyebabkan kerusakan pada rumah warga, infrastruktur, dan fasilitas umum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemberian bantuan untuk masyarakat korban gempa bumi ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persaja Ke-73 Tahun 2024,” ujarnya.

Dia menambahkan, Persaja sebagai organisasi profesi jaksa hadir untuk menjaga marwah institusi Kejaksaan RI dalam penegakan hukum. Di mata hukum, masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan keadilan.

“Maka sebagai bagian dari pemerintah, Persaja Jatim juga mengumpulkan tali asih untuk korban gempa Bawean senilai Rp154.300.000. Sedangkan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur senilai Rp136.600.000 untuk pembangunan Huntara,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tragedi Galian C Bungah: Pelajar 10 Tahun Tewas Tenggelam

Kajati Jatim Mia Amiati juga memuji keindahan alam Pulau Bawean. Menurutnya, sejak dalam perjalanan menggunakan pesawat, keindahan alam Bawean terlihat sangat menakjubkan.

“Bawean sangat luar biasa, meskipun ini kunjungan pertama kali. Ini harus dipromosikan agar wisatawan ramai berkunjung ke Bawean,” harapnya.

Dia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gresik sangat luar biasa dalam mengedukasi warganya pasca bencana gempa bumi. “Mudah-mudahan bantuan ini menjadi dukungan moril agar Bawean segera pulih,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kepedulian Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Persaja terhadap musibah gempa bumi di Bawean.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Bawean, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh keluarga besar Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan membantu pemulihan korban gempa bumi Bawean,” ucapnya.

Baca Juga :  Lapter Bawean 28 Januari Layani Penerbangan

Dia juga menyampaikan bahwa sampai saat ini tercatat lebih dari 600 gempa yang dirasakan masyarakat Bawean. Masyarakat Bawean harus kuat dan jangan sampai anak-anak kita masih trauma dengan gempa yang mempengaruhi sekolah mereka.

“Maka trauma healing dan simulasi sekolah aman bencana ini terus kami berikan kepada guru dan anak didik kita,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut bupati, pertanian di Bawean harus tetap produktif. Maka bantuan pompa yang diberikan melalui dinas pertanian harus benar-benar dimanfaatkan agar hasil pertanian dapat menopang ekonomi keluarga.

“Semoga masyarakat yang menjadi korban gempa dapat menjalani aktivitas seperti sediakala. Semoga Allah senantiasa meridhoi apa yang kita lakukan serta memberikan perlindungan bagi kita semua,” pungkasnya.

Dalam kunjungan ke Bawean, Kajati Jatim beserta rombongan juga didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Nana Riana, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala BPBD Gresik Sukardi, serta Camat Sangkapura dan Camat Tambak Bawean. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler
GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB