Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital

- Editorial Team

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengelola media organisasi di era digital tidak cukup hanya dengan kemampuan menulis. Pengelola media juga perlu memahami pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan mengantisipasi kejahatan siber. Dua kompetensi tersebut menjadi materi utama Pelatihan Jurnalistik & Cyber yang digelar DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gresik di Villa Nabila, Pacet, Sabtu–Minggu (17–18/10/2026).

Pelatihan yang dimulai Sabtu pukul 15.00 WIB itu diikuti 25 peserta dari bidang Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) serta Teknologi Informasi dan Aplikasi Telematika (TIAT) DPD LDII Gresik.

Ketua DPD LDII Kabupaten Gresik, Khusnul Hamidi, membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia agar publikasi organisasi semakin profesional, informatif, dan bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di era digital, kemampuan jurnalistik dan penguasaan teknologi informasi menjadi kebutuhan penting bagi tim media organisasi. Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta mampu meningkatkan keterampilan menulis, memanfaatkan teknologi AI secara bijak, serta memahami pentingnya menjaga keamanan dan etika dalam bermedia sosial,” ujarnya.

Menurut Khusnul, tim KIM dan TIAT memiliki peran strategis dalam menyampaikan kegiatan serta kontribusi LDII kepada masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas pengelola media perlu dilakukan secara berkelanjutan agar informasi yang dipublikasikan akurat, berkualitas, dan mudah dipahami.

Baca Juga :  Songsong HPN KWG Gelar Donor Darah

Pelatihan menghadirkan dua narasumber, yakni Ainun Arif dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik dan A. Sutikhon, jurnalis investigatif dari Komunitas Wartawan Grisse (KWGe).

Ainun Arif membawakan materi tentang antisipasi kejahatan melalui media sosial. Ia mengingatkan peserta agar mewaspadai penipuan daring, penyalahgunaan data pribadi, serta berbagai modus kejahatan yang memanfaatkan platform digital.

Ia juga menekankan pentingnya memeriksa kebenaran informasi, menjaga kerahasiaan data pribadi, dan berhati-hati ketika menerima pesan atau mengeklik tautan dari sumber yang tidak dikenal.

“Pengguna media sosial perlu lebih waspada dan tidak mudah percaya terhadap informasi, tawaran, atau pesan dari pihak yang belum terverifikasi. Lindungi data pribadi dan lakukan pengecekan terlebih dahulu agar tidak menjadi korban kejahatan digital,” ujarnya.

Sementara itu, A. Sutikhon menyampaikan materi tentang teknik menulis dengan bantuan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Peserta diperkenalkan pada pemanfaatan AI untuk menggali ide, menyusun kerangka berita, dan menyunting naskah agar lebih efektif serta mudah dipahami.

Baca Juga :  Langkah Berani : Intruksi MCCC, Santri Yang Belajar Di Pesantren Muhammadiyah Dipulangkan

Namun, ia mengingatkan bahwa kecepatan teknologi tidak boleh mengorbankan akurasi. AI dapat membantu proses kerja, tetapi penulis tetap bertanggung jawab atas fakta dan informasi yang dipublikasikan.

“Pemanfaatan AI dapat membantu mempercepat proses penulisan dan meningkatkan produktivitas. Namun, AI bukan pengganti kemampuan berpikir kritis dan proses verifikasi. Penulis tetap harus memastikan kebenaran data, memeriksa sumber informasi, serta menjaga akurasi dan etika dalam setiap berita yang dipublikasikan,” ungkapnya.

Kedua materi tersebut saling melengkapi. Keterampilan jurnalistik membantu peserta menyajikan informasi secara jelas, pemanfaatan AI mendukung efisiensi kerja, sedangkan pemahaman keamanan digital membantu mereka lebih waspada dalam mengelola informasi dan akun media sosial.

Melalui pelatihan ini, DPD LDII Gresik berharap kapasitas SDM KIM dan TIAT semakin meningkat. Peserta diharapkan mampu menghasilkan publikasi yang informatif, menarik, akurat, serta bertanggung jawab sekaligus lebih cakap menghadapi tantangan keamanan di ruang digital.

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa
Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun
Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB